<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883</id><updated>2012-01-12T07:44:51.615-08:00</updated><category term='Cerita'/><category term='AsalNulis'/><category term='Catatan'/><title type='text'>Bahaur Rijal Web Blog's</title><subtitle type='html'>Tak Selamanya Seorang Santri Nol Dalam Dunia Cyber</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>46</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-4750864206387397026</id><published>2011-11-17T13:14:00.001-08:00</published><updated>2011-11-17T13:14:38.431-08:00</updated><title type='text'>Pindah Blog</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;Pindahan Blog ke http://www.santricyber.com/ mampir ya?? :D&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-4750864206387397026?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/4750864206387397026/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=4750864206387397026' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/4750864206387397026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/4750864206387397026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2011/11/pindah-blog.html' title='Pindah Blog'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-1906162765007653169</id><published>2011-09-01T13:36:00.001-07:00</published><updated>2011-09-01T13:40:52.572-07:00</updated><title type='text'>Pakaian Ketat</title><content type='html'>&lt;b&gt;Pakaian ketat atau baju ketat - &lt;/b&gt; Memakai pakaian ketat hukumnya haram dalam Islam bahkan termasuk dosa besar. Wanita yang mengenakannya terancam tidak akan mencium bau Surga. Dalam hadits shahih Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صِنْفَانِ مِنْ أَهْل النَّار لَمْ أَرَهُمَا : قَوْم مَعَهُمْ سِيَاط كَأَذْنَابِ الْبَقَر ، يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاس ، وَنِسَاء كَاسِيَات عَارِيَات مَائِلَات مُمِيلَات رُءُوسهنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْت الْمَائِلَة ، لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّة ، وَلَا يَجِدْنَ رِيحهَا ، وَإِنَّ رِيحهَا لَتُوجَد مِنْ مَسِيرَة كَذَا وَكَذَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua golongan penghuni Neraka yang belum pernah kulihat sebelumnya, sekelompok lelaki dengan cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk orang-orang dengannya; dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, mereka lenggak-lenggok ketika berjalan. Di kepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya, sedangkan baunya tercium dari jarak yang jauh.Para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud berpakaian tapi telanjang diantaranya ialah mengenakan pakaian tipis yang menampakkan warna kulit. Berangkat dari sini, pakaian ketat yang menampakkan lekuk tubuh dan bagian-bagian menggoda dari tubuh wanita hukumnya juga haram, sebab keduanya sama-sama menimbulkan fitnah. Dalam riwayat lain Rasulullah bahkan memerintahkan kita untuk melaknat wanita-wanita seperti itu karena mereka memang terlaknat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, memakai pakaian ketat sangat diharamkan dalam syari’at, dan hal ini menunjukkan bahwa syari’at Islam benar-benar sempurna untuk diterapkan kapan saja dan di mana saja. Tak ada satu pun dari aturannya melainkan demi kemaslahatan manusia, diantaranya ialah perintah untuk berjilbab sesuai syar’i yang konsekuensinya harus longgar, menutup aurat, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedokteran moderen membuktikan bahwa pakaian ketat menyebabkan berbagai penyakit, dan ini salah satu hikmah mengapa Allah melarangnya. Berikut ini adalah penjelasan tentang penyakit-penyakit yang ditimbulkan akibat menggunakan pakaian ketat.MENGGANGGU KESUBURAN PRIAPakaian ketat tidak cuma haram bagi wanita, namun haram pula bagi laki-laki. Dengan berpakaian ketat, aurat yang mestinya tertutup rapi tanpa bekas justru menonjol. Selain itu, hasil riset mutakhir membuktikan bahwa kebiasaan kaum lelaki memakai celana jeans ketat dapat mengganggu kesuburan mereka.Riset tersebut melibatkan 1000 orang pria di India, dengan tema ‘bahaya pola hidup moderen terhadap kesuburan pria’. Hasil dari riset tersebut mengatakan bahwa produksi sel sperma laki-laki menurun akibat pola hidup moderen tersebut.Riset tersebut mengaitkan antara ketegangan syaraf dengan testis yang terkena panas. Demikian pula kaitannya antara penggunaan pakaian ketat dan obesitas (gemuk) yang berlebihan, dengan menurunnya produksi spermatozoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PARASTHESIADr. Malvinder Parmar dari Timmins dan District Hospital Ontario, Kanada, menyatakan bahwa celana ketat sepinggul berpeluang menimbulkan penyakit Parasthesia. Istilah Parasthesia sendiri, menurut kamus kedokteran Dorland berarti perasaan sakit atau abnormal seperti kesemutan, rasa panas seperti terbakar, dan sejenisnya.Dalam tulisannya di Canadian Medical Associational Journal, Parmar mengaku setahun terakhir ini kedatangan cukup banyak pasien yang bisa dikategorikan sebagai korban Parasthesia. Dia sudah mengobati sedikitnya tiga wanita berusia 22-35 tahun yang mengeluhkan rasa panas di sekitar paha. Gangguan syaraf ringan itu terjadi lantaran mereka suka sekali memakai celana ketat sebatas pinggul, setidaknya dalam 6 bulan terakhir.“Mereka mengalami gejala yang sama, gatal dan panas serta kulit di sekitar paha menjadi lunak,” kata Parmar. Parasthesia gampang dikenali. Gejalanya adalah kesemutan dan lama-kelamaan berubah menjadi mati rasa. Kesemutan terjadi lantaran terganggunya saraf tepi. Umumnya karena tertekan, infeksi maupun gangguan metabolisme.Walaupun kerusakan saraf tidak termasuk kategori serius, hal itu cukup mengganggu aktivitas korbannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian Parmar menunjukkan, kelainan itu menjadi permanen selama celana ketat sepinggul melilit di tubuh. Itu sebabnya Parmar menyarankan menjauhi segala macam pakaian ketat selama terapi.Resep puasa seksi itu manjur. Setelah 6 pekan mengubah gaya pakaian, pasien-pasien mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Namun dia tidak bisa menjamin mereka ini tak akan mengalami gangguan serupa jika tergoda ber-hip style.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa nasehat dari Parmar?“Saya sarankan, sebaiknya tinggalkan pakaian sepinggul. Pakailah yang longgar atau baju terusan saja.”ANCAMAN JAMURSelain Parasthesia, penggemar pakaian ketat juga harus mempertimbangkan faktor kesehatan kulit. Pasalnya, gangguan saraf masih bisa sembuh tanpa bekas, tapi iritasi dan eksim?Percuma body seksi kalau belang-belang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah ahli spesialis kulit menyatakan pada dasarnya semua jenis pakaian ketat berpotensi menimbulkan 3 macam gangguan kulit. Apakah itu sebatas pinggul maupun di atas pinggul!Masalah kelembapan memungkinkan jamur subur dan berkembang biak. Belakangan ini pasien korban jamur yang berobat ke Klinik Kulit dan Kelamin RS Cipto Mangunkusumo meningkat di bandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sepanjang tahun 2002, sekitar 35% pasien terbukti terkena serangan jamur. Usia mereka berkisar 15-45 tahun.Idealnya di negara tropis seperti di Indonesia, pakaian ketat memang kudu, wajib dan harus dihindari. Kulit jadi kurang ruang untuk bernafas sementara cairan yang keluar dari tubuh lumayan banyak. Akibatnya, permukaan kulit menjadi lembab. Kalau tak diimbangi busana yang tepat, jamur akan mudah beranak pinak. Yang banyak ditemui adalah jamur panu (bercak putih, coklat atau kemerahan), jamur kurap dengan bintik menonjol gatal, serta jamur kandida yang basah dan gatal.BERBEKAS HITAMSetelah kelembapan, kontak langsung antara kulit dengan benda asing juga memungkinkan terjadinya iritasi. Salah satu penyakit kulit yang masuk golongan ini adalah dermatitis kontak.Sesuai namanya, gejala gatal dan beruntusan sang dermatitis hanya muncul jika terjadi gesekan antara kulit dengan benda di luar tubuh.Benda asing yang berpotensi gesek cukup tinggi tak cuma benda keras semisal perhiasan, jam tangan atau ikat pinggang. Busana sehari-hari jika terlalu ketat terutama berpengaruh pada kondisi kulit di sela-sela paha. Awalnya mungkin cuma radang ringan. Tapi, kalau prosesnya berlangsung lama, bisa menimbulkan bercak hitam di pangkal paha. Jika si pemilik tubuh insaf dan menjauhkan diri dari busana ketat, warna hitam tadi mungkin saja berkurang atau hilang sama sekali.Namun, proses menghilangkan noda hitam itu tak bisa dilakukan secepat membalikkan telapak tangan, walaupun sudah dibantu dengan krim pemutih sekalipun. Soalnya, produk pemutih yang kini beredar di pasar lebih berfungsi sebagai pencegah terbentuknya pigmen atau zat pewarna kulit yang baru. Jadi, sama sekali bukan penghilang noda. Bila pigmen masih berada di lapisan tanduk atau lapisan kulit paling luar, noda hitam dapat lebih cepat hilang. Lain halnya kalau sudah menembus lapisan kulit lebih dalam, raibnya bisa dalam hitungan tahun.Jenis penyakit kulit lain yang biasa menghinggapi pemakai celana ketat adalah biduran. Bentuknya bentol-bentol mirip bekas gigitan ulat. Tingkat keparahannya mulai bentol sebesar biji jagung hingga bibir bengkak. Masalahnya, banyak pasien yang tidak menyadari bahwa biduran dapat juga disebabkan oleh tekanan serta ketatnya pakaian.Untuk mengusir iritasi dan biduran, sebagian orang menyiasatinya dengan memakai bedak. Hanya saja, fungsi bedak sekedar mengeringkan. Jika ternyata bedak tadi tidak cukup bagus untuk menyerap keringat. Kulit menjadi lebih lembab, dan akhirnya malah dihampiri jamur…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JALAN KELUARNYA&lt;br /&gt;Jalan keluar satu-satunya untuk menghindari berbagai macam penyakit di atas adalah memakai busana yang longgar, yang tidak ngepas di badan. Nah, terbuktilah sekarang bahwa syari’at Allah adalah yang terbaik untuk hamba-Nya. (dinukil dari www.dakwah-fk.com) Baca Juga &lt;a href="http://endonefree.blogspot.com/2010/07/bahaya-kesehatan-akibat-pakai-celana.html"&gt;Artikel Ini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-1906162765007653169?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/1906162765007653169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=1906162765007653169' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/1906162765007653169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/1906162765007653169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2011/09/pakaian-ketat.html' title='Pakaian Ketat'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-5342054834797464671</id><published>2011-07-02T04:29:00.000-07:00</published><updated>2011-07-02T04:29:30.507-07:00</updated><title type='text'>Penyebab Usus Buntu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Penyebab Usus Buntu&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; - Usus buntu merupakan penonjolan kecil yang berbentuk seperti jari, yang terdapat di usus besar, tepatnya di daerah perbatasan dengan usus halus.&lt;br /&gt;Usus buntu mungkin memiliki beberapa fungsi pertahanan tubuh, tapi bukan merupakan organ yang penting.&lt;br /&gt;Apendiks, Apendisitis sering terjadi pada usia antara 10-30 tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyebab Usus Buntu&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyebab apendisitis belum sepenuhnya dimengerti.&lt;br /&gt;Pada kebanyakan kasus, peradangan dan infeksi usus buntu mungkin didahului oleh adanya penyumbatan di dalam usus buntu. Bila peradangan berlanjut tanpa pengobatan, usus buntu bisa pecah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyakit radang usus buntu ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, namun faktor pencetusnya ada beberapa kemungkinan yang sampai sekarang belum dapat diketahui secara pasti. Di antaranya faktor penyumbatan (obstruksi) pada lapisan saluran (lumen) appendiks oleh timbunan tinja/feces yang keras (fekalit), hyperplasia (pembesaran) jaringan limfoid, penyakit cacing, parasit, benda asing dalam tubuh, cancer primer dan striktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara beberapa faktor diatas, maka yang paling sering ditemukan dan kuat dugaannya sebagai penyabab adalah faktor penyumbatan oleh tinja/feces dan hyperplasia jaringan limfoid. Penyumbatan atau pembesaran inilah yang menjadi media bagi bakteri untuk berkembang biak. Perlu diketahui bahwa dalam tinja/feces manusia sangat mungkin sekali telah tercemari oleh bakteri/kuman Escherichia Coli, inilah yang sering kali mengakibatkan infeksi yang berakibat pada peradangan usus buntu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makan cabai bersama bijinya atau jambu klutuk beserta bijinya sering kali tak tercerna dalam tinja dan menyelinap kesaluran appendiks sebagai benda asin, Begitu pula terjadinya pengerasan tinja/feces (konstipasi) dalam waktu lama sangat mungkin ada bagiannya yang terselip masuk kesaluran appendiks yang pada akhirnya menjadi media kuman/bakteri bersarang dan berkembang biak sebagai infeksi yang menimbulkan peradangan usus buntu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang mengalami penyakit cacing (cacingan), apabila cacing yang beternak didalam usus besar lalu tersasar memasuki usus buntu maka dapat menimbulkan penyakit radang usus buntu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan juga kata sebagian kalangan usus buntu di sebabkan oleh banyak mengkonsumsi Mie, soal sebabnya kenapa belum tahu secara pasti juga sih, tapi temenku ada yang operasi usus buntu katanya gara-gara banyak makan mie soalnya. Wallahu a'lam lah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari berbagai sumber&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-5342054834797464671?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/5342054834797464671/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=5342054834797464671' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5342054834797464671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5342054834797464671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2011/07/penyebab-usus-buntu.html' title='Penyebab Usus Buntu'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-772940104020151429</id><published>2011-06-21T13:29:00.000-07:00</published><updated>2011-06-21T13:29:44.779-07:00</updated><title type='text'>Studi Islam Ke Barat dan Eropa</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Studi Islam Ke Barat atau eropa antara benar dan salah, tentukan pilihan anda.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; Tatkala terjadi perubahan Menteri Agama dari Munawir Sjadzali kepada Tarmidzi Taher, maka salah satu persoalan penting yang dinanti-nanti banyak orang jawabannya, paling tidak oleh TEMPO, ialah soal pengiriman sarjana dan dosen IAIN untuk belajar Islam ke Barat. Soalnya, program ini boleh dikata adalah program Munawir yang sampai saat itu telah mengirimkan sekitar 200 sarjana IAIN ke berbagai universitas di Barat. Katanya, diharapkan pada akhir pelita itu, Indonesia punya 34 doktor dan 88 master di bidang keagamaan. (TEMPO 3/4). Dalam laporan itu, banyak sekali diungkap kehebatan-kehebatan belajar di Barat. Tetapi, ada semacam sikap yang kurang fair, yang seakan-akan memperalat Pak Rasjidi untuk melegitimasi "kebijakan" itu. Seolah-olah Pak Rasjidi sepenuhnya setuju dengan program belajar Islam ke Barat. Hal itu didasarkan hanya karena ia pernah memberikan semacam rekomendasi kepada harun Nasution untuk belajar di Mc. Gill. Jelas kesimpulan seperti ini keliru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang diharapkan oleh Pak Rasjidi pada awalnya, waktu memberi rekomendasi dan apa yang terjadi setelah di Mc. Gill, dapat dibaca dalam mukadimah bukunya yang berjudul Koreksi terhadap Harun Nasution.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu Rasjidi diilhami guru-gurunya di Mesir, seperti Syaikh Musthafa 'Abdur Raziq, pakar filsafat Islam dan lain-lain. Mereka itu pernah mengecap pendidikan di Perancis, tetapi gencar pula "menguliti" pemikiran-pemikiran orientalis. Rasjidi sendiri menempuh cara itu. Setelah menamatkan pendidikannya di Darul Ulum dan Fakultas Adab Universitas Kairo, ia "nyantri" di Sorbonne. Dengan bekal keilmuan yang cukup, yang telah dipersiapkan di Mesir, Rasjidi berhadapan dengan orientalis. Rasjidi akhirnya tampil sebagai sosok ilmuwan yang mengecap pendidikan Barat tetapi tidak terpengaruh dengan pola pikir orientalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasjidi berharap agar teman yang dikirimnya itu dapat mengikuti jejaknya, bersikap kritis, tidak membeo kepada orientalis itu. Tetapi, ternyata harapan itu berlainan dengan kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spesialisasi Keilmuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar Islam ke Barat memang sudah lama jadi masalah kontroversial. Sebab, dengan logika sederhana saja, orang dapat berpikir bahwa setiap disiplin ilmu haruslah dipelajari dari ahlinya (atau dari bangsa yang dikenal maju dalam bidang itu). Orang yang belajar pesawat terbang ke Jerman, belajar komputer ke Amerika, belajar kimia ke Perancis, dan sebagainya tentu itu sangat relevan. Janganlah terbalik: belajar ekonomi di negara yang kelaparan, belajar kedokteran di negara yang rawan penyakit, belajar elektro di negara yang minim listrik, apalagi belajar "agama" tertentu kepada orang yang antiagama tersebut, tentu saja dirasakan kurang tepat, kalau tidak dikatakan "ngaco".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara beberapa kalangan mengganggap metodologi Barat lebih unggul, tetapi sebenarnya di situlah letak kerancuannya. Karena kerancuan metodologi, maka ilmu apa pun yang dipelajari dari Barat akan menghasilkan tashawwur 'gambaran' yang serupa. Tidak hanya belajar tentang Islam, belajar yang lainnya, seperti politik, sosiologi, filsafat, dan ilmu-ilmu humanitas lainnya yang dikaitkan dengan Islam, akan sampai pada kesimpulan yang sama. Yaitu, menempatkan Islam pada posisi sebagai "tertuduh" yang harus dihukum. Jadi, bagi yang belajar politik Islam hanya bisa melihat gambaran-gambaran negatif dalam sejarah percaturan politik Islam. Mereka yang belajar sosiologi dan filsafat juga akan mendapatkan kesan-kesan negatif tentang masyarakat Islam dan sejarah pemikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bukan berarti bahwa penulis secara total menolak belajar ke Barat. Mungkin saja dibolehkan untuk kondisi tertentu dan dalam batas-batas tertentu pula. Tetapi, dalam kondisi yang minus ulama, tingkat pemahaman agama Islam yang amat sederhana, tentu belajar ke Barat memerlukan pertimbangan-pertimbangan yang lebih matang dan terencana. Bila kita membuat perbandingan dengan Mesir, misalnya, yang telah "banjir" ulama, "doktor", dan sarang para pemikir, kualitas pendidikan yang relatif mapan, toh belajar Islam ke Barat tidak pernah menjadi program mereka. Bahkan, tidak pernah didorong atau digalakkan, kecuali sekadar usaha-usaha individual yang sangat terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lemah Materi dan Metodologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sementara orang berasumsi bahwa studi Islam di dunia Arab kaya dengan materi tetapi lemah di bidang metodologi. Sementara di sisi lain, studi Islam di Barat miskin materi tetapi kaya dalam metodologi. Benarkah Barat lebih baik dari segi metodologi? Kalau secara materi, itu sudah dapat diduga, di dunia Arab lebih baik ketimbang di Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara materi, Barat sampai saat ini tidak mampu mengeluarkan sarjana-sarjana yang menguasai bidang-bidang tertentu dari ilmu Islam, seperti ahli tafsir, ahli hadits, ahli fiqih, ahli bahasa, ahli sejarah, dan sebagainya. Selain itu, karya ilmiah yang dihasilkan oleh orientalis dalam bidang keislaman belum terlihat berarti dibanding karya-karya yang ditinggalkan ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun yang dilakukan oleh kaum orientalis pada umumnya ialah mengumpulkan manuskrip, memberi komentar buku-buku klasik dan menerjemahkannya ke bahasa-bahasa Eropa. Yang agak bernilai dari karya mereka adalah ensiklopedi hadits (Al-Mu'tazilah'jam al-Mufahras li Alfazh al-Hadits) dan sejarah sastra Arab (Tarikh al-Adab al-'Arabi) karya Karl Brockelmann. Karya yang pertama memang bermanfaat bagi orang-orang yang baru mengenal hadits. Tetapi, dia bukanlah segala-galanya dalam dunia hadits. Kitab-kitab ensiklopedi hadits yang lebih lengkap telah lebih dahulu diwariskan oleh ulama-ulama hadits. Hanya saja metodenya berbeda. Bahkan, kekeliruan dan kelemahan-kelemahan karya orientalis itu cukup banyak dan dihimpun dalam buku Adhwa 'ala Akhtha' al-Mustasyriqin oleh Dr. Sa'ad al-Murshafi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar karya-karya orientalis diwarnai oleh sikap-sikap seperti memutarbalikkan fakta, memalsukan sejarah, menyalahpahami teks, serta menyusupkan kebohongan dan fitnah. Tetapi, secara umum karya-karya sebagian orientalis yang jujur itu kita hargai dan bermanfaat bagi sebagian peneliti, khususnya pemula. Tetapi, porsinya harus dilihat secara objektif, tanpa dilebih-lebihkan. Sebab, Semua itu tidak ada artinya bila dibandingkan dengan karya ulama-ulama kita yang klasik ataupun yang modern, yang tidak tertampung oleh perpustakaan mana pun di dunia ini, karena banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang sikap "objektif" dan "bebas" (tidak memihak) yang merupakan karakteristik ilmiah, maka para peneliti Barat dalam tulisan dan kajian mereka tentang Islam sulit sekali ditemukan sikap netral dan objektif ini. Mereka hanya mau bebas (dalam artian tidak memihak) ketika berhadapan dengan materi yang tidak ada hubungannya dengan kajian keislaman. Adapun terhadap kajian-kajian Islam, mereka tidak mampu melepaskan subjektivitasnya sebagai nonmuslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barat hingga saat ini masih menyimpan gambaran suram dan jelek tentang Islam dan umatnya. Sebuah warisan "hitam" yang meracuni pemikiran mereka, yang mereka warisi sejak "Perang Salib" dan belum membuangnya hingga saat ini. Ini diakui sendiri oleh pemikir mereka, seperti Gustav Lobon, filsuf Perancis dan "moyangnya" kaum sosiolog dan sejarawan Barat di abad kesembilan belas. Ia menerangkan dalam bukunya, Peradaban Islam, bahwa peneliti-peneliti Barat dalam menerangkan masalah-masalah yang berhubungan dengan Islam akan menanggalkan sikap netral dan objektif . Peneliti Barat, tanpa disadarinya, pasti akan memihak dan intoleran. Buku inilah, kalau boleh dibilang "moderat", yang paling moderat yang ditulis oleh ilmuwan Barat tentang Islam dan peradabannya. Oleh karena itu pula, Gustav Lobon tidak dihargai, bahkan dibenci oleh orientalis Barat. Sikap penulis Barat yang tidak jujur pernah juga dibeberkan belakangan oleh Motegomery Watt, orientalis Inggris, dalam buku Apakah Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan Fundamental Orientalis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengamat studi orientalis yang jujur mengemukakan beberapa kelemahan orientalis yang sulit dipungkiri siapa pun. Di antaranya sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tidak menguasai bahasa Arab secara baik, sense bahasa yang lemah, dan pemahaman yang terbatas atas konteks pemakaian bahasa Arab yang variatif. Kelemahan ini tentu mempengaruhi pemahaman mereka atas referensi-referensi Islam yang inti, seperti Al-Qur'an dan As-Sunnah. Karena itu, pemahaman mereka tentang Islam dan risalahnya rancu dan kabur. Hal ini diungkapkan oleh Syaikh Musthafa as-Siba'i setelah ia meninjau langsung pusat orientalisme di sekitar Eropa dan berdialog langsung dengan para orientalis. Para orientalis itu pada akhirnya banyak yang mengakui bahwa keterbatasan mereka dalam memahani materi-materi keislaman lebih menonjol ketimbang kelebihan metodologi yang mereka miliki. Bahkan, ada di antara mereka yang berterus terang bahwa Arablah (muslimlah) yang seharusnya memegang pekerjaan ini. Keterbatasan dalam menguasai bahasa Arab sangat mempengaruhi pemahaman mereka tentang Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Perasaan "superioritas" sebagai orang Barat. Ilmuwan Barat, khususnya orientalis, senantiasa merasa bahwa "Barat" adalah "guru" dalam segala hal, khususnya dalam logika dan peradaban. Mereka cenderung tidak mau digurui oleh orang Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orientalis Barat sangat memegang teguh doktrin-doktrin mereka yang tidak boleh dikritik, bahkan sampai ke tingkat fanatik buta. Di antaranya dua doktrin inti, yaitu bahwa Al-Qur'an dalam pandangan insan Barat bukan kalam Allah dan Muhammad bukan rasul Allah. Doktrin ini sudah lebih dulu tertanam dalam pikiran mereka sebelum meneliti, sebab ini merupakan doktrin agama mereka yang ditanamkan sejak kecil. Sehingga, penelitian yang dilakukannya diarahkan hanya untuk mendukung asumsinya saja, bukan ingin mencari kebenaran secara objektif dan bebas. Karena itulah, peneliti-peneliti Barat menelan mentah-mentah riwayat-riwayat palsu, membesar-besarkan masalah kecil, menggunakan tuduhan palsu sebagai argumentasi, dan beralasan dengan sesuatu yang tidak diakui sebagi dalil. Mereka menolak semua pendapat yang berbeda dengan pikirannya, sekalipun itu benar dan argumentatif. Apa yang bisa diperoleh dari manusia-manusia seperti ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi metodologi, dia telah memiliki prakonsepsi dan tidak mau dikritik, bahkan fanatis. Oleh karena itu, hati-hati dengan hasil karya mereka. Sebab, dari mereka ada yang bersikap halus. Dalam tulisan-tulisannya, mereka sengaja menyajikan Islam secara benar dan kejayaannya di masa silam. Tetapi, ada satu atau dua poin konsep yang sangat membahayakan mereka selipkan dalam tulisan itu. Pujian dan sanjungan mereka terhadap Islam di permulaan bertujuan untuk menggiring pembaca untuk membenarkan seluruh isi buku dan tidak merasakan hal-hal yang ganjil, sehingga berkesimpulan bahwa penulis tersebut jujur dan objektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, kasus Noel J. Coulson, orientalis Inggris, guru besar "hukum Islam" di Universitas London. Sepintas lalu dengan membaca karya-karyanya, orang akan mengira bahwa Coulson adalah orientalis yang jujur. Karena, ia mengakui bahwa sistem hukum Islam adalah sistem yang dinamis, bisa digunakan, dan telah mengakar dalam sanubari umatnya. Berbeda sekali dengan pandangan gurunya, Joseph Schacht yang terang-terangan anti-hukum Islam, dan menuduhnya dengan sederetan tuduhan keji yang tidak masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sela-sela sanjungannya dalam buku A History of Islamic Law, Coulson punya sejumlah pendapat yang aneh-aneh tentang kekuatan As-Sunnah sebagai sumber hukum dan tentang ushul fiqih. Coulson mengatakan bahwa Imam Syafi'i adalah "founder" 'penemu' ushul fiqih. Sebuah pendapat yang tidak pernah dibenarkan oleh ahli-ahli ushul fiqih sendiri. Ia juga berpendapat bahwa kedudukan As-Sunnah sebagai pelengkap Al-Qur'an untuk menyelami kehendak Ilahi pertama kali dikemukakan oleh Imam Syafi'i. Sepintas lalu Coulson terkesan mengagumi kehebatan Imam Syafi'i (yang memang hebat, walapun tidak perlu dikagumi Coulson), tetapi ada suatu kesan terselubung dari ungkapan itu. Yakni, bahwa sebelum Imam Syafi'i ilmu ushul fiqih belum ada. Padahal, rentang waktu dua abad sebelumnya justru merupakan pondasi berdirinya "building" ushul fiqih pada fase-fase berikutnya. Pandangan Coulson itu mengesankan bahwa sebelum datangnya Imam Syafi'i, para fuqaha tidak memiliki kerangka berijtihad yang disepakati bersama. Jelas ini merupakan sebuah pemutarbalikkan fakta. Lalu, bagaimana dahulu para fuqaha selama dua ratus tahun menetapkan hukum bagi kasus-kasus yang terjadi dalam masyarakat Islam, kalau mereka tidak punya standar yang disepakati bersama? Apakah mereka harus menunggu selama dua abad tidak berijtihad, hingga Imam Syafi'i datang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Banyak dari kajian-kajian orientalisme yang terkait erat dengan kepentingan negara-negara tertentu yang mendanai kajian itu. Percuma saja negara-negara Barat menghamburkan uangnya jutaan bahkan miliaran dollar hanya untuk kepentingan ilmiah semata, kalau bukan karena ada target-target tertentu yang sangat berharga bagi kepentingan mereka. Target itu bisa bersifat politis, bisnis, strategis, dan misi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini seperti pernah diungkap oleh Prof. Ismail al-Faruqi dalam sebuah artikelnya di majalah The Contemporary Muslim bahwa studi Islam di Barat, khususnya di Amerika Serikat, tidak pernah luput dari misi zionis dan salibis. Orientalis yang mengajar di jurusan itu, katanya, sebagian besar orang Yahudi atau Kristen fanatis. Di beberapa universitas Amerika, studi Islam ditempatkan di Fakultas Lahut (teologi), jurusan "misionarisme" dan materinya dikenal dengan "perbandingan agama". Dosen-dosen yang ada di sana kerjanya mencari "titik-titik lemah" Islam untuk diserang. Oleh karena itu, kajian-kajian mereka banyak menyangkut aliran-aliran yang menyimpang. Misalnya, Syi'ah, Isma'iliyah, Tasawud (mistisisme), Ahmadiyah, an Baha'iyyah. Jika mereka belajar Al-Qur'an, hadits, dan fiqih, motivasinya adalah untuk mengkritik kebenaran materi-materi itu. Dan ultimate-goal-nya untuk mencari "titik-titik lemah". Sebagai misal, tulis Faruqi, "Pusat Studi Perbandingan Agama" di Harvard berada di bawah Fakultas Teologi. Demikian juga di Universitas Chicago.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang staf pengajar, semuanya nonmuslim. Kalaupun ada yang muslim, biasanya orang-orang yang tidak "laku" di negerinya, karena punya pikiran yang aneh-aneh. Mereka ini sengaja disambut hangat oleh Amerika Serikat karena pikiran mereka sejalan dengan misi Zionis. "Umpamanya seorang Prof. asal Pakistan," kata mantan guru besar Islamic Study di Temple Universitas itu memberi sontoh. Intelektual Pakistan ini sempat diusir oleh pemerintahnya karena dihukum murtad oleh seluruh ulama di negeri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan Faruqi ini tentu bukan sekadar asumsi yang apriori. Sebab, ia terlibat langsung dalam "pergulanan" orientalisme di Amerika Serikat. Pengalamannya adalah sebagai ketua jurusan IS di Temple dan sebagai guru besar selama bertahun-tahun di AS dan berbagai universitas Barat lainnya. Sehingga, akhirnya ia mengakhiri hayatnya sebagai "syahid" karena dibunuh oleh agen-agen Zionis. Semua ini agaknya merupakan "pelajaran berharga bagi setiap orang yang hendak belajar Islam kepada orientalis. Itulah inti nasihat Al-Faruqi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sebagai seorang muslim yang baik tentu kita harus memikirkan secara jernih risiko dan dampaknya di kemudian hari. Jika hasil dari belajar Islam ke Barat ternyata seperti apa yang kita lihat hari ini, yaitu betapa banyaknya pikiran-pikiran yang menyimpang dari para alumni Barat, ini jelas memperkuat kebenaran analisis Faruqi. Ternyata bantuan luar negeri dalam bentuk beasiswa studi Islam di Barat sebenarnya adalah sebuah upaya merusak pemikiran. Sepintas lalu gejala ini sama dengan tawaran "supermi dan beras" kepada warga muslim yang miskin di beberapa tempat. Inilah yang telah diperingatkan oleh Allah di dalam Al-Qur'an (yang artinya), "Maka sekali-kali janganlah kamu tertipu oleh gemerlapnya kehidupan dunia dan sekali-kali janganlah syaithan yang pintar menipu, memperdayakan kamu tentang Allah." (Faathir: 5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Diadaptasi dari Pembaruan Islam dan Orientalisme dalam Sorotan, Daud Rasyid (Jakarta: Akbar, Media Eka Sarana, 2002), hlm. 117-125, 129, 131)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-772940104020151429?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/772940104020151429/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=772940104020151429' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/772940104020151429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/772940104020151429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2011/06/studi-islam-ke-barat-dan-eropa.html' title='Studi Islam Ke Barat dan Eropa'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-7117895064971228714</id><published>2011-04-16T04:14:00.000-07:00</published><updated>2011-04-16T04:20:32.057-07:00</updated><title type='text'>Rasa Aman Damai Dalam Islam</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;islam agama damai&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; Akhir-akhir ini dunia sering di landa rasa was-was, rasa mencekam, mulai dari krisis di tunisia, krisis di mesir, dan yang terakhir di libya, serta Negara yaman, sebagian kondisi Negara yang saat ini hangat di bicarakan di banyak media masa baik elektronik maupun cetak. Begitu juga dengan negara kita, akhir-akhir ini banyak sekali isu-isu terorisme, penyerangan ahmadiyyah, pengeboman masjid polisi di daerah cirebon. Saya merasakan bahwa rasa aman di dunia ini sudah mulai terkikis dari dunia ini, terlebih kita yang notabene sebagai orang muslim, serta kasus kapal kudus yang di hadang oleh bajak laut, Somalia, yang notabene bajak laut itu salah satu pemimpinnya beragama islam, seakan hati kita ingin bertanya, betapa sulit mencari rasa aman di dunia muslim saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saya tidak ingin menjustice ataupun mempersalahkan kondisi kaum muslim saat ini, saya hendak memaparkan bagaimana sebenarnya islam memberikan rasa aman kepada umatnya, dan bagaimana islam menjamin rasa aman itu, dan dengan wujud apakah itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Definisi Kata Aman (&lt;span dir="RTL" lang="AR-EG" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;اللأمن&lt;/span&gt; )&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Secara bahasa kata aman, berasal dari kata amina, yang berdekatan makna dengan ; amanah dan juga, dan iman, kebalikan dari kufur, dalam alqur’an dan al hadist banyak menyinggung segala sesuatu yang bisa membuat manusia merasa aman dan damai dalam kehidupannya. Dan juga selalu memerintahkan untuk menjauhi segala hal-hal yang dapat membuat manusia merasa teraniaya, terintimidasi, goncang dan lain sebagainya. Dalam berbicara tema ini al qur’an membicarakannya dalam dua metode :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Memberikan indicator tentang sesuatu yang bias membuat kita aman damai dan sejahtera, &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Secara explisit menyinggung tentang rasa aman,yang di ungkapkan dalam bahasa alqur’an secara langsung.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Yang pertama dapat kita lihat ketika zaman jahiliyyah sebelum islam datang, masyarakat waktu kehilangan rasa amannya, perbedaan suku dan ras yang mencolok, perbudakan yang masih menjadi hal yang biasa, pertengkaran antar suku yang terkadang menimbulkan peperangan, tidak ada penghormatan terhadap perempuan, penyembahan terhadap patung yang notabene benda mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setelah islam datang yang di bawa oleh Rasulullah, rasa aman damai dan tentram di rasakan oleh penduduk warga arab setempat, hal ini tentu mengadung beberapa pertanyaan, mengapa bisa seperti itu? Ada apa dengan ajaran yang di bawa oleh Rasulullah, mungkin kita dapat menelaah sebagian manhaj yang di ajarkan oleh Rasulullah melalui apa yang di bawa Beliau kepada kita melalui alQur’an dan asshunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Eksistensi Iman&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Iman Kepada Allah, dan ajakan terhadap setiap manusia untuk selalu menyembah-Nya, dengan satu pegangan yaitu Alqur’an dan assunnah, iman inilah yang memberikan kekuatan kepada manusia untuk menebarkan kebajikan di setiap detik nafas kehidupannya, saling berkasih sayang sesama manusia. Mereka semua sama di ciptakan dari satu bapak, yaitu Nabi Adam, dan nabi adam di ciptakan dari debu, sehingga bagaimanapun tiada saling unggul antara satu sama lain, toh semuanya sama dari penciptaannya, kecuali takwa yang membedakan satu sama lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ketika keyakinan itu telah meresap dalam hati setiap muslim, maka pasti mereka akan membenci segala bentuk saling mengungguli satu dengan yang lain, saling sombong, rasa amanlah yang akan timbul.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Era globalisasi sekarang ini manusia kurang mampu untuk menanamkan rasa bahwa semua orang itu sama di hadapan Allah, akibatnya Negara-negara yang maju malah justru saling berebut kekuasaan terhadap Negara yang lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Agama yang sesuai dengan Fitrah manusia&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Aspek yang memperngaruhi bahwa islam itu adalah agaman yang damai adalah, Universalitas nya Islam, agama ini berbeda sekali dengan agama-agama yang lain sebelum islam, hal ini terlihat dari ajaran-ajaran pokok agama islam, agama yang sesuai dengan fitrah manusia di ciptakan agama yang memperhatikan kemampuan manusia, agama yang tidak memaksa, agama yang moderat, hal ini sejalan dengan tabiat manusia, semua makhluk sama di hadapan undang-undang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Karena universalitasnya inilah sehingga islam mampu memberikan rasa damai dan tenteram sesama manusia, beberapa hadist dan ayat alqur’an menyinggung hal ini seperti dalam alQur’an “ya ayyuhannasu innaa kholaqnakum min dzakarin wa untsa waja’alnakum syu’uban waqobaila lita’arafu” (Q.S al hujurat : 13). Wahai manusia telah Kami jadikan kalian laki-laki dan perempuan, dan Kami jadikan bergolong-golongan dan berqobilah-qobilah, untuk kalian saling mengetahui, Dari ayat ini jelaslah bahwa manusia itu sama.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Umat yang Satu&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Islam mengibaratkan umat ini sebagai sisir, semuanya berhak memperoleh bagian yang sama, tanpa membedakan antara si kaya dan si miskin, antara si putih dan si hitam, jalan inilah yang membuat manusia bias hidup berdampingan,merasa aman pada harta, pada diri, dan harga dirinya. tanpa adanya sifat sombong, sifat meremehkan terhdap yang lainnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sebagai tambahan bahwa agama islam adalah agama yang cinta damai (salam) bahwa Allah menamai Diri-Nya sebagai Assalam, bahkan surga dalam alqur’an di sebut sebagai Darussalam atau rumah kedamaian kalau dalam bahasa indonesianya. Bahkan Allah memerintahkan kepada Rasulullah untuk mengutamakan jalan damai, ketika berperang melawan musuh. Seperti dalam ayat “wain janahu lissilmi wajnah laha watawakkal ‘alallah” (Q:S, Al Anfal :&amp;nbsp; 61)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Timbul sebuah pertanyaan, ketika kita tahu bahwa islam itu agama damai, lantas kenapa, islam memperbolehkan untuk berperang, dan menyebut orang yang berperang sebagai seorang mujahid, seorang yang berhak memperoleh pahala yang berlipat ganda dari Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Perang dalam islam bukanlah hal yang pokok untuk di lakukan, perang di lakukan hanya pada kondisi-kondisi tertentu, untuk menjaga Akidah, dan untuk melawan musuh yang dzalim, dan memusuhi islam. Seperti dalam ayat “&lt;i&gt;Udzina lilladzina yuqotiluna biannahum dzulimu” &lt;/i&gt;di ijinkan bagi orang yang membunuh karena dia di dzalimi (QS Al Haj : 39)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Perang dalam islam hanya di lakukan dalam kondisi darurat, sehingga hal itu bias di katakana wajar saja kalau perang sebagai wujud dari upaya pembelaan diri, perang yang di maksudkan bukan untuk merusak, secara kasat mata perang inilah yang damai, bukan perang yang sering kita ketahui sebagai penjajah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-align: justify; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Gotong Royong (attakaful)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Islam sangat mengajarkan untuk selalu bergotong royong satu sama lainnya, semanga takaful ini bukan hanya pada hal yang sifatnya materi saja, akan tetapi lebih dari itu dalam segala aspek kehidupan ini kita di tuntut untuk ringan tangan kepada siapapun, dan bukan hanya orang muslim, tetapi orang nonmuslim juga berhak terhadap ke ringan tanganan kita, karena akidah kita memerintahkan untk memulyakan semua manusia, bukan hanya terbatas pada islam atau tidaknya orang itu saja, sehingga dengan inilah rasa aman rasa damai akan timbul dengan sendirinya, bagaimanapun semangat takaful ini senantiasa membuat aman karena disetiap detik nafasnya ada yang menolong ada yang menyantuni ada yang menopang ketika seseorang mendapatkan musibah dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ketika semangat iman, takaful, saling menasehati, dan seharusnya memang harus tertanam di benak setiap muslim karena itu semua adalah ajaran agama kita, maka rasa damai dan tentram dapat dengan mudah kita dapati, karena dalam setiap aspek itu terdapat nilai-nilai saling menghormati, nilai saling mengasihi, bukan saling mengintimidasi, yang ujung-ujungnya berdampak kepada saling membunuh, saling menyepelekan, nilai islam semacam inilah yang hilang dari kehidupan modern saat ini. &lt;i&gt;Wallahu a’lam&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-7117895064971228714?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/7117895064971228714/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=7117895064971228714' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/7117895064971228714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/7117895064971228714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2011/04/rasa-aman-damai-dalam-islam.html' title='Rasa Aman Damai Dalam Islam'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-926121680330461002</id><published>2010-05-08T11:33:00.001-07:00</published><updated>2010-05-08T11:34:31.164-07:00</updated><title type='text'>Profil Zakir Naik</title><content type='html'>Zakir Naik, 100 Orang India Terkuat 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama asli Zakir Abdul Karim; terlahir pada 18 Oktober, 1965 Mumbai (Bombay pada waktu itu) beliau adalah seorang pembicara umum Muslim India, dan penulis keislaman dan perbandingan agama. Secara profesi, ia adalah seorang dokter medis, memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) dari Maharashtra, tapi sejak 1991 ia telah menjadi seorang ulama yang terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zakir Naik merupakan keturunan Konkani. Ia bersekolah di St. Peter's High School (ICSE) di kota Mumbai. Kemudian bergabung dengan Kishinchand Chellaram College dan mempelajari kesehatan di Topiwala National Medical College and Nair Hospital di Mumbai, India. Ia kemudian menerima gelar MBBS-nya di University of Mumbai. Tahun 1991 ia berhenti bekerja sebagai dokter medis dan beralih di bidang dakwah atau proselitisme Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naik mengatakan ia terinspirasi oleh late Ahmed Deedat, (seorang Da’i yang meninggal pada 8 Agustus 2005 yang mana oleh orang Kristen sendiri menganggap meninggalnya akibat kualat karena sering mengolok-olok Kristen, setelah sebelumnya berceramah di Sidney Australia, tentang Paskah : Dilihat dari Sudut Pandang Islam)&amp;nbsp; Menurut Naik, tujuan dia menggeluti dunia dakwah adalah "berkonsentrasi pada remaja Muslim berpendidikan yang mulai meragukan agamanya sendiri dan merasa agamanya telah kuno, dan kurang PD terhadap agamanya sendiri" dan juga adalah tugas setiap Muslim untuk menghilangkan kesalahpahaman tentang Islam untuk melawan apa yang ia anggap sebagai bias anti-Islam oleh media Barat setelah serangan teroris 11 September 2001 terhadap Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thomas Blom Hansen, seorang sosiolog yang memegang posisi akademik di berbagai universitas, telah menulis bahwa gaya Naik mengabadikan Qur'an dan hadits dalam berbagai bahasa, dan bepergian ke berbagai negara untuk membicarakan Islam bersama para teolog, telah menjadikannya sangat terkenal di lingkungan Muslim dan non-Muslim. Meskipun ia biasa berbicara kepada ratusan hadirin, dan kadang ribuan hadirin, justru rekaman video dan DVD ceramahnya yang banyak didistribusikan. Perkataannya biasa direkam dalam bahasa Inggris, untuk disiarkan pada akhir pekan di sejumlah jaringan TV kabel di lingkungan Muslim Mumbai, dan di saluran Peace TV, sebuah stasiun televisi milik beliau. Topik yang sering ia bicarakan mencakup: "Islam dan Ilmu Pengetahuan Modern", "Islam dan Kristen", dan "Islam dan Sekularisme", dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara pendapat-pendapat beliau sungguh mencengangkan publik, bahkan ketika beliau dengan tenang hati mampu mengalahkan lawan debatnya di beberapa diskusi keagamaan sampai bisa membuat tepuk tangan penonton, hal ini karena banyak dari argumen yang beliau gunakan sungguh bisa di terima oleh akal sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara pendapat itu adalah tentang keajaiban alqur’an, alqur’an yang telah turun 1400 abad yang lalu merupakan salah satu kitab yang menurut beliau adalah kitab yang sangat luar biasa, karena didalamnya terdapat fenomena yang tak sedikit fenomena itu di ketemukan pada akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berbicara tentang astronomi misalnya, sebuah teori yang sangat terkenal teori Big Bang teori dimana bumi terbentuk sebuah ledakan besar, dan kemudian ledakan besar itu terpecah menjadi sebuah galaksi, planet, rembulan, bintang dan benda luar angkasa lainnya, jauh-jauh hari kejadian ini sudah din ash oleh alqur’an أولم يرواالذين كفرواأن السموات والأرض كانتا رتقا ففتقناها kata رتقا&amp;nbsp; bermakna satu atau bersama dan kata ففتقناها&amp;nbsp; bermakna Kemudian Kami belah. sebuah kebenaran menarik ini sungguh sangat mencengangkan, bagaimana kitab yang turun lebih dari 1400 abad yang lalu itu mampu menggambarkan sebuah kejadian yang teorinya baru di temukan pada akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman dahulu orang percaya bahwa bentuk bumi itu datar, dan bukan bulat, tapi keyakinan itu mulai sirna, setelah orang kewarganegaraan prancis Sir Francis Drake meneliti hal itu, dan berkesimpulan bahwa bentuk bumi itu bulat, pada tahun 1597, tapi justru alqur’an jauh sebelum Sir Francis Drake menemukan hal itu kitab itu sudah mencantumkan hal itu, seperti dalam alqur’an ألم ترأن الله يولج الليل فلى النهار ويولج النهار فى ليل&amp;nbsp; hal ini tentu tidak akan terjadi jika bentuk bumi tidak berbentuk bulat, bahkan alqur’an menambahkan bahwa bentuk bumi itu bukan berbentuk bulat, tapi bentuknya berbentuk seperti telur, sebagaimana dalam ayat qur’annya والأرض بعد ذلك دحها kalimat دحها adalah sebuah kalimat yang berarti egg atau telur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara sekilas orang-orang percaya bahwa rembulan dapat memancarkan cahayanya sendiri namun sekarang para ilmuwan mengatakan kepada kita bahwa sinar rembulan tidak timbul dari dirinya sendiri, tetapi ia adalah ia berupa pantulan dari sinar matahari. Dan bagaimanapun itu, fakta ilmiah ini telah di gambarkan dalam alqur’an 1400 abad yang lalu. تبارك الذى جعل فى السماء بروجا وجعل فيها سراجا وقمرا منيرا&amp;nbsp; dalam kata وقمرا منيرا kata rembulan di sandarkan kepada kata منيرا&amp;nbsp; yang diterangi bukan menerangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir menurut beliau bagaimanapun alqur’an bukan buku saintis , tetapi alqur’an adalah sebuah buku signs atau tanda-tanda yang senantiasa menganjurkan kepada manusia untuk senantiasa serasi dengan kehidupan di dunia, dan sekaligus alqur’an sebagai sebuah bukti nyata bahwa Allah itu benar-benar ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan beliau, bahwa agama itu masuk akal, terlebih agama islam, semua ajarannya pasti masuk akal, tidak mungkin tidak, dengan keyakinan seperti ini banyak pendapat beliau yang sangat di terima oleh khalayak umum, beliau mengutip statemen alfa Edison, “sains tanpa agama adalah pincang, dan agama tanpa sains adalah buta” sehingga pantas saja dengan keberanian beliau mengungkapkan beberapa kenyataan yang terkadang beliau dengan berani mengatakan salah, ketika hal, atau doktrin itu tidak sesuai dengan kenyataan ilmiah, Dalam terbitan 22 Februari 2009, Indian Express membuat daftar "100 Orang India Terkuat 2009" di antara satu milyar penduduk India, Zakir Naik masuk peringkat 82. Dalam daftar khusus "10 Guru Spiritual Terbaik India", Zakir Naik ada di peringkat 3, setelah Baba Ramdev dan Sri Sri Ravi Shankar, menjadi satu-satunya Muslim di daftar ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-926121680330461002?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/926121680330461002/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=926121680330461002' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/926121680330461002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/926121680330461002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2010/05/profil-zakir-naik.html' title='Profil Zakir Naik'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-8118187599392968328</id><published>2010-03-24T11:10:00.003-07:00</published><updated>2010-03-24T15:36:21.407-07:00</updated><title type='text'>Cinta Menurut Pandangan Islam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Dalam kehidupannya manusia tidak dapat terlepas dari dua sisi, sisi jasmaniyyah dan sisi rohaniyyah, dalam sisi jasmaniyyahnya manusia mempunyai sebuah kecenderungannya untuk berfikir, untuk makan untuk minum, dan untuk tidur, tapi dibalik itu ada dimensi lain yang dimiliki oleh manusia yaitu dimensi perasaan atau sisi rohaniyyah, dimensi perasaan inilah yang banyak mempengaruhi identitasnya sebagai manusia, dan yang membedakannya dari orang lain. Perasaan inilah yang menimbulkan suka senang, benci, bahkan karena saking eratnya manusia akan perasaan ini sampai terbentuk salah yang sering disebut sebagai hari kasih sayang sedunia, yang dirayakan setiap tahun oleh orang-orang sedunia dan juga tidak ada salahnya jika saya sedikit mengupas tentang cinta, lebih khusus lagi cinta dalam perspektif islam atau konsep islam. &lt;/span&gt;&lt;span class="fulpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Dalam karya monumental, ihya ulumuddin Imam Ghazali memaparkan hakikat perasaan cinta dan hubungannya dengan perasaan yang lain, tentang bagaimana hubungannya dengan perasaan yang lain, bagaimana definisi cinta dan macam-macam cinta, dan apa dan bagaimana cinta kepada Allah. Imam ghozali mengawali pembicaraannya dengan sebuah definisi perasaan cinta, macam-macam cinta, dan sebab yang membuat manusia untuk mencintai dalam kehidupan ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Dalam sub bab “bayani hakikatil mahabbah wa asbabuha watahqiqil ma’na mahabbatul ‘abdi lillah, imam ghozali mengatakan bahwa sebuah cinta tidak dapat tumbuh kecuali setelah mengetahui dan benar-benar tahu siapa yang dicintai itu, karena bagaimanapun adalah sebuah kemustahilan jika manusia tiba-tiba mencintai kepada orang yang yang belum pernah di temui sebelumnya kemudian bilang aku cinta padamu. karena cinta menurut beliau adalah min khosoishil mudrik (hanya orang-orang yang tertentu, yang dapat menemukan cinta) lebih jauh lagi beliau mendefinisikan cinta sebuah ungkapan tentang kecenderungan watak seseorang kepada sesuatu yang bisa memancarkan sebuah kelezatan. dan apa bila kemudian kelezatan itu semakin bertambah dan semakin kuat maka itulah yang menurutnya disebut sebagai sebuah kerinduan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Cinta terbagi menjadi beberapa macam, salah satunya yaitu panca indera dimana ia mempunyai rasa cinta dan kenikmatan tersendiri ketika melihat sesuatu yang dianggapnya lezat, seperti mata misalnya, ia akan merasakan kenikmatan ketika melihat sesuatu yang indah, telinga ketika ia mendengarkan suara yang merdu ia akan merasakan kenikmatan tersendiri, begitu pula dengan hidung ia akan merasakan kenikmatan ketika ia mencium bau yang wangi. Dan seterusnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Apabila dalam hal ini cinta dapat terjadi pada hal-hal sifatnya dapat di jangkau oleh panca indera, cinta pula dapat dijangkau dengan akal dan hati, bahkan ia lebih peka jika di bandingkan dengan panca indera yang lainnya, indera perasaan atau dalam hal ini adalah hati lebih peka dari pada indera penglihatan atau mata, itulah sebabnya ada pepatah yang mengatakan lebih baik sakit gigi dari pada sakit hati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Lebih lanjut lagi imam ghozali berpendapat bahwa watak asli manusia itu lebih menyukai dirinya ketimbang orang lain, bahkan mencintai orang lainpun tak jarang hanya karena dirinya sendiri atau kalau bahasa kasarnya “ada maunya”, bagaimanapun cinta pada sesuatu adalah sebuah kewajaran yang di miliki manusia, bahkan ini adalah hal yang sangat wajar di kehidupan manusia, justru adalah sebuah kekurang wajaran jika manusia menutup pintu cinta, lalu mencintai itu di larang, tentu akan timbul sebuah keegoisan di kalangan manusia itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Cinta yang kedua yaitu cinta kepada anak dan istri kepada kawan dan kepada sehabat dekatnya, cinta ini bukanlah sebuah penyempurnaan cinta kepada diri sendiri, bahkan inilah yang disebut oleh imam ghozali dengan hakikat cinta yang sebenarnya, sebuah rasa kecintaan manusia terhadap sesuatu yang di anggap sebagai keindahan yang patut dicintai, bahkan tidak berlebihan jika kita mengatakan bahwa memang cinta dan keindahan itulah unsur yang saling berhubungan erat, karena manusia yang merasakan cinta dalam hatinya pasti ia akan menemukan segala keindahan tertuang di dalamnya, kalau dalam bahasa anak muda sekarang dunia serasa milik kita berdua. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Seperti kata syair “seseorang yang tidak dapat merasakan keindahan maka dia tidak akan ia dapati kehidupan ini sesuatu yang indah. Dengan kata lain, orang yang tidak mempunyai rasa cinta ia akan mendapati sesuatu yang buruk, jelek, benci dan perasaan buruk yang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Setelah kita sepakati bahwa segala sesuatu yang indah itu sesuatu yang dicintai adalah definisi dari cinta itu sendiri, seperti yang telah di paparkan di atas, maka “Ketika kita katakan Allah itu adalah dzat yang indah maka tiada penyangkalan lagi untuk di cintai” Dan kemudian apabila seseorang yang telah berjuang untuk mencari keredlaan Allah kemudian ia temukan sebuah keindahan Allah maka cintalah jawabannya, seperti apa yang telah disinggung dalam hadist Nabi “sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai sesuatu yang indah”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Tentu keindahan yang dimaksudkan disini bukanlah keindahan seperti yang kita anggap selama ini, karena keindahan yang di miliki oleh Allah adalah berbeda dengan keindahan yang kita rasakan di dunia ini, karena Allah yatanazzahu minhu, Terakhir dapat kita simpulkan sebab-sebab manusia mencintai ;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;- Kecintaan manusia karena dirinya sendiri, cinta kepada kesempurnaan dirinya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;- Kecintaan manusia karena seseorang dan sesuatu yang berbaik hati atau berjasa kepada dirinya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;- Kecintaan manusia karena seseorang yang berbaik hati kepada dirinya di hadapan pandangan orang lain, walaupun tidak secara langsung kepada dirinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;- Kecintaan manusia karena sesuatu yang mempunyai unsur keindahan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;- Kecintaan manusia karena sesuatu dan seseorang yang memang ada tali pengikat antara keduanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Imam ghazali menyimpulkan kelima sebab ini tidak kita temui kesempurnaannya kecuali menyandarkan semuanya kepada Allah, karena yang dapat memenuhi dari kelima cinta itu hanyalah Allah. dari sinilah tidak ada yang berhak atas cinta manusia kecuali Allah saja. Dan tidak ada yang patut di cintai kecuali Allah saja, hal ini al qur’an menyebutnya sebagai ciri khas orang mukmin adalah cintanya kepada Allah melebihi cintanya kepada yang lainnya “Dan orang-orang yang beriman lebih cinta kepada Allah” (QS : Albaqoroh:165)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Begitulah ruang lingkup cinta manusia, cinta memang terbagi menjadi bebarapa macam, dan berbeda dalam beberapa aspek dalam setiap lini kehidupan, namun semua itu bemuara hanya kepada satu cinta, cinta kepada Allah, inilah cinta hakiki yang seharusnya mempengaruhi manusia untuk mencintai yang lainnya, dengan kata lain dengan cinta terhadap Allah maka secara otomatis cinta kepada yang lainnya akan ikut dengan sendirinya, mulai dari cinta terhadap manusia, sayang terhadap binatang, ramah terhadap lingkungan sekitar dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Maka dari itu cinta terhadap Allah bukan berarti kita menolak untuk memberikan cinta itu kepada orang atau sesuatu di sekitar kita, justru hal seperti itu malah sesungguhnya tidak termasuk cinta kepada Allah yang sebenarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Satu hal yang pasti bawa cinta kepada Allah bukanlah cinta yang egois, dimana cinta kepada Allah dan mengabaikan cinta kita kepada orang lain, akan tetapi cinta itu saling berbagi, antara pencipta dan yang diciptakan dalam hal ini adalah manusia, seperti dalam firman Allah, “katakanlah hai Muhammad jika kalian mencintai-Ku (Allah) maka ikutilah aku (Nabi Muhammad)” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Sesungguhnya cinta itulah payung dari kehidupan, kehidupan tanpa cinta tak kan pernah ada artinya, saat cinta tersebar dikalangan sesama insan akan menjadikan mereka mau untuk bersedekan, berinfak memberi, menolong, rela berkorban, begitu pula menyebarkan cinta kepada lingkungan sekitar akan timbul kebersihan lingkungan, kenyamanan dan ketentraman yang tentunya merupakan dambaan semua orang, seperti itulah jika cinta kepada Allah di realisasikan, cinta yang dapat menumbuhkan spirit untuk mencintai yang lain sebagaimana mencintai diri kita sendiri, la yu’minu ahadukum hatta yuhibbu li akhihi ma yuhibbu linafsihi. Seperti itulah kiranya cinta kepada Allah. Wallahu A’lam&lt;/span&gt;&lt;span class="fulpost"&gt;&lt;code&gt; &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-8118187599392968328?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/8118187599392968328/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=8118187599392968328' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/8118187599392968328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/8118187599392968328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2010/03/cinta-menurut-pandangan-islam.html' title='Cinta Menurut Pandangan Islam'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-4755665460426585510</id><published>2009-12-06T13:41:00.003-08:00</published><updated>2009-12-06T14:47:35.570-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan'/><title type='text'>Katakan Kita Salafi, Bukan Aku Salafi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejenak browsing di dunia maya, mencari-cari di &lt;a href="http://google.co.id/"&gt;google.co.id&lt;/a&gt; artikel tentang jamaah tabligh, akhirnya ketemu juga, meski tak sepenuhnya puas dengan artikel yang saya baca, tapi setidaknya mampu menjawab pertanyaan saya tentang jamaah yang di dirikan didirikan di negara suku hindia itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada suatu yang aneh saat saya browsing, seketika saya ter-forwarding ke &lt;a href="http://aththaifahalmanshurah.salafy.ws/2009/10/02/pengakuan-seorang-mantan-jamaah-tabligh"&gt;URL&lt;/a&gt;, saya dapati URL itu menganggap apa yang mereka sebut sebagai jamaah tabligh adalah sesat, bid’ah lalu saya baca, kemudian saya berfikir, dimana letak kesalahan jamaah tabligh? Dan kenapa di situs itu cenderung inklusif, dan setiap apa yang tulis musti di anggap sebagai kalam sakral yang musti di terima. Hampir saya tidak percaya dan terkesan lucu saja membaca artikel di situ, hal inilah yang membuat saya ingin mengulas siapakah salafi?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara bahasa kalimat &lt;i&gt;salaf&lt;/i&gt; berasal dari &lt;i&gt;fi’il madli salafa&lt;/i&gt; yang bermakna zaman dahulu, alias periode waktu yang lebih dulu dari pada kita, namun makna ini mengalami pergeseran makna ketika kita berbicara tentang zaman atau kondisi sebaik-baiknya zaman, yang pernah di nash Rasulullah sebagai mercusuar bendera Islam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Benar memang &lt;i&gt;Salaf&lt;/i&gt; atau salafi adalah sebuah periode terbaik yang pernah dimiliki oleh islam, karena hal ini telah di nash oleh Nabi sendiri, “sebaik-baiknya manusia adalah setelahku (Nabi) dan golongan selanjutnya, kemudian selanjutnya lagi” lantas apa yang di maksud dengan salaf? Lantas siapa mereka, apakah mereka hanya segelintir golongan tertentu pada zaman itu, atau mereka adalah kaum muslimin yang hidup pada waktu itu? Menurut jumhur ulama’ mereka adalah orang-orang tertentu yang berbeda tingkatannya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian timbul sebuah pertanyaan, kenapa mereka bisa di kategorikan sebagai &lt;i&gt;marhalah zamaniyyah&lt;/i&gt; terbaik? Tentu karena mereka lebih paham dan tahu tentang ajaran islam yang sebenarnya, karena kedekatan mereka dengan zaman ketika Nabi di utus atau zaman Risalah, yang terdidik langsung oleh &lt;i&gt;madrasah nubuwwah&lt;/i&gt;, yang mana membuat keberagamaan mereka sangat kuat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keistimewaan seperti itulah yang menjadi keharusan bagi kita untuk mengikutinya, seperti sabda Nabi, tentang terpecahnya Bani Israil menjadi 72 dan Umat islam terbagi 73 bagian, semuanya masuk neraka kecuali satu yaitu ma ana ‘alaihi wa ashhabi (golongan yang saya dan sahabat saya ada pada padanya) lalu bagaimana kita mengikuti mereka? Apa kita mengikuti dengan serta merta apa yang dilakukannya secara persis, mulai dari cara makan, minum, berpakaian, bermualah, dsb tentu jawabannya tidak, tetapi kita mengikuti apa yang kita sebut sebagai manhaj atau sebuah kaidah karena bagaimanapun mengikuti mereka bukan karena mereka sebagai orang dahulu, tapi karena kepandaian mereka dalam menafsiri agama islam yang masih hangat, langsung dari Nabi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jelas sekali salah ketika kalimat salaf perspektif &lt;i&gt;al ‘shur tsalatsah&lt;/i&gt; (tiga periode setelah Nabi) di artikan sebagai golongan tertentu yang mempunyai kriteria khusus yang terkesan berbeda dengan umat muslim pada umumnya, sampai akhlak yang mereka miliki berbeda dengan umat islam kebanyakan, lantas kita bertanya, bagaimana kita mengikuti mereka para tiga golongan itu?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengikuti manhaj yang dilakukan oleh mereka, itulah jawabannya. dalam hal ini kita sebagai umat islam tentu sepakat dalam penerapannya, karena umat islam dari zaman Nabi sampai zaman kita ini semuanya mengikuti manhaj yang satu yaitu alqur’an dan alhadist yang telah di gariskan oleh para ulama hingga sampai zaman kita sekarang, lantas kenapa ada perbedaan antara yang salafi dengan yang non salafi (dalam kontek kini)?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kaum muslimin semuanya berpegang pada dalil alqur’an dan al hadist, yang di ambil dengan menggunakan ilmu alat seperti nahwu, shorof, balaghoh, dan yang terutama yaitu ushul fiqih, bahkan usul fiqih itu sendiri mengalami perkembangan sesuai dengan zaman misalnya tentang konsep masholihul mursalah antara imam syafii dengan imam Malik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak sedikit pendapat salafi yang masuk dalam kategori ijtihadiyah, seperti tentang dzikir berjamaah, tentang tawassul, tentang mengangkat tangan saat berdoa, menyebut kalimat Allah saja saat berdzikir, tapi oleh mereka orang-orang yang berbeda di anggap sebagai bid’ah, atau bahkan sebagian lagi ada yang dianggap kafir. na’udzu billah min dzalik, madzhab seperti apa ini, dalam konteks i&lt;i&gt;jtihadiyyah koq&lt;/i&gt; masih menganggap sebagai Tuhan yang berhak menvonis pendapat orang lain sebagai sesuatu yang pantas di anggap salah, bahkan Nabi sendiri menjamin pendapatnya orang mujtahid yang salah &lt;i&gt;ahobahu ajrun&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mungkin perbedaan yang sangat mencolok sekali ketika kita melihat penafsiran tentang ayat-ayat mutasyabihat, kaum salafi cenderung menafsirinya dengan harfiahnya saja tanpa berani menta’wil atau menafsirinya, saya katakan dalam hal ini juga masih dalam kontek ijtihadiyyah, karena bagaimanapun kalau kita kaitkan dengan zaman dahulu, zaman Nabi dan setelah-setelahnya itu, belum adanya futuhatul islam atau perluasan Negara islam dan masih sedikit musuh-musuh islam yang senantiasa menyerang islam baik itu dari sumber-sumbernya maupun dari individu, termasuk yang asyik menjadi obyek penyerangan yaitu sifat mutasyabihat ini, lantas apakah kita sebagai umat islam diam saja? Tentu tidak, kita pasti akan tetap memperjuangkan agama kita, saya katakan hal itu masih bisa di terima asal masih dalam koridor t&lt;i&gt;anzihul ilah ‘amma la la yaliqu bih&lt;/i&gt; (menghilangkan sifat yang tidak layak bagi Allah)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi kesimpulan yang dapat saya ambil adalah, selama kita masih dalam ranah atau konteks &lt;i&gt;furu’iyyah&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;ijtihadiyyah&lt;/i&gt; kita harus bisa bertenggang rasa satu antar yang lain, saling berpegang tangan dalam ranah ushul pokok yang telah di sepakati dan tentu tidak dengan serta merta memaksakan pendapat yang bersifat ijtihadiyyah, semuanya ada yang benar dan ada yang salah, selama mereka ada landasan yang di jadikan pijakan yang sesuai dengan Al qur’an dan Al hadist, dan pokok yang telah disepakati, semua salafi, bukan akulah salafi. &lt;i&gt;Wallahu a’lam&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-4755665460426585510?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/4755665460426585510/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=4755665460426585510' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/4755665460426585510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/4755665460426585510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/12/katakan-kita-salafi-bukan-aku-salafi.html' title='Katakan Kita Salafi, Bukan Aku Salafi'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-8630852277433600583</id><published>2009-11-30T10:32:00.000-08:00</published><updated>2009-12-03T13:55:59.876-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan'/><title type='text'>Dari Kuliah Menuju Ibadah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah ilustrasi dari Hadist Nabi mengatakan keutamaan ahli ilmu dan ahli ibadah seperti keutamaan bulan atas bintang-bintang, hadits ini tentunya memiliki berbagai macam interpretasi yang bermacam tergantung dari mana kita mengambil dan menguraikannya. Karena setiap teks-teks keagamaan pasti di pengaruhi oleh kondisi sosio kultural yang mempengaruhinya, oleh karena itu ketika kita berbicara tentang teks pasti kita akan berbicara tentang asbabun nuzul dan asbabul wurud al hadist.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Secara eksplisit hadist ini menggambarkan keutamaan orang berilmu dari pada orang yang ahli ibadah, bagaikan terangnya rembulan dari pada bintang-bintang yang bercahaya di atas langit, hal ini memang bisa di terima akal sehat tanpa butuh pemikiran yang lama, bagaimana pun orang yang berilmu itu lebih di paham syarat dan rukun ibadah dari pada orang yang beribadah hanya asal saja, tanpa mengetahui ilmu ibadah itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dalam hadist ini merupakan anjuran dari agama kita untuk selalu mengasah keintelektualan kita, dan menjauhi dari pada taqlid atau membebek pendapat orang lain tanpa di mengetahui sumber-sumbernya. Begitula, Jauh-jauh hari islam telah menganjurkan kepada pemeluknya untuk mendalami pengetahuan apapun itu bentuknya, seperti halnya dalam hadist Man salaka thoriqon, yaltamisu fihi ilmman sahhala Allahu lahu thoriqon ilal jannah. Artinya barang siapa berjalan dengan tujuan untuk mencari ilmu maka Allah akan memudahkannya jalan menuju surga, Sengaja Nabi menggunakan lafadz nakiroh dalam kata ‘ilm yang kalau dalam ilmu ushul fiqhnya berfaidah litta’mim atu menunjukkan generalitas, dalam artian seluruh disiplin ilmu bukan hanya ilmu keagamaan saja, karena Nabi sudah mengetahui kalau ilmu itu sifatnya berkembang dan akan terus berkembang seiring perkembangan hidup manusia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Kembali kepada dimensi ruang dan waktu, ruang dalam artian dunia saat ini, kondisi zaman saat ini tentu tidak sama seperti ketika Nabi mensabdakan sabda-sabdanya pada kurun ratusan tahun yang lalu, dewasa ini kondisi social jauh lebih kompleks dan masih sangat jauh dari harapan ketika mensoal kedewasaan intelektual dan sosial, sementara ilmu yang ada di zaman Nabi juga masih sedikit, belum ada ilmu teknologi, ilmu geologi, biologi, ilmu antariksa, psikologi, antropologi dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Pada zaman Nabi pun tidak kita dapati sebuah universitas yang mengajarkan berbagai macam disiplin ilmu pengetahuan berbagai macam kajian berbagai macam diskusi dan yang lainnya, yang kita dapati pada zaman nabi adalah para sahabat dididik langsung oleh Nabi (atau sering di sebut sebagai madrasah an-nubuwwah) sedangkan bagi mereka yang masih kebingungan dengan apa yang mereka pikirkan tentang islam mereka bertanya langsung kepada Nabi atau kepada istri-istri Nabi jika masalah itu berkaitan dengan masalah kewanitaan. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu disini saya ingin mengatakan kepada kawan-kawan semua, tidak ada yang rugi jika kita mempelajari satu disiplin ilmu dengan detail dan kita menjadi ahlinya, yang mana ketika kita niatkan hal itu demi kelancaran hidup ini dan dalam rangka memuliakan islam, kemudian demi eksistensi dan kualitas keilmuan itu kita lakukan berbagai macam usaha lewat berbagai macam penelitian, kajian, diskusi, dan berbagai macam tugas kuliah yang semakin hari semakin menumpuk.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Satu hal yang tidak terfikirkan oleh para mahasiswa adalah ketika dirinya berkecimpung dalam kajian, ketika ia menjalankan tugas tugas kuliah lainnya, atau bahkan ketika ia menulis skripsi, atau bahkan ketika ia menceburkan dirinya dalam fakultas umum, kebanyakan dari mereka menganggap apa yang di lakukannya itu adalah untuk keduniaannya saja dan tiada artinya jika di hadapkan kehidupan akhirat, pada hal lebih dari itu apa sebenarnya jika kita melihat dari hadist di atas, kita dapati Nabi mengkategorikan semua orang yang melakukan perbuatan dalam rangka menuntut ilmu semua akan di mudahkan oleh Allah jalan menuju surge.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dari paparan Saya diatas dapat di simpulkan bahwa apapun kegiatan yang kita lakukan saat ini (dalam rangka salaka thoriqon ila ‘ilmi) adalah bentuk ibadah yang mana Allah pasti akan membalasnya dengan pahala yang setimpal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Kita tentu tidak dapat mengetahui seberapa besar pahala yang di berikan Allah kepada kita, hemat saya, melakukan sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar adalah sebuah bentuk konstribusi kita kepada umat islam saat ini, karena kita adalah armada masa depan yang akan membawa perahu islam ini menuju pada komunitas yang di harapkan oleh islam itu sendiri, maka dari itu kalau umat ini sedang membutuhkan seorang fisikiawan untuk mendeteksi pergerakan lempeng bumi yang akan menyebabkan terjadinya gempa, hal itu pun dapat di golongkan menjadi kategori konstribusi kita pada agama ini, dan upaya untuk menuju kapada tujuan itu juga termasuk ibadah, seperti kaidah ushuliyyah ma la yutimmul wajib illa bihi fahuwa wajib&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Bahkan lebih dari itu, para ulama klasik dan modern pun banyak yang mengatakan bahwa apa yang menjadi kebutuhan kita untuk melangsungkan hidup ini berkecimpung di dalamnya hukumnya adalah fardlu kifayah. Man salaka thoriqon, yaltamisu fihi ilmman sahhala Allahu lahu thoriqon ilal jannah. Sengaja Nabi menggunakan lafadz nakiroh yang kalau dalam ilmu ushul fiqhnya berfaidah lita’mim atau menunjukkan keumuman, tapi hal di atas bukan berarti kita seenaknya sendiri tanpa memperhatikan sikap sebagai muslim yang lain, itulah kenapa alqur’an mensyaratkan innama yakhsya Allaha min ‘ibadihi al ulama’u artinya takutlah hamba-hamba Allah itu kepada-Nya karena ilmu yang telah di milikinya, jadi syarat utama supaya tholabul ‘ilmi kita bermakna di sisi-Nya adalah meniatkan diri karena-Nya, dan dengan ilmu yang dimilikinya itu semakin menambah rasa ketakwaan pada-Nya. &lt;i&gt;Wallahu a’lam bisshowab&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-8630852277433600583?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/8630852277433600583/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=8630852277433600583' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/8630852277433600583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/8630852277433600583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/11/kuliahpun-juga-ibadah.html' title='Dari Kuliah Menuju Ibadah'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-5306645168975228359</id><published>2009-11-30T10:30:00.000-08:00</published><updated>2009-12-03T14:24:50.624-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan'/><title type='text'>Ramdhan, bulan pengkaderan moral</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Sebelum di bentuknya tahun hijriyyah, konon salah satu metode yang di pakai umat Islam Arab dalam menentukan nama bulan dan tahun adalah dengan menjadikan setiap peristiwa sebagai nama dari kejadian itu sendiri, seperti kelahiran Nabi Muhammad, para suku Arab menjadikan tahun Fiil (Gajah) sebagai tahun kelahiran beliau. Begitu pula dengan Ramadhan, berasal dari kata Ramadla Al har berarti panas yang terik, dinamakan Ramadhan karena kewajiban puasa kerap kali bertepatan dengan panas yang sangat terik. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Menurut pandangan umat Islam sendiri ibadah puasa mempunyai posisi yang sangat penting, karena ibadah ini mempunyai pengaruh dalam kaitannya mendidik jasmani dan rohani serta mempererat tali hubungan dengan Tuhannya. Arti penting ini terlihat dari sabda Nabi Muhammad dalam salah satu hadis shahih-nya bahwa ”setiap bani adam dia sendiri yang melipat gandakan pahalanya dari sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa, karena puasa adalah milik-Ku dan Akulah yang memberikan pahala”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Hal ini karena puasa secara kasat mata sulit untuk dapat di barengi dengan rasa riya’ sebagaimana ibadah yang lain, karena betapa tersembuyinya ibadah puasa itu sendiri, yang mana orang lain tidak akan tahu kalau kita sedang berpuasa atau tidak di siang hari bulan Ramadhan, puasa itu yang tahu hanyalah Allah, sampai Allah pun mendeklarasikan bahwa hanya Dirinyalah yang akan menilai puasa orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dalam perspektif Islam, ibadah ukhrowi itu harus di barengi dengan sebuah tindakan dalam kaitannya memakmurkan bumi ini, karena inilah inti dari tugas manusia di ciptakan di muka bumi ini. Islam ketika mewajibkan hambanya beribadah untuk akhiratnya, pasti mewajibkan sebuah efek kebajikan yang di manifestasikan dalam wujud tindakan riil di dunianya, dari sinilah siapa saja yang hanya bermalasan tanpa melakukan tindakan apapun dengan alasan dia sedang berpuasa, ia belum bisa di katakan gugur dari melakukan ibadah puasa secara benar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Puasa dapat kita analogikan sebagai sebuah obat yang di wajibkan oleh Allah kepada setiap pribadi muslim dalam kaitannya membentuk insan yang benar-benar bermoral, karena seperti kita ketahui ketika Allah mewajibkan berpuasa, Dia juga tidak membolehkan kepada manusia untuk menggunjing saudara muslim yang lainnya, menyakiti hati saudaranya, berbohong pada perkataannya dan akhlak buruk lain sebagainya, karena puasa bukanlah sebatas menjadikan perut lapar dan haus semata, melainkan melaparkan perut dari mulut yang kotor, dari mata yang suka bermaksiat, dari telinga, hati, tangan dan juga kaki yang melakukan perbuatan buruk yang tidak di ridhoi oleh Islam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Islam memandang puasa seseorang itu sia-sia, jika dalam kesehariannya orang itu senantiasa tidak menantaati adab-adab orang berpuasa, bahkan puasa itu tidak di terima menurut pandangan syari’at, jika ia sengaja meninggalkan syarat sah puasa itu sendiri, puasa seperti inilah yang hanya berkutat pada lapar dan haus, sementara menurut pandangan syari’at puasanya mendapatkan nilai nol, kondisi seperti inilah yang pernah di singgung Rasulullah SAW bahwa “banyak dari orang yang berpuasa yang tiada ia dapati dari puasanya itu kecuali hanya rasa lapar dan haus”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dalam bulan puasa inilah kita sebagai umat muslim senantiasa di tuntut untuk menjadi insan yang benar-benar ideal, untuk itu kita tidak boleh melakukan bersetubuh di siang hari, tidak melakukan sesuatu yang fasiq, tidak berbohong, tidak menggunjing dan tidak bermalas-masalasan, namun sayangnya realita yang di hadapi umat Islam sekarang berbeda jauh dengan apa yang ada pada zaman kenabian dahulu, banyak dari umat Islam menyeleweng dari maqoshid (tujuan) dari di syariatkan puasa itu sendiri, banyak yang hanya mengikuti trend-trend yang di miliki masing-masing, sehingga puasa yang seharusnya bermakna pengkaderan moral umat Islam berubah menjadi pengkaderan trend itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Saat ini kewajiban yang musti kita benahi bersama adalah mengembalikan semangat Ramadhan dalam nafas keseharian kita dengan berupaya melakukan segala apa yang di perintahkan oleh Islam serta menghindari apa yang telah di larang oleh syariat Islam itu sendiri, dengan demikian di harapkan timbul perencanaan yang matang dalam menghadapi hari-hari bulan Ramadhan ke depan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Begitulah Ramadhan, ketika kita mampu menghidupkan Ramadhan sesuai dengan semangat yang di atur oleh Islam, tersebarlah benih-benih kedermawanan, hilanglah rasa saling membenci satu sama lain, timbulnya semangat saling mencintai sesama saudara muslim, serta akan timbulnya kedamaian sosial yang sejalan dengan semangat Islam sebagai Rohmatan lil ‘alamin, pembawa kasih sayang kepada seluruh alam semesta Wallahu A’lam&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-5306645168975228359?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/5306645168975228359/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=5306645168975228359' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5306645168975228359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5306645168975228359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/11/ramdhan-bulan-pengkaderan-moral.html' title='Ramdhan, bulan pengkaderan moral'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-4020661369676849228</id><published>2009-11-30T10:24:00.001-08:00</published><updated>2009-12-03T23:17:16.035-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan'/><title type='text'>2012, Kiamat Sudah dekat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa yang ada di fikiran anda, ketika anda percaya pada film produksi Sony Pictures yang berjudul 2012, sebuah film yang menggambarkan seolah-olah hari kiamat tiba dan hal itu pasti akan terjadi pada 21 desember 2012, bisa jadi kita akan merasa ketakutan setelah percaya bahwa memang hari itu dunia akan berakhir, mulanya penulis juga mempercayai dan membenarkan isu itu dari salah seorang kawan karena data-data empiris yang bisa di terima dengan akal sehat, lantas apakah kita cuma diam tanpa tahu dari mana isu itu berasal dan bagaimana tahun 2012 bisa di sebut sebagai tahun yang menakutkan? Berikut ulasan tentang kiamat 2012.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berita tentang kiamat ini memang simpang siur, ada yang mengatakan kiamat ini terjadi akibat benturan bumi dengan benda luar angkasa yang bernama planet Nibiru, dan jauh sebelum itu terjadi Sebelumnya juga ada kurang lebih 10 buku yang mengulas tentang hari kiamat akan datang pada tahun 2012 di amazon.com dan beberapa film dokumenter lainnya. Salah satu yang mengulas tentang Hari Kiamat 2012 adalah karya Lawrence E. Joseph penulis berdarah Lebanon yang menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi Aerospace Consulting Corporation di New Mexico yang berjudul Apocalypse “2012 : A Scientific Invertigation into Civilization’s End ”. Buku yang diterbitkan tahun 2007 dan juga telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul “Hari Kiamat 20012 : Investigasi Akhir Zaman“ itu, memaparkan bahwa tahun 2012 itu akan terjadi bencana, Bencana itu antara lain: siklus aktivitas matahari yang memuncak di tahun 2012 yang menyebabkan panas yang luar biasa di bumi, terlebih atmosfer kita sudah mengalami penipisan dan bolong di beberapa bagian sehingga selain memanaskan bumi dengan radikal juga melelehkan es di kutub dan juga menimbulkan badai serta topan yang dahsyat. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lawrence E.Joseph juga menakut-nakuti dengan data yang kontroversional seperti retaknya medan magnet yang melindungi bumi dari radiasi berbahaya dan rekahan itu akan terjadi akan di atas lautan antara Brazil dan Afrika Selatan yang terbentang sepanjang 160 ribu kilometer yang dikenal sebagai anomali Atlantik Selatan. Ulasan lainnya tentang Supervolcano Yellowstone gunung maha besar di Amerika Serikat dan di perkitakan meletus setiap 600 ribu – 700 ribu tahun, yang menurutnya hal itu akan terjadi tidak lama lagi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak Cuma Lawrence saja Para ahli geofisika Rusia berpendapat bahwa ketika bumi akan memasuki awan energi tersebut di tahun 2012 hingga 2020 dan akan menimbulkan bencana besar yang belum pernah ada sebelumnya. Fisikawan UC Berkeley menyatakan dinosaurus serta spesies lainnya telah punah akibat tumbukan asteroid raksasa 65 juta tahun silam. Menurut siklus yang diperhitungkan secara ilmiah, seharusnya hal itu sudah terjadi lagi di saat-saat sekarang. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun seperti yang di kutip Republika.co.id menurut Badan Luar Angkasa AS, NASA, teori bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012 itu sangat tidak berdasar. NASA dengan gencar melakukan kampanye kecil-kecilan untuk menangkal rumor yang sudah cukup lama beredar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rumor yang beredar melalui internet menyebutkan bahwa planet misterius ini ditemukan oleh Bangsa Sumeria. Pendapat yang kemudian didukung oleh serentetan ilmuwan palsu dan paranormal. Beberapa situs bahkan menuduh NASA berusaha menutup-nutupi keberadaan planet misterius yang mengancam bumi, namun pihak NASA menegaskan bahwa rumor yang beredar itu hanyalah bualan belaka. "Tidak ada dasar fakta yang jelas bahwa ada planet misterius yang mengancam bumi," demikian pernyataan NASA.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Jika memang benar akan terjadi tubrukan, para astronom paling tidak bisa melihatnya sejak satu dasawarsa lalu. Dan jika memang ada planet yang bergerak mendekat ke bumi, hal itu bahkan bisa dilihat dengan mata telanjang. "Jelas hal semacam itu tidak sedang terjadi. NASA mengklaim para ilmuwan di seluruh dunia yang meneliti angkasa luar tidak melihat adanya ancaman yang besar yang akan terjadi pada bumi pada 2012. Planet bumi alias planet biru yang dihuni manusia ini telah bertahan selama lebih dari 4 miliar tahun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menariknya lagi, bukan hanya ramalan suku bangsa Maya saja tetapi juga suku Hopi, Mesir Kuno, dan beberapa suku kuno lainnya jika tahun 2012 merupakan akhir sekaligus awal zaman baru. Bagaikan kelahiran seorang anak manusia, maka kelahiran zaman baru ini akan dipenuhi dengan darah. Suku Maya merupakan salah satu suku kuno di dunia ini yang dikenal sebagai suku yang sangat detil memperhatikan dan menghitung bintang-bintang dan benda langit lainnya. Di dalam kitab kuno dari Cina, I Ching, juga menyatakan hal yang sama akan terjadi bencana besar di tahun 2012. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang tokoh spiritual Yahudi dunia bernama Titzchak Qadduri jauh-jauh hari sudah menyerukan kaum Yahudi agar sesegera mungkin meninggalkan daratan Amerika Serikat karena menurut perhitungannya, sebuah komet atau asteroid raksasa tengah meluncur di alam semesta dan mengarah serta akan menumbuk menuju daratan Amerika. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semua itu merupakan teori dan ramalan oleh para pakar di bidangnya masing-masing, yang masih belum pasti kebenarannya. Menurut Islam, kiamat adalah hal yang tidak bisa dihindarkan. Hanya saja, kita tidak akan pernah tahu kapan pastinya akan terjadi. Bisa dua jam lagi, bisa besok, atau entah kapan. Karena Umat Islam adalah umat akhir zaman, dan lebih baik kita jadikan saja isu ini sebagai wahana instropeksi dan untuk menyadarkan bahwa hidup di dunia ini tidak untuk selamanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-4020661369676849228?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/4020661369676849228/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=4020661369676849228' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/4020661369676849228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/4020661369676849228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/11/2012-kiamat-sudah-dekat.html' title='2012, Kiamat Sudah dekat'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-432248442400835581</id><published>2009-09-12T13:02:00.001-07:00</published><updated>2009-09-12T13:02:56.346-07:00</updated><title type='text'>Ramdhan, bulan pengkaderan moral</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-432248442400835581?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/432248442400835581/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=432248442400835581' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/432248442400835581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/432248442400835581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/09/ramdhan-bulan-pengkaderan-moral.html' title='Ramdhan, bulan pengkaderan moral'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-4050747236494988268</id><published>2009-08-29T01:45:00.001-07:00</published><updated>2009-12-03T23:30:54.040-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan'/><title type='text'>Pentingnya Kata Najis</title><content type='html'>Salah satu keunikan agama Islam yang tidak di miliki agama lain adalah agama yang sangat menganjurkan kata “suci atau bersih” dalam segalah hal, bersih jasmani, bersih lingkungan, bersih rohani, bahkan karena sangat masyhurnya hal ini sampai salah satu ungkapan “kebersihan adalah sebagian dari iman” menjadi slogan umat islam dalam kehidupan sehari-hari. &lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Kebalikan kata suci atau bersih adalah “najis” atau kotor, dua kata yang serasi seperti kata baik dan buruk. Sebagiamana keduanya baik dan buruk, manusia juga ada yang suka menjauhi kotor, namun di lain sisi tidak suka dengan kebersihan, begitu pula sebaliknya, karena itulah syari’at datang dengan memberikan aturan yang lengkap dan batas-batasan yang masuk akal, memerintahkan hal di anggap itu bersih dan melarang hal yang di anggap itu kotor atau najis.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dalam pandangan seorang muslim, kemuliaan seseorang adalah menurut pandangan sang Pencipta bukan menurut pandangan manusia belaka, dari sini islam mensyaratkan bersih dari najis ketika dalam momen sedang menghadap Tuhannya, misalnya ketika sedang mengerjakan shalat dan momen yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Sayangnya banyak dari kita tidak mengetahui tentang hukum dan aturan dari najis itu sendiri, banyak dari kita tidak tahu bagaimana membersihkan baju yang kena kotoran hewan, bagaimana mensucikan ketika baju itu terkena jilatan anjing, dan banyak lagi aturan yang di tetapkan oleh islam yang tidak banyak di ketahui oleh kita. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Lantas, bagaimana jika kita tidak mengetahui tentang hal itu, sementara jauh-jauh hari Rasulullah pernah bersabda “Allah tidak menerima shalat yang di lakukan tanpa bersuci (HR Muslim) kata suci yang oleh para fuqoha di maknai sebagai suci dari hadas dan suci dari najis. Tentu kalau syarat sahnya shalat saja tidak terpenuhi, shalatnya pun juga tidak akan sah. Wallahu A’lam&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-4050747236494988268?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/4050747236494988268/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=4050747236494988268' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/4050747236494988268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/4050747236494988268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/08/pentingnya-kata-najis.html' title='Pentingnya Kata Najis'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-2150198178165646204</id><published>2009-08-29T01:34:00.000-07:00</published><updated>2009-12-03T23:19:38.695-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Masjd, Sebuah Tempat Yang Patut Disayangkan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cuaca di kairo memang susah untuk di ajak kompromi, setelah cuaca yang nampak kegelap-gelapan alias musim semi sudah mulai berlalu, kini berubahlah menjadi panas, iya panas yang sangat berbeda sekali dengan cuaca yang terjadi di Indonesia, hal ini wajar saja karena mesir terletak jauh dari garis katulistiwa yang menyebabkan pemantulan cahaya matahari sangatlah dekat, yang tentunya berbeda dengan Negara Indonesia yang terletak satu garis sejajar dengan katulistiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cuaca ini biasanya paling tidak di sukai dari pada cuaca dingin, karena cuaca panas ini selain membuat orang merasa malas untuk keluar rumah juga karena pantulan panas yang di timbulkan secara langsung sangatlah buruk, seperti kulit menjadi hitam dan lusuh, hal ini tentu yang paling banyak di alami kami yang dari asia, yang notabene berkulit agak kecoklat-coklatan, selain itu cuaca ini juga membutuhkan banyak pengeluaran karena saking panasnya, kita sering membeli haga saah atau minuman dingin, dan hal itu hampir dapat di pastikan oleh semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Iya, sebotol air sangatlah berharga saat musim panas, penjual minuman dingin juga laris manis habis jualannya, siang itu saya nyaris bisa pingsan karena kepanasan, jalan sejauh kurang lebih satu kilo meter, tanpa topi dan tanpa membawa sebotol cairan untuk di jadikan sebagai persediaan minum, ketika itu yang ada di pikiran saya masjid dan masjid, tak tahu kenapa ketika saya mendengarkan masjid saya merasa ada suatu ketentraman di sana, karena selain disana saya dapat minum air dingin gratis, disana saya juga melihat dan mengikuti pengajian secara langsung, atau bahkan saya juga sering mendapatkan bantuan sembako atau uang dari sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seperti di masjid al-Azhar misalnya, ketika saya berada di sana, saya banyak menjumpai mahasiswa Al-Azhar belajar, murojaah kitab, di barisan mimbar saya dapat mendengarkan ceramah-ceramah yang di sampaikan oleh para dosen universitas al-Azhar, sementara ketika saya memasuki ruangan ta’mir masjid saya dapat meghafalkan alqur’an dengan sanad yang tidak diragukan lagi terlebih tanpa di pungut biaya sepeserpun, tak hanya itu didalam masjid ada juga perpustakaan dengan bermacam-macam kitab turots, dan ada juga semacam lembaga yang didirikan oleh masjid yang bertugas menerbitkan buku-buku literature keIslaman berbahasa inggris yang dapat di bagikan secara gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Miniartur seperti inilah yang selalu saya jumpai di bumi kairo ini, masjid sebagai suatu yang keberadaannya selalu menentramkan setiap jiwa yang sedang haus akan ilmu pengetahuan, dan juga haus ingin menyiram tenggorokan yang sedang kering menghadapi teriknya panas, selalu terbuka setiap waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya merasa di paksa kembali mengingatkan apa yang terjadi pada banyak masjid di Indonesia, khususnya masjid di desa saya, masjid yang sepi, tiap kali saya hadir disana yang ada hanyalah kunci masjid yang di bawa oleh ta’mir masjid, masjid seakan hanya di jadikan sebagai tempat untuk ritual sholat lima waktu saja, setelah itu fungsinya akan kembali seperti biasa, sebuah bangunan yang hanya berlantai keramik, dengan kubah yang besar, bahkan ada sebagian umat Islam yang malas sekali ke masjid, sungguh ironis memang, peran masjid yang semakin di persempit, saya mungkin dapat menerka barang kali dua puluh tahun kemudian apa yang di sebut dengan sebutan masjid akan identik hanya sebagai ruang untuk mengerjakan sholat maghrib dan isya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meski antara Indonesia dan Mesir memang terdapat beribu-ribu perbedaan, kalau di Mesir di dalam masjid terdapat alat pendingin air, di Mesir terdapat ceramah para dosen Al-Azhar, dan di Indonesia tak banyak kita jumpai hal seperti itu, bukan berarti perbedaan itu lantas kita sikapi dengan sikap apatis terhadap masjid itu sendiri, bukankah masjid adalah milik seluruh umat muslim dan bukan milik ta’mir masjid saja?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-2150198178165646204?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/2150198178165646204/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=2150198178165646204' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/2150198178165646204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/2150198178165646204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/08/masjdi-sebuah-tempat-yang-patut.html' title='Masjd, Sebuah Tempat Yang Patut Disayangkan'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-7817055544781344961</id><published>2009-07-08T09:12:00.001-07:00</published><updated>2009-12-03T23:40:52.217-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='AsalNulis'/><title type='text'>Suwal Bolong</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;meta content="text/nt-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Whtml; charset=utf-8" http-equiv="Conteord.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cjolodonk%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cjolodonk%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cjolodonk%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:Arial;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:Arial;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/SlTFRjRLi2I/AAAAAAAAAIg/RwwSe0Cr7yQ/s1600-h/celana_bolong.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/SlTFRjRLi2I/AAAAAAAAAIg/RwwSe0Cr7yQ/s320/celana_bolong.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Aduh Suwalku bolong &lt;i&gt;eh salah&lt;/i&gt;, celanaku berlubang coba lah katakan pada saya apa yang musti saya lakukan!! mo beli nggak punya uang, mo minta uang minta sama siapa? &lt;i&gt;minhah&lt;/i&gt; juga pas-pasan, jalan satu-satunya ya kalau nggak di jahit ya harus di tambal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Hal sepele seperti itu mungkin sangat biasa dalam kehidupan kita, apa lagi kita yang hidup di Negara dimana betapa sulitnya mencari suwal yang modis seperti selera kita orang Indonesia yang notabene semuanya pengen serba modis. Ditambah lagi hidup di negeri dengan biaya operasional kehidupan yang sangat pas-pasan, meski terkadang sebagian orang hidup berkecukupan dari hasil &lt;i&gt;sogok&lt;/i&gt; ATM kiriman orang tua, tapi saya yakin kebanyakan dari kita termasuk dalam kategori yang pertama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Bagi saya sendiri suwal bolong mungkin bisa dikatakan sebagai hal yang biasa, mempunyai suwal bolong bukan berarti kehilangan celana secara keseluruhan, tetapi kita cuma kehilangan satu celah saja yang menutupi badan kita yang membutuhkan sedikit pengorbanan untuk menambalnya dengan warna yang sama. Bahkan lebih dari itu bagi saya hidup itu memang perlu berkaca pada suwal bolong, iya suwal bolong, atau celana yang berlubang, pasalnya dengan suwal bolonglah kita akan mampu berkata, &lt;i&gt;oh&lt;/i&gt; ternyata di kehidupan ini memang penuh dengan hal yang mirip dengan suwal bolong.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Dalam berinteraksi dengan orang lain kita dapat menganalogikan suwal bolong sebagai keburukan yang di miliki seseorang, dari sini kita dapat mengatakan bahwa suwal bolong itu pasti ada pada setiap individu yang bersuwal, setelah kita tahu bahwa semua orang pasti mempunyai suwal yang bolong apa yang musti kita lakukan, kita pun mungkin bisa menjawab, iya dengan membeli suwal yang baru lagi &lt;i&gt;dong!!&lt;/i&gt; tapi jika kita tidak mempunyai dana yang cukup, tentu kita akan menambalnya dengan kain, begitu pula dengan manusia, dengan keburukan yang dimilikinya ia di tuntut untuk bisa menambal keburukan itu, saya dan juga kawan-kawan pasti tentunya sudah tahu apa yang menjadi keburukan masing, semisal saja saya, orangnya tak mahir dalam dunia komunikasi, tak punya bakat menjadi pembicara handal, itulah keburukan saya, lantas apakah dengan suwal yang bolong ini saya akan tetap memperlihatkan keburukan saya? Tentu saja saya merasa malu dengan keburukan itu, tapi saya akan tetap berusaha untuk menutupi keburukan saya ini dengan tetap berusaha menjadi orang yang berorientasi bukan pada dunia komunikasi, seperti menulis misalnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Memang sih suwal bolong itu tak semua orang mau memakai, tapi tak satupun orang berani menyangkal kalau dalam dinamika kehidupannya ia pasti mempunyai suwal bolong, tergantung pada diri masing-masing apakah ia mau sabar memelihara suwal bolongnya atau apakah dengan suwal bolongnya itu ia jadikan sebagai tumpuan untuk mencari hal yang bisa buat ia enjoy, atau dengan bersabar ia menanti perubahan dari suwal bolong itu kepada suwal yang baru, itupun kalau dirinya mampu membeli suwal yang baru, kalau tidak tentu ia akan berusaha memakainya dengan cara menjahit, menambal, baru setelah itu ia memakainya dengan nyaman, dan aman. Tapi meski suwal itu kita tambal atau kita jahit eksistensinya juga tetap sama, Suwal Yang Bolong, antara suwal bolong dan suwal tak bolong pun tak ada bedanya kecuali hanya sebuah sebutan saja, tapi satu hal yang pasti memang dalam kehidupan kenyataannya harus ada yang bolong dan yang tak bolong.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-7817055544781344961?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/7817055544781344961/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=7817055544781344961' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/7817055544781344961'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/7817055544781344961'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/07/sual-bolong.html' title='Suwal Bolong'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/SlTFRjRLi2I/AAAAAAAAAIg/RwwSe0Cr7yQ/s72-c/celana_bolong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-1608176587419974557</id><published>2009-07-07T03:39:00.000-07:00</published><updated>2009-07-08T09:20:55.212-07:00</updated><title type='text'>Abu Bakar isme Capres-Cawapres</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/SlMnRUcfniI/AAAAAAAAAIY/SO71FrT23Tc/s1600-h/capres-cawapres.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/SlMnRUcfniI/AAAAAAAAAIY/SO71FrT23Tc/s320/capres-cawapres.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cjolodonk%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cjolodonk%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cjolodonk%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:Arial;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:Arial;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;&amp;nbsp;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cjolodonk%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cjolodonk%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cjolodonk%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:Arial;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:Arial;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ketika Nabi wafat, tampuk kepemimpinan tanah arab pun kosong, dalam kekosongan itu akhirnya terpilihlah Abu Bakar Assidiq sebagai hasil dari sidang tokoh pemuka islam di &lt;i&gt;tsaqifah Bani Saidah&lt;/i&gt;, setelah Abu Bakar menjadi khalifah ada hal yang menarik saat khutbah pertamanya :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;“Kalau saya taat kepada Allah, bantulah saya, tapi jika saya bermaksiat kepada Allah maka sadarkanlah saya, taatlah kalian selama saya taat kepada Allah, dan kalau saya maksiat tak usahlah kalian taat kepada saya. saya sekarang telah menjadi pemimpin kalian, tapi saya bukanlah orang yang pling baik dari kalian”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sepenggal kata-kata itu mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita kalangan akademisi, atau mungkin karena &lt;i&gt;saking&lt;/i&gt; keseringannya sampai kesadaran hati para calon pemimpin kita tertutupi oleh kesibukan untuk memenangkan pemilu 08 Juli 2009 mendatang, iya pemilu untuk memenangkan kandidat calon presiden dan wakil presiden lima tahun mendatang menggantikan jabatan bapak SBY dengan masa jabatan yang sebentar lagi akan usai.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tak di Indonesia tak juga di kairo, tak di blogger tak juga di dunia nyata semuanya sama sibuk melakukan kampanye dan menyampaikan janji-janji manis, mengoar-ngoarkan &lt;i&gt;iming-iming &lt;/i&gt;kebaikan dari program lima tahun kedepan, yang berusaha untuk menarik hati rakyat, meski janji itu ada yang berupa cara lama, pembagian BLT, modal rakyat kecil, ataupun juga &lt;i&gt;iming-iming&lt;/i&gt; kalau dia kelak menjadi presiden ia berjanji ia akan mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata dunia. Dan juga banyak janji yang lain. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tak tahu kenapa kampanye dan janji manis itu terasa kurang asyik dan menarik perhatian saya, malas rasanya mendengarkan obrolan-obrolan lama yang kalau bisa di bilang hanya itu-itu saja, mungkin karena karena rasa nasionalisme saya yang kian hari kian memudar, atau mungkin saya sendiri sebagai rakyat kecil kurang bisa menikmati apa yang sering di janjikan itu, itulah sebabnya hanya sekedar untuk menyebutkan semua nama calon wapres-cawapres saja saya tidak hafal, kemalasan itu mungkin disebabkan juga karena nama-nama capres dan cawapres adalah nama-nama lama, nama-nama itu saja. Sementara nama-nama baru yang lainnya saya kurang begitu hafal siapa dan apa pengalaman beliau-beliau.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saya merasa semangat Abu Bakar para calon pemimpin kita serasa hilang saat ini, kebanyakan apa dari apa yang di kampanyekan tak lebih dari pada janji-janji belaka, terlebih ada isu yang mengatakan istri salah satu seorang calon presiden di gosipkan berjilbab hanya karena ingin menarik perhatian rakyat, hal itu semakin menambah kesan saya, seakan janji-janji hanyalah pemanis kampanye saja, tak ada satupun yang saya dengar langsung dari mereka rasa ketakutan kepada Allah jika janjinya kelak tidak dapat di penuhi, tak takut jika nantinya janji itu terbengkalai, atau malah janji itu akan mati, sementara dalam khutbahnya abu bakar, sebagai seorang khalifah di masa itu ia tidak mengobral janji tapi dia malah menganggap bahwa dirinya bukanlah yang terbaik di antara rakyatnya, dan dengan lapang dada beliau juga senantiasa membuka pintu saran, kritik dan masukan jika beliau sedang khilaf, entahlah.. apakah semangat &lt;i&gt;Abu Bakar-isme &lt;/i&gt;ini akan tetap ada pada diri calon pemimpin kita atau tidak, saya cuma bisa berharap, janji bukan sekedar janji, janji itu adalah hutang, seperti sabda Nabi dan semoga mereka juga mengerti hal itu, karena kita pun juga sudah capek dengan janji-janji &lt;i&gt;Wallahu A’lam&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-1608176587419974557?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/1608176587419974557/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=1608176587419974557' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/1608176587419974557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/1608176587419974557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/07/abu-bakar-isme-capres-cawapres.html' title='Abu Bakar isme Capres-Cawapres'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/SlMnRUcfniI/AAAAAAAAAIY/SO71FrT23Tc/s72-c/capres-cawapres.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-2956398674300428386</id><published>2009-07-02T00:41:00.001-07:00</published><updated>2009-07-02T02:32:30.291-07:00</updated><title type='text'>Antara Topi dan Songkok</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/Skx-SYHLo-I/AAAAAAAAAIQ/pY6LCJskzUQ/s1600-h/topi.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/Skx-SYHLo-I/AAAAAAAAAIQ/pY6LCJskzUQ/s320/topi.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cjolodonk%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cjolodonk%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cjolodonk%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:Arial;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:Arial;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:.5in .5in .5in .5in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hari ini kota Kairo mulai memanas hingga mencapai 41 derajad celcius, sangat panas jika kita membandingkannya dengan Negara Indonesia yang beriklim tropis, jalanan yang biasanya bertiupkan angin sejuk, kini angin sejuk itu berubah menjadi angin panas. Hal itu memang sangat biasa bagi penduduk setempat karena memang kota Kairo ini terletak sebelah utara dari garis katulistiwa, yang tentu dengan iklim yang berbeda pula.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Satu hal yang sering saya pahami, Allah menganugerahkan kepada orang Indonesia tubuh yang rata-rata berperawakan sedang tidak terlalu kuat juga tidak begitu lemah, bertahan tubuh yang sedang-sedang saja, hal inilah yang membuat orang Indonesia di kota Kairo banyak yang memilih memakai topi saat mereka merasa kepanasan di jalanan ataupun di tempat terik lainnya, berbeda dengan orang mesir yang notabene berperawakan daya tahan tubuh yang kuat, ketika musim panas tiba mereka lebih memilih tidak bertopi dari pada harus bertopi, mungkin hal ini disebabkan juga oleh rasa biasa mereka dengan hadirnya musim seperti ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;Bertopi bagi sebagian orang sangat memberikan manfaat di saat kondisi seperti ini, karena bagaimanapun panas yang sampai pada derajad 41 celcius adalah terik yang sangat menyengat bagi kebanyakan orang Indonesia yang tak tahan dengan cuaca panas, tentu kerena di Indonesia tidak di jumpai cuaca sepanas ini, bagi mereka bertopi sungguh merupakan tempat berteduh dan pilihan untuk berlindung yang bermanfaat bagi wajah dari pantulan sinar ultraviolet yang tentu berbahaya bagi wajah, yang bahkan jika di biarkan terus-menerus bisa menimbulkan kanker kulit.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Tapi di lain waktu sebagian dari orang lain menganggap bertopi bukanlah hal yang patut di banggakan atau di prioritaskan, &lt;i&gt;tidak Islami&lt;/i&gt; kata mereka, mereka lebih memakai songkok dari pada topi karena menurut mereka bersongkok mencerminkan pribadi seorang muslim yang taat beragama, walaupun bagaimanapun itu kondisinya, baik dalam cuaca panas, ataupun dalam kondisi dimana mengidentitaskan keIslaman kita adalah suatu yang aib sekalipun, mereka menganggap bahwa Islam itu harus di perlihatkan kepada dunia tiap detik dan waktu, tidak peduli dalam kondisi apapun yang penting dirinya harus melihatkan simbol kepribadian Islam.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Menurut saya sendiri, mereka yang menganggap orang yang bertopi adalah tidak mencerminkan pribadi seorang muslim &amp;nbsp;(jika saya mem-&lt;i&gt;mafhum mukholafah &lt;/i&gt;red) saya rasa mereka tidak memperhatikan aspek kebaikan di&amp;nbsp; dalam bertopi itu sendiri, mereka hanya berhujjah bahwa dirinya akan menjadi sosok yang Islamis jika ia menggunakan songkok, meski dirinya semisal akan terkena sengatan matahari yang terik sekalipun.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Apapun itu Saya tidak ingin mengadili mereka, saya rasa semua itu adalah pilihan masing-masing, tapi hati kecil saya &lt;i&gt;kok&lt;/i&gt; condong bahwa bertopi itu lebih bisa dikatakan lebih Islami dari pada kita bersongkok disaat kondisi seperti itu, karena bagaimanapun bertopi sangat sejalan dengan semangat keislaman itu sendiri, semangat untuk menjaga kesehatan, semangat untuk melindungi diri dari bahaya, dari pada harus bersongkok yang bisa jadi merasakan panas yang luar biasa tentu hal itu tidak di sukai oleh diri kita atau mungkin boleh jadi bisa menimbulkan penyakit, yang tentu akan menyebabkan kita absen dari kegiatan keseharian kita, &lt;i&gt;al muslim qowwi khairun min muslim al dlo’if&lt;/i&gt; seorang muslim yang kuat lebih baik dari pada muslim yang lemah. bukan kah seperti itu anjuran Rasulullah? &lt;i&gt;Wallahu A’lam&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-2956398674300428386?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/2956398674300428386/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=2956398674300428386' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/2956398674300428386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/2956398674300428386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/07/antara-topi-dan-songkok.html' title='Antara Topi dan Songkok'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/Skx-SYHLo-I/AAAAAAAAAIQ/pY6LCJskzUQ/s72-c/topi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-4420039757169916434</id><published>2009-06-12T03:42:00.000-07:00</published><updated>2009-06-12T13:55:03.227-07:00</updated><title type='text'>Salahkah Saya Berjenggot?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/SjK3iijJ0CI/AAAAAAAAAII/jrN6wcs1nJ8/s1600-h/beard1.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/SjK3iijJ0CI/AAAAAAAAAII/jrN6wcs1nJ8/s200/beard1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah anda seorang teroris?" Tanya si A&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;"Oh, bukan kok saya malah sangat menentang tindakan teroris." Jawab si B&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;"Apa bukti anda untuk mengatakan saya teroris?" Tanya si B&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;"Lah itu, jenggot yang anda punya" Jawab si A&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Hari-hari ini kepolisian Mesir sibuk melakukan razia anti-terorisme, kemungkinan besar hal ini di pengaruhi oleh trauma tragis yang pernah terjadi di daerah Khalili Masjid Sayyidina Husain (tempat dimana salah satu jasad sayyidina husain di makamkan) kemaren, bom yang menewaskan satu turis dan puluhan turis yang lain luka-luka, dan ternyata si peledak bom itu adalah seorang muslim ekstremis, atau muslim garis keras yang sering kita menyebutnya sebagai teroris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Razia yang di lakukan kepolisian Mesir itu tidak hanya mengganggu ketenangan para penduduk Mesir tetapi kita yang notabene sebagai mahasiswa asing yang belajar di Al-Azhar ikut menjadi korban, pasalnya polisi yang merazia itu tidak hanya sibuk merazia kartu identitas (paspor) tetapi juga memeriksa file-file yang ada dalam komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Malam itu saya nyaris tak bisa keluar asrama tanpa menggunakan paspor, saya selalu menyelipkan paspor di tas saya, saya takut ditahan kepolisian terkait dengan tuduhan terorisme, karena kebanyakan polisi Mesir menciduk orang-orang yang di curigai sebagai teroris, justru malah mereka yang biasanya muslim yang taat beragama, muslim memelihara berjenggot, berpakaian Islami &lt;i&gt;jalabiah&lt;/i&gt; (jubah), dan ciri yang lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saya merasa aneh hidup di Negara yang nilai-nilai keIslaman begitu kental ini, orang yang hendak menerapkan nilai-nilai Islam (memelihara jenggot, memakai baju-baju muslim &lt;i&gt;Red&lt;/i&gt;) malah di tangkap dan di curigai sebagai penebar kekejaman dan kekerasan terhadap orang lain. Saya merasa sedih dengan fenomena seperti itu, memang pemahaman tiap orang terhadap Islam kerap kali berbeda satu sama lain, ada yang memahami Islam sebagai agama yang keras, dan sebaliknya ada yang memahami nilai-nilai Islam dengan nilai yang lembut dan ada juga yang memahaminya dengan kolot, sampai tak mau menerima kemodernan. Tapi bukan lantas semua orang yang mencoba menerapkan nilai Islam patut di berikan kepadanya sebuah label teroris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saya dapat menyimpulkan bahwa pandangan dunia terhadap dunia&amp;nbsp; Islam memang akhir-akhir ini sangat buruk jika di bandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, dunia memandang Islam sebagai agama yang menebarkan kekejian dan kekerasan, bahkan di Amerika Serikat seperti di kutip dari buku Aku Menggugat maka Aku Kian Beriman, karya Jefferey Lang, saat ini banyak orang non muslim setelah masuk Islam kembali meninggalkan agamanya, karena termakan oleh beberapa kajian orientalis yang mencakup diantaranya tentang keotentikan al Hadist, Islam dan perempuan, dan jilbab. Saya tak hendak membahas isu yang terakhir ini, yang jelas Islam saat ini telah menjadi isu sentral terkait tuduhan teroris setelah kejadian 11 september kemaren.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Misi untuk mencegah berkembangnya teroris inilah yang saya lihat hendak di capai oleh pemerintahan Mesir, cukup bagus memang kalau kita lihat secara kasat mata, namun bagi saya sendiri justru dampak buruk ini semua juga akan diterima oleh umat Islam sendiri, akan timbul upaya untuk saling curiga-mencurigai, dan tuduh menuduh satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Masih terngiang-ngiang jelas di telinga saya, ketika saya sedang menunggu bus di &lt;i&gt;Mahattoh&lt;/i&gt; salah orang Mesir berbisik pada temannya bahwa saya adalah &lt;i&gt;irhabi&lt;/i&gt; (teroris) hanya karena melihat saya berjenggot. apapun itu&amp;nbsp; saya masih yakin apa yang di katakan Nabi yang menyuruh kita untuk &lt;i&gt;I’faul lihyah&lt;/i&gt; (memelihara jenggot) dengan alasan untuk membedakan umat Islam dengan non Islam, &lt;i&gt;Ah&lt;/i&gt; &lt;i&gt;mungkin ia tidak paham dengan hal itu.&lt;/i&gt; lirihku &lt;i&gt;Wallahu A’lam&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-4420039757169916434?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/4420039757169916434/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=4420039757169916434' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/4420039757169916434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/4420039757169916434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/06/salahkah-aku-berjenggot.html' title='Salahkah Saya Berjenggot?'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/SjK3iijJ0CI/AAAAAAAAAII/jrN6wcs1nJ8/s72-c/beard1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-1852938885119885041</id><published>2009-05-26T10:14:00.001-07:00</published><updated>2009-05-31T09:57:41.521-07:00</updated><title type='text'>Salutku Pada Suku Afrika</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Paras wajahnya memang tak begitu ganteng menurut saya, tapi menurut anggapan orang satu suku dan satu negaranya (Senegal) ia termasuk golongan dambaan kaum hawa, orangnya suka bergaya bak orang sukses meski dia sendiri lagi bokek, tapi menurut saya itu hal yang wajar bagi anak muda seusia dia, hasrat yang selalu pengen mandapat perhatian dari lingkungan sekelilingnya, Muhammad Ibrahim begitulah kawan senegaranya memanggil, kulit yang hitam dan benar-benar hitam, dapatlah anda membayangkan jikalau saya mematikan lampu kemudian saya memintanya untuk tertawa, pasti yang terlihat cuma giginya saja. Namun lain halnya jika saya memintanya untuk melanjutkan potongan ayat al-Qur’an, dengan cepat dia pasti akan melanjutkan ayat yang saya tanyakan tadi, atau saat saya menanyakan padanya tentang bait-bait syair arab, syair yang terkenal dengan kosakata yang super sulit, ia akan menerjemahkan pada saya tentang makna syair itu, ini yang membuat saya kagum padanya betapa cerdas otak orang ini, mungkin ilmuwan sekaliber Newton pun akan mengangguk-anggukkan kepala melihat kecerdasan orang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Lain halnya dengan kawan yang satu ini, teman-temannya memanggil dengan sebutan Deco, orangnya nyeleneh, suka maen bola, pemalas, belajarpun jarang, apalagi kalau disuruh mengerjakan shalat lima waktu, pernah suatu ketika, saya melerainya untuk mengerjakan shalat, apa yang dia katakannya? ia mengatakan &lt;em&gt;“jika kau menyuruh orang Comoros (Negaranya) mengerjakan shalat maka mereka pasti akan mengatakan kepadamu kami sudah sholat di hari kemaren”&lt;/em&gt; Dari perkataannya itu seolah ia hendak menggeneralisir bahwa semua orang yang berasal dari negaranya (Comoros) seolah mengerjakan seperti apa yang dia kerjakan, namun di balik keburukan yang dia milliki terdapat seribu kebaikan yang sering dia lakukan, sampai kawan-kawan satu komplek banyak yang menyukai peergaulannya, inilah yang kadang membuat saya berfikir tentang sebagian kelompok dari orang Islam yang mengatakan tidak wajibnya shalat, atau mencukupkan shalat hanya mengingat &lt;em&gt;(dzikir)&lt;/em&gt; pada Allah saja, dalam bahasa ilmiahnya re-interprestasi Fiqih Ritual menuju Fiqih Sosial, tapi saya rasa penfsiran seperti itu tidak rasional dan tidak dapat di pertanggungjawabkan secara ilmiah, bagaimanapun Shalat adalah ciri khas yang di milliki umat Islam, dan saya rasa pula semua agama pasti memiliki ciri khas yang membedakannya dengan agama lain, dengan shalat inilah umat Islam terasa berbeda dengan penganut agama lain; Kristen, Hindu, Budha, dsb. Dalam istilah ushul fiqih ayat yang mewajibkan kewajiban yang sifatnya &lt;em&gt;mujmal&lt;/em&gt; seperti ayat &lt;em&gt;Aqimu Assholata,&lt;/em&gt; tidak boleh di maknai secara lughowi saja tapi harus di maknai secara syariat &lt;em&gt;(bayan minal mutakallim atau Allah), Shollu Kama roaitumuni usholli,&lt;/em&gt; cukuplah itu menjadi hujjah bahwa memang shalat itu tidak sekedar dzikir. Dan akal saya pasti mengatakan temen saya yang satu ini salah, menurut pandangan Islam, tapi ala kulli hal kepandaiannya memahami bahasa arab-lah yang membuat saya kagum dan bangga punya kawan seperti dia, dialah yang mengajarkan kepada saya banyak bahasa pasaran Mesir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Yang satu ini memang dia orang yang menurut saya, seseorang yang selalu ingin dapat petunjuk dari Tuhan, alias orang yang berusaha untuk taat beragama di segala aspek, berangkat hanya berbekal uang yang pas-pasan dari Negara asalnya ia melangsungkan study di negeri Mesir, itupun dengan bahasa arab yang sangat bisa dikatakan nol. Yang akhirnya ia hanya di perbolehkan memasuki Ma’had atau Tsanawiyyah kalau di Indonesia, satu yang hendak saya garis bawahi dari pemuda asal Juzur Qomar ini adalah ketekunannya dalam meraih sesuatu, hal ini terbukti dengan bahasa arabnya yang kian hari kian lancar, setelah sebelumnya cuma bisa mengatakan &lt;em&gt;na’am&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;la&lt;/em&gt;. Namun saat ini, kadang malah saya sendiri yang kuwalahan berbicara berbahasa arab secara Fusha dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Hal seperti ini sama persis seperti yang saya jumpai pada salah seorang yang berpostur tinggi, murah senyum, selalu menyapa jika bertemu dangan kawan lainnya, Abdul Latief, kewarganegaraan asli Sudan, namun berpindah Negara ke Negara Afrika Tengah, berumuran sekitar dua puluh tiga tahunan, meski sudah agak tua, tapi semangatnya untuk belajar melebihi apa yang di anugrahkan oleh Tuhan kepadanya. Pasalanya, dengan kesibukan yang bermacam-macam hanya cukup dua tahun ia mampu menghafal al-Qur’an dengan lancar, malas dalam menghadapi sesuatu itu adalah hal yang manusiawi, lebih susahnya lagi bagaimana kita mampu menjaga agar rasa malas itu dapat kita hilangkan meski kita sedang malas pupuk rasa istiqomah itu!!, kata itu yang pernah dia nasehatkan pada saya ketika saya menanyakan kepadanya terntang rahasia keistiqomahannya. Dan yang pasti setelah ujian bulan ini ia hendak mempelajari bahasa inggris dengan &lt;em&gt;Jamid&lt;/em&gt; (sungguh-sungguh sampai bisa) dan sayapun langsung percaya dengan perkataannya itu bahwa dia akan mampu menggapai mimpinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Satu hal yang dapat saya tarik kesimpulan disini adalah betapa Allah SWT memang Maha Adil, ketika Dia memberikan kekurangan pada jasmaniyyah mereka, kulit yang hitam, rambut yang keriting, postur wajah yang tidak ganteng-ganteng amat, atau kadang amat buruk. Namun kecerdasan dan ketekunan yang dimiliki mereka melebihi kecerdasan dan ketekunan yang di miliki oleh kita yang berkulit putih, atau kulit coklat seperti orang Indonesia sekalipun, sampai salah satu teman pernah mengatakan kepada saya “jika jamaah shalat subuh tiba, yang terlihat di masjid cuma orang afrika saja, mana ada orang Indonesia disana? saya pun hanya tersenyum manis menanggapinya. &lt;em&gt;Wallahu A’lam&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-1852938885119885041?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/1852938885119885041/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=1852938885119885041' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/1852938885119885041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/1852938885119885041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/05/orang-afrika.html' title='Salutku Pada Suku Afrika'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-3586625909605685412</id><published>2009-04-17T03:58:00.003-07:00</published><updated>2009-05-31T09:58:31.530-07:00</updated><title type='text'>Cukup Lima Puluh Real Saja</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Judul simpel itu, terasa jelas untuk menggambarkan betapa sedih, kaget atau bahkan merasa malu sebagai WNI untuk mendengarkan fenomena baru-baru ini, ternyata untuk mencicipi tubuh wanita Indonesia cukup murah, hanya dengan membayar lima puluh real saja, hal itu bukan saja memekakkan telinga atau menyulutkan kemarahan kita, lebih-lebih praktek ini dilakukan di Negara bukan Negara kita sendiri, di Negara dollar minyak, Saudi Arabia, bahkan ironisnya lagi, fenomena seperti itu di kuatkan dengan otoritas fatwa ulama&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Isah Noer (24) salah satu sederetan nama yang menjadi jajanan para pria Arab, janda yang menjadikan &lt;em&gt;nikah bi niyyat at-thalaq&lt;/em&gt; sebagai pekerjaannya, setelah dulunya menjadi istri dari mantan suaminya, pria Arab yang pernah menikahinya kemudian setelah beberapa lama menjalani bahtera keluarga si pria itu menceraikannya, lantas apa yang salah dari semua itu, &lt;em&gt;toh&lt;/em&gt; si suami itu juga punya otoritas cerai? pria itu ternyata hanya berpegang pada sebuah fatwa yang membolehkan nikah dengan bertujuan untuk menceraikan si calon istri yang di keluarkan oleh &lt;em&gt;Haiah Kibar Ulama’&lt;/em&gt; atau MUI Saudi yang waktu itu di ketuai oleh Bin Baz, Si Isah pun tidak tahu menahu tentang kenapa suaminya tiba-tiba menceraikannya, usut demi usut ternyata ia mengikuti pendapat yang membolehkan nikah seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang saya janggalkan disini adalah tentang Fatwa semacam ini, kok bisa-bisanya fatwa yang secara rasional jauh dari kemaslahatan itu, menjadi kesepakatan konsesus &lt;em&gt;kibarul Ulama’&lt;/em&gt;? pada hal fatwa itu sangat bertentangan sekali pada prinsip dan pokok ajaran islam, serta prinsip dan metode memberikan sebuah fatwa, di antaranya fatwa itu harus melihat kemaslahatan kaum muslimin tanpa ada batas-batas pemisah, baik itu penduduk asli atau bukan?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya hanya ingin menggaris bawahi tentang fatwa yang buat saya aneh itu, tentang bagaimana seharusnya sebuah fatwa itu bisa menjadi legalitas hukum islam yang tentu dengan konsekuensi bahwasannya umat islam wajib mentaati fatwa itu, apa dan bagaimana hakikat fatwa itu?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam islam fatwa menduduki sebuah posisi penting, karena dengan fatwa itulah keotentikan hukum dan&amp;nbsp;kemurnian hukum islam dapat terjaga dengan baik, otoritas fatwapun tidak semua orang dapat melakukannya, ia hanya di berikan kepada orang yang telah mempunyai kapabel dalam mengistimbatkan hukum dari sumbernya, dengan menggunakan metode &lt;em&gt;isthimbatul Ushul Ahkam&lt;/em&gt; yang telah di gariskan oleh islam itu sendiri. Fatwa bisa bersifat per-individu atau kolektif seperti MUI, fatwa individu (fatwa untuk diri sendiri) sifatnya merupakan pendapat atau hasil ijtihad dari seseorang saat ia mampu mencapai tingkatan Mujtahid, inilh yang di singgung hadits yang menyatakan jika seseorang mujtahid itu benar dalam ijtihadnya maka dia akan mendapatkan dua pahala. dan jika dia salah dalam berijtihad maka ia akan mendapatkan satu pahala.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai orang awam, sikap yang di anjurkan oleh islam adalah mengikuti orang yang dimintai fatwa olehnya itu, dengan keringanan untuk bebas memilih pendapat mana yang di sukainya, berbeda dengan orang yang mempunya kapabelitas dalam berijtihad, ia di haruskan sekuat tenaganya mencurahkan segenap kemampuan untuk mengeluatrkan pendapatnya berdasar dalil yang ada.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang yang memberi fatwa itupun (jika ia adalah perwakilan fatwa sebuah wilayah, seperti MUI) tidak cukup seenaknya sendiri, maka di syaratkanlah baginya untuk membuat fatwa itu sedetail mungkin dan mampu memberikan solusi kongkrit bukan malam membuat orang lain bingung serta dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan kultural, sehingga di harapkan nanti tidak gegabah dalam produk fatwa yang di hasilkan kelak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasanya syarat yang terakhir inilah terasa rigid dalam kaitannya Fatwa &lt;em&gt;Kibarul Ulama Su’udi&lt;/em&gt; ini, fatwa ini terkesan menghalalkan nikah mut’ah, nikah yang sudah jelas-jelas di haramkan dalam agama, nikah yang hanya memuaskan hawa nafsu kaum lelaki saja. saya sendiri kurang tahu persis apakah yang melatar belakangi di keluarkannya fatwa ini, saya lantas mencoba berhusnudz-dzon saja, mungkin ketika itu ada beberapa maslahat yang lebih di periotaskan dengan menggugurkan kemungkinan-kemungkinan buruk yang ada, tapi saya kok merasa sulit untuk sekedar ber&lt;em&gt;husnuddzon&lt;/em&gt;, yang namanya zina itu ya haram, apa lagi di legalkan untuk menjustifikasi zina itu, yang ada malah prostitusi bertebaran di mana-mana kata hati saya menguatkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan menafikan ke-&lt;em&gt;husnuzzon&lt;/em&gt; saya tadi, saya kira fatwa memang sifatnya berubah-ubah sesuai kondisi waktu yang ada, jika ada fatwa yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada, fatwa itu lah yang harus tunduk pada kondisi, serta zaman yang ada. jadi sangat benarlah apa yang dilakukan oleh Kepala Bidang Pembimbingan Masyarakat &lt;em&gt;(Qism ar-Ra'aya)&lt;/em&gt; Kedutaan Besar Saudi Arabia di Jakarta untuk mendesak Badan Pembesar Ulama &lt;em&gt;(Hay'ah Kubbar al-Ulama)&lt;/em&gt; kerajaan petro dollar tersebut untuk mengeluarkan fatwa baru yang menyikapi maraknya fenomena "pernikahan" para lelaki Saudi dengan perempuan Indonesia "yang diniatkan adanya talak (cerai) setelahnya" &lt;em&gt;(nikah bi niyyat at-thalaq).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya teringat pada tahun lalu produser perfilman Indonesia mengeluarkan film dengan judul Kawin Kontrak, film yang konon kata kawan saya sangat tidak memuliakan kaum hawa, menceritakan tentang tiga anak muda yang melakukan kawin kontrak di daerah Jawa Barat. Kurang lebih seperti itulah gambaran umum fenomena yang di hadapi oleh para TKW saat ini, mereka terpaksa harus memakan buah simalakama saat menjumpai betapa sulitnya mencari pekerjaan di negeri orang sementara pada satu waktu dilema pula oleh kondisi ekonomi yang begitu mendesak, dengan menjual harga dirinya cukup dengan 50 real saja, dirasa meringankan beban mereka yang di pikul. &lt;em&gt;Wallahu A’lam bisshowab &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-3586625909605685412?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/3586625909605685412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=3586625909605685412' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/3586625909605685412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/3586625909605685412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/04/testing-dulu-aja.html' title='Cukup Lima Puluh Real Saja'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-246922262362593779</id><published>2009-03-10T11:27:00.001-07:00</published><updated>2009-06-06T08:28:03.474-07:00</updated><title type='text'>Mesir yang aneh</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;sdededfe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-246922262362593779?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/246922262362593779/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=246922262362593779' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/246922262362593779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/246922262362593779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/03/no.html' title='Mesir yang aneh'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-7073996270685365931</id><published>2009-02-13T04:25:00.003-08:00</published><updated>2009-02-20T07:04:22.605-08:00</updated><title type='text'>14 Februari, Hari Merah Jambu</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Boleh jadi tanggal 14 Pebruari setiap tahunnya merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak remaja, baik di negeri ini maupun di berbagai belahan bumi. Sebab hari itu banyak dipercaya orang sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih sayang. Itulah hari valentine, sebuah hari di mana orang-orang di barat sana menjadikannya sebagai fokus untuk mengungkapkan rasa kasih sayang. Lalu Bagaimana islam memandang Valentine ? &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dan seiring dengan masuknya beragam gaya hidup barat ke dunia Islam, perayaan hari valentine pun ikut mendapatkan sambutan hangat, terutama dari kalangan remaja ABG. Bertukar bingkisan valentine, semarak warna pink, ucapan rasa kasih sayang, ungkapan cinta dengan berbagai ekspresinya, menyemarakkan suasan valentine setiap tahunnya, bahkan di kalangan remaja muslim sekali pun. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Perayaan Valentine�s Say adalah Bagian dari Syiar Agama Nasrani&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Di Roma kuno, 15 Februari dikenal sebagai hari raya Lupercalia , yang merujuk kepada nama salah satu dewa bernama Lupercus, sang dewa kesuburan. Dewa ini digambarkan sebagai laki-laki yang setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Di zaman Roma Kuno, para pendeta tiap tanggal 15 Februari akan melakukan ritual penyembahan kepada Dewa Lupercus dengan mempersembahkan korban berupa kambing kepada sang dewa.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Setelah itu mereka minum anggur dan akan lari-lari di jalan-jalan dalam kota Roma sambil membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Para perempuan muda akan berebut untuk disentuh kulit kambing itu karena mereka percaya bahwa sentuhan kulit kambing tersebut akan bisa mendatangkan kesuburan bagi mereka. Sesuatu yang sangat dibanggakan di Roma kala itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Perayaan Lupercalia adalah rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno yang berlangsung antara tanggal 13-18 Februari, di mana pada tanggal 15 Februari mencapai puncaknya. Dua hari pertama (13-14 Februari), dipersembahkan untuk dewi cinta (Queen of Feverish Love) bernama Juno Februata.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Pada hari ini, para pemuda berkumpul dan mengundi nama-nama gadis di dalam sebuah kotak. Lalu setiap pemuda dipersilakan mengambil nama secara acak. Gadis yang namanya ke luar harus menjadi kekasihnya selama setahun penuh untuk bersenang-senang dan menjadi obyek hiburan sang pemuda yang memilihnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Keesokan harinya, 15 Februari, mereka ke kuil untuk meminta perlindungan Dewa Lupercalia dari gangguan serigala. Selama upacara ini, para lelaki muda melecut gadis-gadis dengan kulit binatang. Para perempuann itu berebutan untuk bisa mendapat lecutan karena menganggap bahwa kian banyak mendapat lecutan maka mereka akan bertambah cantik dan subur.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Valentine�s Day menurut literatur ilmiyah yang kita dapat menunjukkan bahwa perayaan itu bagian dari simbol agama Nasrani.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Bahkan kalau mau dirunut ke belakang, sejarahnya berasal ari upacara ritual agama Romawi kuno. Adalah Paus Gelasius I pada tahun 496 yang memasukkan upacara ritual Romawi kuno ke dalam agama Nasrani, sehingga sejak itu secara resmi agama Nasrani memiliki hari raya baru yang bernama Valentine�s Day.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;The Encyclopedia Britania, vol. 12, sub judul: Chistianity, menuliskan penjelasan sebagai berikut: �Agar lebih mendekatkan lagi kepada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine�s Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (The World Encylopedia 1998).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Keterangan seperti ini bukan keterangan yang mengada-ada, sebab rujukannya bersumber dari kalangan barat sendiri. Dan keterangan ini menjelaskan kepada kita, bahwa perayaan hari valentine itu berasal dari ritual agama Nasrani secara resmi. Dan sumber utamanya berasal dari ritual Romawi kuno. Sementara di dalam tatanan aqidah Islam, seorang muslim diharamkan ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain, baik agama Nasrani ataupun agama paganis (penyembah berhala) dari Romawi kuno.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Katakanlah: �Hai orang-orang kafir. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku.� (QS. Al-Kafirun: 1-6)&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Kalau dibanding dengan perayaan natal, sebenarnya nyaris tidak ada bedanya. Natal dan Valentine sama-sama sebuah ritual agama milik umat Kristiani. Sehingga seharusnya pihak MUI pun mengharamkan perayaan Valentine ini sebagaimana haramnya pelaksanaan Natal bersama. Fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang haramnya umat Islam ikut menghadiri perayaan Natal masih jelas dan tetap berlaku hingga kini. Maka seharusnya juga ada fatwa yang mengharamkan perayaan valentine khusus buat umat Islam.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Mengingat bahwa masalah ini bukan semata-mata budaya, melainkan terkait dengan masalah aqidah, di mana umat Islam diharamkan merayakan ritual agama dan hari besar agama lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-7073996270685365931?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/7073996270685365931/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=7073996270685365931' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/7073996270685365931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/7073996270685365931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/02/sadsdee.html' title='14 Februari, Hari Merah Jambu'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-4653233109526682189</id><published>2009-01-08T21:41:00.000-08:00</published><updated>2009-06-06T08:26:20.240-07:00</updated><title type='text'>Puisi Palestina</title><content type='html'>Syahid, Jalan Pilihan Terakhir&lt;br /&gt;(Suara Perindu Syuhada di Palestina)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup kami dikelilingi tulang kehancuran&lt;br /&gt;Pilihan kami hanya dua: melawan atau menyerah&lt;br /&gt;Yang terjawab tetap kemusnahan&lt;br /&gt;Belulang disayat darah syuhada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami dimainkan oleh kuasa&lt;br /&gt;Dirintihkan oleh nasib dan celaka&lt;br /&gt;Bekal kami hanya semangat dan cinta&lt;br /&gt;Tanah ini akan kami pertahan setiap inci&lt;br /&gt;Kami tahu ini pilihan terakhir&lt;br /&gt;Dan yang terbaik&lt;br /&gt;Maka kami restukan sendiri&lt;br /&gt;Dengan doa sepenuhnya di bawah kubah suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Kasturi yang mewangi di syurga-Mu kelak&lt;br /&gt;Adalah darah pejuang yang bergelimpangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Cahaya restu-Mu kami pohon&lt;br /&gt;Berilah petunjuk kepada pendurjana&lt;br /&gt;Kurniakan restu kepada pejuang kami&lt;br /&gt;Anugerahkan kekuatan khalifah kami&lt;br /&gt;Teruskan kezaman pemimpin kami&lt;br /&gt;Rapatkan persaudaraan antara kami&lt;br /&gt;Gantikan pengorbanan ini dengan kasih sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Tangisan kami telah kering&lt;br /&gt;Darah syuhada kami di mana-mana&lt;br /&gt;Kubur kami terlalu segera&lt;br /&gt;Saudara kami entah di mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Ampunkan dosa-dosa kami&lt;br /&gt;Berikan cahaya suci kepada kami&lt;br /&gt;Kembalikan kubah kesayangan kami&lt;br /&gt;Izinkan kami berinjak selesa di bumi sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Inilah suara perindu syuhada di Palestina&lt;br /&gt;Kami restu di jalan ini&lt;br /&gt;Jalan syahid yang dipilih sendiri&lt;br /&gt;Jalan pilihan terakhir&lt;br /&gt;Dan yang terbaik buat kami.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-4653233109526682189?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/4653233109526682189/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=4653233109526682189' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/4653233109526682189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/4653233109526682189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2009/01/palestina.html' title='Puisi Palestina'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-5434167913058154099</id><published>2008-11-17T00:15:00.000-08:00</published><updated>2008-11-30T01:48:15.262-08:00</updated><title type='text'>Antara Teks dan Akal Manusia</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Hingga saat ini, dunia masih menyaksikan betapa peliknya perdebatan tentang hubungan antara Teks dan akal dalam islam, perdebatan yang berkepanjangan itu menimbulkan penafsiran yang berbeda tentang sudut pandang mereka terhadap agama, ada yang menganggap bahwa agama tidak dapat di rasio, sebagai orang muslim kita cukup hanya sami’na wa atho’na saja, tanpa harus menanyakan mengapa Allah memerintahkan ini dan itu, sehingga dalam ber-islam tak jarang terasa hampa, Namun di lain pihak, ada yang menyangkal kalau agama tidak dapat di rasio, agama yang manusiawi harus dapat di rasio oleh akal manusia, selama tidak dapat di rasio, harus dicari pembenaran supaya dapat di rasionalkan meski dengan mendekontruksi teks atau nash yang sudah di cap sebagai qoth’i, hingga sampai pada kesimpulan pada pendewaan terhadap akal itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Memang dalam Islam akal memerankan posisi yang penting dalam upaya mengaplikasikan nilai-nilainya, kita tidak bisa memisahkan akal dalam memahami agama kita, bahkan di saat yang lain akal bisa menjadi satu-satunya jalan untuk menetapkan kebenaran atas agama, misalnya dalam kaitannya membenarkan wujudnya Allah, dan tentang kebenaran kenabian, tidak mungkin kita menjelaskan kepada orang lain dengan memaparkan teks-teks Alqur’an, kita dituntut untuk menggunakan dalil rasional untuk itu, begitu juga dengan Kenabian, suatu yang sulit untuk mengakui kebenaran Rasul tanpa menggunakan akal, sebab dalam kaitannya dengan hal keimanan ini kita di tuntut untuk lebih yakin dari pada keraguan, dan iman yang lemah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Kemuliaan akal bukan hanya pada hal itu saja, kitab suci mana selain Alqur’an yang memerintahkan manusia untuk menggunakan akalnya, afala tatafakkarun, afala tadabbarun, kitab mana selain alqur’an yang menyebutkan pujian terhadap ulil albab. Begitulah Islam, sebuah agama yang menolak kejumudan dan taqlid buta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Masalahnya akan menjadi lain ketika kita di hadapkan dengan pertanyaan apakah ada pertentangan dari pada keduanya? Kita akan merasa rancu, dan bingung saat kita menjumpai teks yang berlawanan dengan akal fikiran kita, terkadang dari kebingungan inilah kita terpaksa menjadikan teks itu sesuatu yang wajib di tundukkan kepada akal, atau malah sebaliknya kita membiarkan kebingungan itu apa adanya seperti kata teks, dengan penuh pasrah kita ikuti saja apa kata teks, walaupun tak jarang kita merasa belum puas akan jawaban itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Dalam kitab Dar’ut Ta’arudh Al Aql Wa Annaql yang tebalnya sepuluh juz, dengan tegas Ibnu Taymiah menolak pertentangan antara Teks dan Akal, menurut beliau antara teks dan akal sungguh tidak akan ada pertentangan antara keduanya, ketidak pertentangan antara teks dan akal terjadi ketika akal itu Shorih dan Teks yang Shahih, jadi ketika terjadi pertentangan antara keduanya, itu dikarenakan akal itu tidak Shorih atau teks yang tidak Shohih. Sebuah kemustahilan jika Teks bertentangan dengan Akal, karena keduanya sama-sama ciptaan Allah, kalau toh kita dapati itupun hanya dalam tekstual saja, tapi ketika kita mau berfikir dengan jeli, pertentangan itu akan dapat kita hilangkan tambah Dr Yusuf Qardhawi dalam dalam kitabnya Al Islam Wal Qodhoyal Mu’ashir. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Namun bukan berarti kita bisa mengkombinasikan antara teks dengan akal kita secara mutlak, ada batas-batas yang mana akal kita akan memerankan sedikit peran, pertama pengetahuan tentang alam ghaib seperti Malaikat, Lauhil Mahfudz, ‘Arsy, dan lain sebagainya, ketika wahyu telah menerangkan kepada kita tentang hal ini kita tidak usah menjadikan akal kita repot-repot berfikir apa dan bagaimana bentuknya, kita cukup beriman saja tentang keberadaannya, kedua adalah sesuatu yang telah di tetapkan hukumnya secara qoth’i atau qot’hiyyu tsubut dalam Alqur’an misalnya seperti kenapa Allah mewajibkan shalat lima waktu di saat siang pagi dan sore, kenapa shalat dengan bahasa arab, dalam menyikapi hal ini imam Ghazali memberikan perumpamaan seorang dokter yang memberikan resep kepada pasien, si pasien pasti tidak paham kenapa dokter memberikan resep seperti ini, tapi saat si pasien mau melaksanakan resep dokter dia akan sembuh, begitu juga dengan kita, kita hanya dapat mengatakan pasti ada hikmah di dalamnya meski kadang sebagian hikmah itu dapat kita ketahui dan sebagian lainnya tidak kita ketahui.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Seseorang yang ingin menundukkan teks kepada akal manusia, dia adalah orang yang salah, karena bagaimanapun akal tidak dapat kita tinggalkan sendirian tanpa ada pembimbing, karena akal seperti kata Muhammad Abduh dalam Risalatut Tauhid, membutuhkan pembimbing karena memang terkadang akal itu di liputi oleh sesuatu perkara yang bisa menjadikan sesuatu itu kacau balau.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita membiarkan teks yang sesuai dengan akal, kita dapat bertanya akal siapa yang dijadikan sebagai acuan, apakah akal orang awam, orang pilihan, para filusuf? sementara para filusuf itu sendiri berbeda pendapat satu sama lain tentang satu masalah, belum lagi filusuf seperti apa, apakah filsuf materialis, atau filusuf yang lain?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Terakhir kalinya penulis katakan akal manusia tidak cukup untuk memahami ajaran Allah yang universal, kita membutuhkan pembimbing, dan pembimbing itulah yang kita sebut sebagai wahyu yang termanifestasikan dalam bentuk Alqur’an dan Al hadist Rasulullah, &lt;em&gt;Wallahu a’lam&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-5434167913058154099?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/5434167913058154099/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=5434167913058154099' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5434167913058154099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5434167913058154099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2008/11/antara-teks-dan-akal-manusia.html' title='Antara Teks dan Akal Manusia'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-5132194618253056207</id><published>2008-07-21T09:38:00.001-07:00</published><updated>2008-08-16T05:27:40.270-07:00</updated><title type='text'>Jangan Kau Nodai Muslimahku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Bebaskan wanita dari kungkungan tradisi, samakan hak wanita dengan laki-laki, tafsirkan kembali ayat-ayat yang cenderung tak memberi ruang kebebasan pada wanita itu sendiri”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Capek dan gerah saya mendengar isu-isu seperti itu, berbagai literatur, berbagai diskusi, berbagai artikel yang bertebaran di internet menyuguhkan isu-isu gender, isu persamaan antara perempuan dengan laki-laki, ada yang mengatas namakan kebebasan berpendapat ada yang mengatasnamkan agama, dan ada yang mengatas anamakan modernisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Isu yang membuat saya gerah itu, saya dengar ketika saya membaca karya para tokoh yang mengaku sebagai tokoh Islam modernis, yang mengatasnamakan sebagai pembaharu, yang dengan keberaninya mencoba mencarikan jalan dan upaya untuk sekedar mencari pembenaran atas jawaban bahwa Islam tidak mengkungkung wanita&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Lantas saya mencoba mencari jawabannya apa benar kalau tafsir yang di berikan oleh para tokoh-tokoh Islam yang melahirkan berbagai karya monumental seperti ibnu katsir, ath Thobari, Jami’ Ahkamul Qur’an dan berbagai karya lainnya selalu memojokkan dan menyudutkan bahkan lebih ekstrimnya tidak memanusiakan wanita? Atau justru mereka yang mengatasnamakan Pembaharu itu yang patut kita benarkan dan kita terapkan pendapat-pendapatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita membaca isu yang sering di dengung-dengungkan mereka yang mengaku sebagai Pembaharu itu pasti tidak jauh keluar dari tema jilbab, kesetaraan gender, poligami waris, peran wanita dalam kancah politik, dan berbagai penafsiran yang ada dalam alQur’an yang selalu memojokkan peran kaum wanita di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baiklah disini saya tidak ingin membahas satu persatu semua isu diatas, saya hanya ingin menggaris bawahi sebagian saja, salah satunya adalah wanita sebagai Presiden dalam arti secara umum wanita dalam kancah politik, saya akan memposisikan sebagai seorang pengamat politik, semisal ada sebuah pertempuran atau peperangan yang sedang berkempuk, sementara presiden sendiri takut dan jijik untuk melihat darah karena ia adalah wanita, di lain tempat ia harus menunda pertemuan karena dirinya sedang hamil, bukankah ini pengkhianatan terhadap amanat itu sendiri, Sementara di posisi lain saya memposisikan sebagai rakyat yang di pimpin oleh presiden itu, sementara presiden itu cantik sekali, sampai akhirnya saya ingin memandangi wajahnya karena saking eloknya, bukan kah itu hanya akan menimbulkan isu-isu yang negatif, belum lagi saya memposisikan sebagai seorang keluarga sang presiden, kapan ada waktu untuk keluarga dan anak-anak, sedang anak-anak butuh pendidikan dan kasih sayang dari seorang ibu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Poligami, banyak orang yang menentang habis-habisan, mengatakan bahwa poligami itu sangat tidak memanusiakan perempuan, sangat tidak menghormati hak sebagai manusia, saya pikir sebagai orang Islam mungkin hal aneh kalau kita tidak mengakui poligami padahal dalam hal dalam alQur’an sangat jelas poligami jelas-jelas boleh, namun lagi-lagi para penentang poligami terlewatkan dalam pandangan mereka dari melihat sisi-sisi yang lain, sisi pemecahan terhadap problematika sosial, sisi akhlaknya, saya mencoba meletakkan sebagai orang Amerika yang dengan bebasnya melakukan hubungan gelap dengan para simpanan, sementara dirinya mempunyai istri yang sudah dinikahinya beberapa tahun dan hidup bersamanya, bahkan tak jarang terjadi hubungan seks di luar pernikahan lalu ujung-ujungnya lahirlah anak-anak tanpa orangtua, bukankah alangkah lebih baiknya ia menikah dengan cara yang di ridhai secara agama dengan nafkah yang di berikan oleh suami yang kecukupan? Kemudian saat dimana banyak janda-janda yang tanpa suami merindukan para pendamping, lalu datanglah sang lelaki memberi pengayoman di bawah satu keluarga &lt;em&gt;why not?&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Malam semakin pekat saya garis bawahi dan saya baca dengan seksama buku yang ada ditangan saya itu, dan sampai pada kesimpulan bahwa setelah Islam mendeklarasikan persamaan antara laki-laki dan perempuan tidak adanya perbedaan, setelah itu Islam juga melihat dari sisi watak dan tabiat wanita, dan juga segala perbuatan yang lebih bermanfaat untuknya, Islam menjauhkan dari apa yang bertentangan dengan tabiatnya, atau jika wanita jika mengemban amanat kemasyarakatan dia tidak mampu melaksanakan dengan maksimal, disinilah Islam memberikan peran khusus untuk lelaki dan bukan untuk wanita, ini semata-mata bukan penghinaan terhadap wanita bukan pelecehan terhadap wanita tapi untuk tujuan kemaslahatan masyarakat, bukankah dalam sejarah peradaban manusia, aturan dibuat untuk kemaslahatan masyarakat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya katakan wanita itu tidak seperti laki-laki, ia memang diciptakan oleh Tuhan sebagai makhluk yang indah dengan keindahannya itulah Allah hendak memberikan tempat yang indah pula, Nabi pun menggambarkan betapa dasyatnya seorang wanita, digambarkan sebagai surga di telapak kaki ibu, mendidik anak, bukankah hal yang paling mulia, menjadikan generasi Islam yang kokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buat saya tidak ada istilah kebebasan bagi kaum wanita setelah Islam memberikan kebebasan pada kaum wanita itu sendiri, isu itu hanyalah sebuah anggapan buruk barat yang tidak melihat secara jeli tentang hakikat Islam yang ada, ia hanya ingin mencitra burukkan Islam di mata dunia, apa tujuan dari semua itu, tentu agar barat tidak di kalah kan oleh yang lain, anehnya banyak dari kita sendiri, termakan oleh isu itu, bahkan yang mengetahui Islam itu sendiri meng-&lt;em&gt;amin&lt;/em&gt;-i apa yang keluar dari, kemudian menafsirkan hal-hal yang sudah qoth’I dalam alQu’an kemudian menafsirkan sesuai kebutuhan mereka. &lt;em&gt;Wallahu a’lam&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-5132194618253056207?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/5132194618253056207/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=5132194618253056207' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5132194618253056207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5132194618253056207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2008/07/belum-sempat-update.html' title='Jangan Kau Nodai Muslimahku'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-219516746847118866</id><published>2008-06-22T03:28:00.000-07:00</published><updated>2010-10-11T06:49:17.738-07:00</updated><title type='text'>Musik dan Kawula Muda</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/SH4BOFSPO6I/AAAAAAAAAEU/q0KWY4jAvSM/s1600-h/kartun-jadibene1r.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;i&gt;“Hak, tadi malam sewaktu saya sama orang indonesia sedang bermain gitar, saya di tegur oleh salah satu orang afrika, katanya bid’ah haram, bahkan diambahkannya akan di ancam dilaporkan kepada pimpinan asrama saya bilang saja terima kasih"&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;Ungkapan ketidaksetujuan teman saya itu terlihat saat orang afrika melarangnya untuk bermain gitar, di katakannya bid’ah yang haram, dan lebih tidak tidak fearnya lagi di ambilnya dalil-dalil alQur’an yang sama sekali tidak menyokong pendapat itu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sikap dan ucapan teman saya tadi kurang tepat dalam menghadapi hal seperi itu, dalam metode diskusi yang benar kita harus mengutarakan sandaran atau hujjah kita, supaya dia dapat berdialog dengan baik dengan si afrika tadi, karena musik masih termasuk dalam kategori masalah yang masih di perselisihkan diantara kalangan ulama’ islam. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu saya harus kembali mengingat Negara Indonesia, Negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia juga negara yang bisa dikatakan sebagai Negara musisi tumbuh berkembang dengan pesat, mulai dari musik yang disukai anak muda sampai musik yang di sukai para golongan tua, semuanya ada. seandainya kita ikut membenarkan apa yang dikatakan orang afrika tadi sulit kita akan terjebak dalam satu kubangan yang sulit, dan kita akan terasa dilema oleh dua hal yang saling bertentangan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tapi dalam satu waktu kita akan membenarkan apa yang di katakan orang afrika tadi jika kita melihat dari sisi akibat yang di timbulkan oleh musik itu sendiri, Perkembangan musik yang tanpa terkendali di Indonesia, tanpa batas yang pasti, sehingga para musisi membuat aliran musiknya sesuka mereka, toh Negara sendiri juga menjamin warga negaranya untuk bebas berekspresi dalam segala hal. Dari sini timbullah konsekwensi logis dari para penggemar mereka (kawula muda-red), jangan tanyakan jika para mereka mulai bertingkah laku yang tidak senonoh karena mengikuti trend para idola mereka, hal ini senada dengan apa yang di nyatakan oleh ibnu khaldun dalam muqaddimahnya dimana “pihak yang kalah akan cenderung mengikuti pihak yang menang” karena zaman sekarang musik di Negara kita seakan sudah menyatu satu aliran darah mereka. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya pikiran saya mencoba berfikir ketika salah seorang teman mencoba meyakinkan pada saya, kalau hanya mendengarkan sih tidak apa lah, bukankah hanya mendengarkan? Dan tidak hanya mengikuti trend mereka para anak-anak band yang tak punya tata karma itu? katanya &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba mencerna omongan teman saya itu, justru syair itulah akan timbul berbagai macam hal baru, bukankah berbagai anggapan, tingkah laku, dan cara pandang timbul dari sebuah kata? kalau benuansa kisah cinta kita justru akan selalu membuat kita mengisi hari-hari dengan sibuk merindukan sang kekasih yang kadang bukan mahram kita, bahkan kita akan kelupaan waktu kita, kalau bertemakan cinta rasul setidaknya menambah kita akan cinta pada Rasul, bahkan kalau bertemakan perjuangan, semangat meraih cita-cita itu malah lebih baik. tapi sayang dan seribu sayang di Indonesia yang bernuansa seperti itu jarang kita jumpai. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;“Ah itulah kekurangan musik di Indonesia semuanya berbau cinta saja tak ada yang mau membuat terobosan baru bernuansa semangat meraih cita-cita, bernuansa cinta rasul, kehidupan dan sampai kapankah kita akan di jajah ideologi yang tidak mendidik seperti ini? Saya hanya bisa berharap di kemudian hari akan lahir musisi yang membawa warna baru di negeri tercinta. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang saya masih salut dan kagum dengan Negara Malaysia adalah semangat para musisi di negara itu dalam membangun semangat warganya baik itu dalam semangat keagamaan maupun semangat melakukan hal-hal yang baik, seperti Raihan, UNIC, inTeam dan lain sebagainya. Semangat seperti inilah yang patut kita contoh, bukan hanya berkutat pada cinta, dan mengedepankan kesombongan-kesombongan di atas panggung konser. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tak mudah memang kita menghilangkan ideologi yang sudah mengakar di fikiran anak muda saat ini, tapi bukan berarti kita tidak bisa menghilangkannya sama sekali, kita bisa dengan memulai dari sendiri, dengan berjanji dan berikrar untuk mendengarkan musik-musik yang memberikanken manfaaat pada diri kita, bukan hanya menuruti hawa nafsu belaka.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-219516746847118866?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/219516746847118866/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=219516746847118866' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/219516746847118866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/219516746847118866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2008/06/musik-dan-kawula-muda.html' title='Musik dan Kawula Muda'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-1900317172152324832</id><published>2008-05-20T07:54:00.000-07:00</published><updated>2008-07-16T06:53:12.094-07:00</updated><title type='text'>Ujian dan Syukur</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/SH39J9FNkuI/AAAAAAAAAEM/5F52J9l6ubM/s1600-h/070522_ujian-nasional.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223609490276717282" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/SH39J9FNkuI/AAAAAAAAAEM/5F52J9l6ubM/s400/070522_ujian-nasional.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;em&gt;“Itulah hidup, semuanya penuh dengan ujian, makanya kamu jangan mudah menyerah, terus berjuang, tak ada kata menyerah dalam hidup ini&lt;/em&gt;” kata bapak.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Sebagai manusia yang hebat tentu ia tak dapat lepas dari ujian, mulai dari presiden, sampai menjadi tukang ojek pun mengalami berbagai ujian, seorang presiden harus memenuhi kriteria yang di maksudkan, sementara kalu tukang ojek harus mampu mengemudikan sepeda motornya untuk bisa disebut sebagai tukang ojek.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Dan seperti mereka, saya juga harus duduk manis untuk mengerjakan soal-soal ujian semesteran yang diadakan setiap enam bulan sekali, dengan duduk yang saling berjauhan terpisah dari yang lain, harus saya kerjakan dengan sendiri beberapa soal yang di tuliskan dosen saya. Yang terkadang masih membutuhkan kemampuan yang ekstra untuk bisa membaca apa yang dimaksudkan soal itu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Memang terkadang kita merasa tidak adil ketika kita merasa di anak tirikan, begitu juga saya, ketika melihat satu teman dari negara syiria yang menyontek, malahan si pengawas membiarkannya, ingin saya berontak tapi saya tidak berani, saya pun hanya diam melihat gerak-gerik yang dilakukan oleh teman saya itu, ah kenapa justru dia yang konon anak arab malah pemalas, bukannya kita yang non arab malah lebih rajin dari mereka nggak bersyukur banget. Dalam hati saya menggerutu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Ah hidup, memang takkan ada puasnya kalau kita tak menyadari bahwa nikmat yang diberikan oleh Nya sungguh sangat banyak dan berlimpah ruah dan kalaupun kita disuruh menghitung pasti kita tak akan mampu untuk menghitungnya, qarun misalnya ketika ia miskin ia rajin beribadah, rajin melakukan amal kebajikan dan suasananya berbeda secara drastis ketika ia menjadi seorang yang kaya raya, tapi apa yang terjadi ? Allah menjadikan semuanya lenyap, tanpa yang tersisa, oleh karena itulah kita sering menyebut harta yang kita temukan dengan harta karun.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Sering kita mispersepsi dengan makna ujian yang sebenatnya, waktu yang diberika selama dua jam itulah yang kita sering sebut sebagai terminal akhir belajar kita, pada hal sesungghnya ujian lebih luas maknanya dari pada itu, lebih dari sekedar menghafal diktat kuliyah dan menuliskan nya dalam sebuah kertas dan selesailah semuanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Bagi saya ujian punya arti penting untuk mengetahui seberapa besar kemampuan kita, untuk dijadikan sebagai tolak ukur ilmu yang kita dapatkan, tapi bukan satu-satunya tujuan kita yang kita untuk mencari prediket baik alias cumlaude, tapi di balik itu semuanya ada tujuan yang lebih mulia, yaitu menjadikan ujian sebagai sarana kita meraih ridha ilahi demi kebeahagiaan hidup di dunia dan akhirat bahkan dalam salah satu tulisannya Muhmmad ghazali, penulis aktif Mesir, mengatakan sebagai penyekutuan terhadap Allah kalau kita melakukan sesutu untuk sesuatu itu bukan untuk Allah semata. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-1900317172152324832?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/1900317172152324832/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=1900317172152324832' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/1900317172152324832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/1900317172152324832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2008/05/itulah-hidup-semuanya-penuh-dengan.html' title='Ujian dan Syukur'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/SH39J9FNkuI/AAAAAAAAAEM/5F52J9l6ubM/s72-c/070522_ujian-nasional.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-5559203235792839754</id><published>2008-04-18T22:49:00.000-07:00</published><updated>2008-05-06T04:28:18.453-07:00</updated><title type='text'>Andai Waktu Itu Masih Ada</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Wajahku kembali berseri secerah pancaran mentari yang terbit dari ufuk timur di desa yang pernah aku tinggali sedari dilahirkan hingga aku Aliyah dulu, karena ketika itu aku harus meninggalkan desa dan melanjutkan Kuliyah di Al Azhar, Mesir atas beasiswa dari AlAzhar,&lt;br /&gt;Kulihat beberapa parabot rumahku yang tak ada ubahnya seperti dahulu, masih ku lihat sebuah almari di ruang tamu, masih ada Televisi yang berukuran 18 inch, buku-buku turats milik bapak yang diletakkan rapi di dalan buffet, jendela rumahku juga masih bercat hijau kusam, hanya saja, ku lihat wajah dua orang yang sudah terlihat tua dengan kerutan di wajahnya berdiri di pintu dan memanggil namaku Rizal ….!!! Setelah kau tahu kalau mereka itulah bapak dan ibuku yang menunggu kedatanganku dengan cepat-cepat ku letakkan koper bawaanku, ku peluk mereka berdua, dengan tetesan air mata yang tidak dapat aku tahan, rasanya pertemuan inilah yang aku rindukan setiap saat, setiap detik ketika di cairo dulu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku lihat seorang cowok yang berdiri disamping bapak dan ibu, saat ku tanya siapa, ia menjawab aku adikmu kak! Aku kaget mendengar jawaban itu, benarkah seorang anak kecil sudah menjelma cowok ganteng? Ah rasanya mimpi, tapi itu bukan mimpi, itu kenyataan, ku tanyakan pada bapak dan ibu, mereka pun menganggukkan kepala, langsung ku peluk erat adikku yang sedari ku tinggalkan masih kecil itu, aku tak dapat membayangkan betapa indahnya kebahagiaan yang aku rasa saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Zal, gimana mesir cerita gi, nak? Bapak dan ibu dah nggak sabar mendengar ceritamu" pinta bapak dan ibuk di ruang santai keluarga.&lt;br /&gt;"Alhamdulillah pak, buk mesir masih seperti dahulu, masih terkenal dengan Al Azharnya, masih menjadi negeri yang banyak menelurkan para calon ulama' jawabku sabil memulai cerita tentang bagaimana kuliyahku selama di Mesir serta menceritakan bagaimana kegiatanku selama beberapa tahun di Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu-minggu awal kedatanganku, aku disibukkan dengan para tamu yang berkunjung di rumahku, mulai dari tetangga, sanak saudara, sampai pada teman-teman sesekolah dulu, hanya untuk menanyakan kabar si rizal yang dulu katanya pernah mengenyam pendidikan di Al Azhar, Mesir, sebuah universitas yang menjadi idaman setiap orang yang ingin mendalami ilmu agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu kedua, datang serombongan orang, seperti kuduga ta'mir masjid di desaku,&lt;br /&gt;"Assalamu alaikum ustadz", Ucapnya&lt;br /&gt;"Alaikum salam," dengan segera kujawab salamnya,&lt;br /&gt;"kira-kira ada perlu apa ya?" tanyaku&lt;br /&gt;"Gini ustadz," hari ini pak imam sakit dan hari jum'at depan di perkirakan beliau tidak dapat memimpin khutbah jum'at dan kami memilih antum untuk menggantikan beliau, karena setelah kami keliling tak ada yang kami anggap bisa kecuali antum, mohon ustadz tidak menolak permohonan kami ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa seperti orang bingung, apa aku musti menolak dulu, atau aku musti lari, bagaimana aku berkhutbah di masjid ntar, bagimana kalau aku tidak bisa, bagaimana kalau aku tidak mampu seperti yang mereka harapkan, tentu mereka akan menilai aku sebagai seorang yang di pandang sebelah mata, ah Cuma begini lulusan al Azhar, lantas dimana muka ini aku taruh? Aku belum siap menjalani semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kebingungan ini mengajakku untuk bernostalgia tentang diriku dan alAzhar, di mana ketika aku berniat pergi ke Mesir, niat pertama yang aku tanamkan aku akan rajin membaca aku akan rajin sekali kuliyah, aku akan rajin talaqqi, dan akan aku tinggalkan berbagai kesibukan yang menghambat studyku, hari pertama aku datang memang mesir tak bisa untuk di ajak bersahabat, ketika musim dingin, harus pakai jaket tebal, ketika musim panas harus pakai topi agar muka kita tidak hitam, itu pun tak menyurutkan niatku untuk menggapai apa yang aku cita-citakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berganti hari, aku pun sibuk dengan talaqqi, sibuk dengan kegiatan kampus, sampai akhirnya aku pun terlena dengan suasana, ketika berbagai kegiatan di kalangan mahasiswa cairo berjubel menghiasi hari-hariku, aku seakan enjoy dan menikmati hal itu, aku jadi aktifis, kata teman-temanku, dimana ada kegiatan di situ ada aku, kata teman-teman memambahkan, tapi sayang seribu sayang di balik kesibukan itu bukannya hal yang positif yang aku dapatkan, bahkan muqorror belum sempat baca, akhirnya ketika ujian pun aku hanya mengandalkan ringkasan yang hanya di buat oleh teman sendiri,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah aku lancar empat tahun yang dirasa begitu cepat dalam study, masih bisa lulus meskipun hanya bisa meraih prediket maqbul, tapi buatku itu adalah sebuah prestasi yang membanggakan karena waktu itu banyak teman-teman ku yang tidak lulus, meski mereka rajin sekali manghadiri muhadlarah, dan rajin membaca muqorror.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----00----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Zal, ada tamu tuh", suara ibu membuyarkan lamunanku&lt;br /&gt;"Iya bu!" jawabku seraya merapikan bajuku&lt;br /&gt;"Siapa bu?" Tanyaku&lt;br /&gt;"Udahlah sini jangan banyak tanya, ntar juga tahu sendiri" sergah ibuku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak tahu siapa lagi yang datang ke rumahku apakah ia ingin aku menjadi seorang imam di masjid apakah aku akan di jadikannya seorang penceramah, atau bahkan aku akan di jadikan apa lagi aku tak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam-diam kulihat dari jendela kaca dari dalam kaca kamarku, sepertinya aku pernah kenal beliau, ha … itu kan Pak Yai Ali, ustadz yang pernah mengajarku ketika aku mondok di pesantrennya, subhanallah aku lupa mengunjugi beliau, malah belau sendiri yang mengunjungiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu alaikum pak yai," maaf pak, belum sempat ziarah kerumah antum. "&lt;br /&gt;"Gimana kabarnya pak yai?" Tanyaku memulai pembicaraan,&lt;br /&gt;"Alaikum salam, Alhamdulillah baik," jawabnya&lt;br /&gt;"Gimana kabar Cairo?" Tanyanyaaa&lt;br /&gt;"Alhamdulillah pak, masih seperti dulu, masih kaya akan peradaban islam, masih terkenal dengan Al Azharnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pun akhirnya terlarut dalam obrolan panjang, yang kadang kami selingi dengan canda tawa, hingga akhirnya pak yai menawariku untuk mempersunting putri satu-satunya, dan aku pun tak bisa menolak atas permintaannya itu. Dan akhirnya keluarga kamipun menyetujui pernikahan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---00---&lt;br /&gt;Lagu hubbu ahmadi sholawat langitan terputar dengan dentuman sound system, kursi pengantin dihias rapi dengan bunga, dan berbagai ciri khas walimah di daeah jawa menghisai acara walimah kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ijab Kabulpun di mulai, di ucapkannya kata ijab oleh pak yai Ali,, dan kemudian dilanjutkan kata Kabul dariku. Kami kemudian duduk di atas kursi kehormatan sang mempelai, berduyun-duyun teman-temanku dari Cairo datang untuk memberi ucapan selamat, dan banyak dari tamu-tamu istimewa pak Yai Ali, mulai dari kalangan Kiyai-kiyai sepuh di daerahku, sampai Kiyai diluar daerah, karena pak Yai orangnya banyak kenalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---00---&lt;br /&gt;Alhamdulillah aku telah resmi menjadi menantu dari Pak Yai Ali, awalnya aku sangat senang bisa menjadi menantu beliau, karena cita-cita dan do'aku akhirnya terkabul, bisa mempunyai istri dari anak kiyai, namun dibalik kesenangan itu ada beban yang sangat berat terbesit di pikiranku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini pak yai sakit-sakitan bahkan sering tidak mengajar di pesantren, mungkin karena usianya yang sudah lanjut, akhirnya mau tidak mau aku juga yang harus menggantikan beliau disaat beliau sedang sakit, memang sebelumnya aku juga sempat menolak karena seperti yang ku ceritakan tadi aku belum siap, aku masih takut, bagaimana tidak, muqorror aja tidak pernah baca, belajar hanya ketika mau ada ujian, itupun hanya mengandalkan ringkasan toh di Al azhar juga tak ada yang namanya disuruh ngajar anak-anak, di Alazhar tak ada yang namanya praktek mensholati mayat, memandikan mayat, di Alazhar tak ada yang namanya menjadi seorang khutbah di masjid, namun realita inilah yang aku hadapi saat ini,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya aku harus memulai hidupku dari nol, mulai belajar dari semua hal, mulai belajar bagaimana menghukumi suatu masalah yang setiap kali datang dari masyarakat dan menanyai bagaimana hukumnya cloning, bagaimana hukumnya mendengarkan musik, dan lain sebagainya, tak jarang istriku yang menjawab pertanyaan itu, karena dia lebih pintar dalam masalah agama dari padaku yang notabene lulusan Alazhar. Oh, betapa malunya aku, kenapa istriku yang menjawabnya bukan aku, bukankah seharusnya suami lebih pandai dari pada sang istri, akhirnya istriku lah yang mengajariku bagaimana cara memberi fatwa kepada orang lain, bagaimana cara mengistimbatkan sebuah hukum, oh betapa malunya aku, andai waktu itu masih ada, tentu aku akan rajin membaca, dan mengkaji ilmu-ilmu islam dan tidak hanya sibuk dengan organisasi yang membuatku jadi seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-5559203235792839754?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/5559203235792839754/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=5559203235792839754' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5559203235792839754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5559203235792839754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2008/04/andai-waktu-itu-masih-ada.html' title='Andai Waktu Itu Masih Ada'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-5745591472335238342</id><published>2008-03-12T06:52:00.000-07:00</published><updated>2008-03-12T06:55:25.678-07:00</updated><title type='text'>Jatuh Cinta Disaat Yang Salah</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Mas, aku sangat mencintaimu, aku tidak pengen kehilangan kamu, aku pengen kita menjadikan ujung tombak sebagai terminal akhir hubungan kita, dalam artian kita bisa menjalin hubungan yang serius dari pada ini. &lt;/i&gt;Ungkapannya itu tertulis ketika saya membuka inbox di email saya. Saya pun bingung bagaimana membalas email itu, karena berbagai kebimbangan yang masih terngiang-ngiang dalam otak ini, apa saya tak bisa memilih perempuan yang selain dia, dengan ucapannya itu berarti saya tak ada pilihan lain kecuali harus menikahi dia. Tapi saya merasa kurang mantap dengan dirinya, setelah saya tahu kalau dirinya bukan seperti calon isteri yang saya idam-idamkan.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Sepulang dari warnet membuatku berfikir tentang hubungan ini, apakah saya lebih baik memutuskan hubungan ini, atau apakah saya harus hidup dengan keterikatan yang tidak saya senangi dan memaksa diri ini untuk menjadi pendamping setia dengan kekasih yang tidak saya kagumi, Sementara kalau saya memutuskan hubungan ini, berarti saya harus menyakiti hatinya, dan tentunya si dia akan benci pada saya dan berbagai macam masalah tentu akan saya dapati. Akhirnya saya tertidur dengan kebimbangan yang masih tersisa.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saya memang bukan lah seorang hamba yang taat kepada-Nya, hasrat yang di miliki anak dewasapun saya tidak bisa mesikapinya sebagai hamba Allah yang taat terhadap apa yang di perintahkan-Nya kepada kita, dulu sebelum keberangkatan saya ke negeri Kinanah ini saya sempat kenal dengan seorang gadis yang sekilas tampak anggun, cantik dan menawan, ia menarik hati saya, tanpa berfikir panjang saya pun akhirnya jadian sama si dia, sampai akhirnya hubungan itu berakhir dengan kabar keberangkatan saya ke Mesir. Tapi itupun tak membuat hubungan kita putus di tengah jalan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Waktu semakin berjalan, dan detik pun semakin berlalu, setahun rasanya seperti satu hari, hubungan ini pun masih tetap bertahan, tapi banyak hal yang baru saya sadari saat di sini, setelah hari-hari yang saya lewati sibuk bergelut dengan khazanah Islam, dan banyak mengikuti talaqqi (artinya pengajian). Di sela-sela pergaulanku dengan para teman-teman sefakultas, hasrat untuk mempunyai isteri yang shalihah pun mulai ada, karena bagaimanapun isteri shalihah adalah isteri idaman setiap manusia yang selalu bisa menyenangkan si suaminya begitu ucap salah satu temanku. Saya pun sadar betapa kekasih hati yang saya punyai saat ini sungguh kriteria yang ada pada dirinya jauh dari harapan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ah, saya pengen isteri shalihah,&lt;/span&gt; gumamku dalam hati. Sejak saat itu saya sangat menyesal dengan ulahku di masa dulu yang seenaknya saja mengajak jalan seorang wanita, tanpa batasan apapun dan tanpa berfikir akibat yang akan saya alami.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saat itu saya baru sadar ternyata saya terjatuh dalam buaian cinta pada saat yang salah. Dan Islam lah yang benar, ia mensyariatkan kepada kita semua akan pernikahan dan tidak ada pacaran sebelum resmi menikah, itulah hikmah kenapa Islam mensyariatkan khitbah, agar si laki-laki dan wanita bebas memilih apa dia saling suka apa tidak, sehingga apa bila salah satu tidak suka tidak apa, toh kehormatan si wanita juga akan tetap terjaga, begitu juga dengan hubungan silaturrahmi keduanya. Hal ini berbeda dengan pacaran dahulu kemudian menikah, ketika pernikahan gagal menjawab terminal akhir hubungan mereka, malah tak jarang akan menjadi bibit permusuhan antara keduanya, dan si wanita juga kehormatannya sudah tidak terjaga lagi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Masa muda adalah masa di mana hasrat untuk mencinta dan dicintai mulai tumbuh dalam diri mereka, dan itu memang hasrat yang telah di gariskan oleh-Nya kepada kita semua. Tapi bukan lantas saat kita di beri anugerah itu, kita bisa berbuat semau kita dan seenak kita, Allah menggariskan kepada kita aturan yang musti kita kerjakan agar kita tidak menyesal dan kita tidak rugi di masa depan, seperti yang saya alami saat ini. Dan pada akhirnya lebih baik menunggu dari pada menanti hal yang tidak pasti akan terjadi, lebih baik mengisi masa muda dengan hal yang bermanfaat untuk masa depan kita.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-5745591472335238342?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/5745591472335238342/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=5745591472335238342' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5745591472335238342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5745591472335238342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2008/03/jatuh-cinta-disaat-yang-salah.html' title='Jatuh Cinta Disaat Yang Salah'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-1063265300423662439</id><published>2008-03-07T11:10:00.000-08:00</published><updated>2008-03-07T11:23:22.220-08:00</updated><title type='text'>Belajar dari Negeri Kinanah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Waktu Cairo nampak mulai berubah dari musim dingin menuju musim semi, saat dimana tubuh ini harus berbalut dengan jaket tebal, untuk sekarang baju lengan pendek pun sudah saatnya di pakai. Siang itu saya mendapat undangan untuk menjadi moderator dalam acara latihan menulis dan menerjemah di daerah Kattamea yang jauhnya mencapai seratusan kilo dari asrama saya yang bertempat di daerah Abbasea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dari Abbasea ke Kattamea memang jauh, naik bis dua kali dan memakan satu jam, belum lagi nunggu busnya, tapi siang itu saya memang kurang beruntung setelah setengah jam menunggu, baru dapat bis, itu saja penuh dengan penumpang, akhirnya dengan terpaksa saya naik bis itu meski tak ada tempat duduk yang kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai di daerah Sayyidah Aisyah, daerah tempat sayyidah Aisyah, istri Rasulullah di makamkan. Saya kembali naik bis untuk kedua kalinya, dan Alhamdulillah saya dapat tempat duduk, meski banyak orang lain yang berdiri, bergelentungan, dan berdesak-desakan. Saya dapat menikmati hamparan pasir, beraneka ragam gedung menjulang tinggi. Perusahaan dan pertambangan Mesir membuat suasana khas dengan alam arab nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa saya sadari di tengah-tengah perjalanan saya menuju kattamea, ada seorang wanita hendak menaiki bis yang saya naiki, tapi sayang semua tempat sudah penuh di penuhi semua penumpang, tapi dengan segera saya lihat salah satu lelaki yang naik bismempersilahkan tempat duduknya untuk ditempati oleh si wanita itu dan dirinya memilih berdiri demi wanita itu, tak lama kemudian bus semakin penuh dengan penumpang, saya semakin merasa tidak nyaman, udara semakin terasa panas, saya nyalakan mp3, untuk mnghidupkan suasana hati yang jenuh menghadapi suasana desak-desakan. Tanpa sengaja temanku dari satu negara terdesak dan kena tubuh wanita Mesir langsung saja si bapak yang ada di sampingnya marah-marah, saya sendiri tak tahu kenapa bapak itu marah, &lt;em&gt;"ah mungkin saja bapak itu salah faham"&lt;/em&gt; gumamku dalam hati, ternyata sangkaanku itu salah saat salah satu dari teman yang lain bilang kalau &lt;em&gt;"Wanita di Mesir ini sangat di hormati sekali ente menggoda cewek mesir hati-hati kalau sampai ada yang memukul ente".&lt;/em&gt; Sayapun mulai faham kenapa si bapak itu marah saat si wanita itu terdesak oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa menit saya direngkuh kebisingan yang membosankan, akhirnya sampai pada tujuan, Kattamea, saya maju ke depan untuk siap-siap turun dari bis, namun di depan ada seorang bapak tua yang juga ingin turun, ugh, bapak ini gumamku. &lt;em&gt;nazil??&lt;/em&gt; (artinya &lt;em&gt;turun??)&lt;/em&gt; Tanyaku. Insya Allah, ucap bapak itu. Saya pun tak jadi memarahi bapak itu, saya tersenyum manis kepadanya, setelah mendengar bapak itu mengucapkan Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu saya senang sekali untuk mengucapkan insya Allah dalam banyak hal, saya teringat ketika nabi Muhammad di lerai Allah karena lupa tidak mengucapkan Insya Allah, ketika ada beberapa orang Quraisy bertanya kepada Nabi tentang roh, kisah ashhabul kahfi (penghuni gua) dan kisah dzulqarnain lalu beliau menjawab, datanglah besok pagi kepadaku agar aku ceritakan. Dan beliau tidak mengucapkan "Insya Allah", tapi kiranya sampai besok harinya wahyu terlambat datang untuk menceritakan hal-hal tersebut dan Nabi tak dapat menjawabnya. Maka turunlah ayat alkahfi 23-24, sebagai pelajaran terhadap Nabi; dan Allah mengingatkan juga bilamana Nabi lupa menyebut Insya Allah haruslah segera menyebutkan kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran kedua yang dapat saya petik adalah penghormatan terhadap seorang wanita yang sangat dijunjung tinggi, saya teringat dengan ayat-ayat Allah yang banyak menjunjung tinggi derajat wanita di dalam banyak kisah di dalam Al Qur'an diantara salah satunya yaitu kisah Maryam. &lt;em&gt;Dan ketika malaikat berkata kepada Maryam Wahai maryam Allah telah memilihmu dan mensucikanmu atas para wanita di muka bumi ini.wahai maryam beribadahlah kamu dan bersujudlah dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'&lt;/em&gt; (QS : Ali Imran 42-43) bahkan nabipun menggambarkan kedudukan mulianya seorang wanita dengan menggambarkan surga ada di telapak kaki ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian kecil ini nyaris membuat saya salut dan kagum subhanallah betapa agungnya nilai keberagamaan dan nilai-nilai islam di negeri seribu menara ini, barang kali inilah perbedaan mencolok antara indonesia dan Mesir, kalau di indonesia yang saya temui hanyalah seorang wanita berlengkak-lengkok menggoyangkan pinggulnya dan di saksikan oleh para ribuan penonton, dan lebih parah lagi media TV menyiarkan hal-hal seperti itu.justru sebaliknya di Mesir wanita di muliakan seperti kejadian kecil di atas. Rasanya kita musti belajar lebih banyak tentang akhlakul karimah dari negeri Tempat Imam Syafi'i dimakamkan ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-1063265300423662439?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/1063265300423662439/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=1063265300423662439' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/1063265300423662439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/1063265300423662439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2008/03/belajar-dari-negeri-kinanah.html' title='Belajar dari Negeri Kinanah'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-3539277256282585886</id><published>2008-02-12T03:35:00.001-08:00</published><updated>2008-02-12T03:36:59.961-08:00</updated><title type='text'>Pak Harto Juga Orang Islam</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;em&gt;Betapa hatiku takkan pilu telah gugur pahlawanku, &lt;/em&gt;kutipan lagu gubahan WR supratman terputar kembali, saat Pak Harto benar-benar meninggalkan kita. Presiden yang paling lama memerintah Indonesia setelah delapan kali keluar-masuk rumah sakit. Presiden yang memimpin kita selama 32 tahun, menutupkan mata untuk selama-lamanya tepat di hari minggu, 27 Januari 2008 kemaren &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Harimau mati meninggalkan belang, begitu ungkapan yang sering kita ucapkan setelah meninggalnya seorang tokoh yang pernah mempunyai jasa pada diri kita semua, seperti Pak Soeharto yang pernah duduk di atas kursi keprisidenan, seorang yang pernah memimpin kita seorang yang pernah menjadikan kemajuan di bidang ekonomi yang baik dan kondusif di masa kepemimpinannya. tapi ketika orang yang meninggalkan itu meninggalkan goresan luka, tak ada yang akan pernah menyanjungnya bahkan meskipun orangnya telah tiada ia malah sedih karena sakit hatinya belum terobati. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Diposisi itulah sekarang alm. mantan presiden RI, Soeharto. meski jasadnya sudah tergolek rapi di dalam liang lahat, masih banyak juga orang yang mencacinya seperti yang terjadi di semarang dan Bali, para mahasiswa menolak pemberian gelar pahlawan pada Soeharto. Mahasiswa menilai, Soeharto bukanlah sosok pahlawan yang berhasil membawa bangsa ini ke arah yang benar dan mensejahterakan rakyat. "Sebaliknya, Soeharto menjerumuskan bangsa ini ke jurang kemiskinan dan keterpurukan," kata mahasiswa Jurusan Sejarah Universitas Diponegoro Semarang Ahmad Yusuf, Rabu (29/1) . &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Selaian itu penolakan juga datang dari Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Lukman Hakim Syaefuddin mengatakan usulan pemberian gelar pahlawan kepada almarhum mantan presiden Soeharto tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. "Ada empat hal yang harus diklarifikasi dulu," katanya saat dihubungi Tempo, Selasa (29/01). dilain tempat Semaun menambahkan "Data kejahatan kemanusiaan Soeharto sangat banyak. Kami masih menyimpan itu dan kalau ada yang kurang lengkap sangat mudah mencarinya," kata Ketua Lembaga Perjuangan Rehabilitasi Korban Rezim Orde Baru (LPR-KROB) Semaun Utomo di Semarang, (30/1). atas kekecewaan tidak terhakiminya mantan presiden Soeharto.ia menambahkan bahwa sidang kepada Soeharto belum selesai. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tidak benci kepada Pak Soeharto bagi korban ketidakadilan politik Soeharto, kematian sang mantan presiden tetap menyisakan kesedihan yang amat dalam. Meski dalam ketegaran dan keniscayaan, kepergian abadi Soeharto menjadi berita rumit yang tetap menarik untuk dituntaskan untuk mengadili Jenderal terkuat yang saat berkuasa mampu menyihir banyak orang pintar menjadi bebek-bebek, membuat wakil-wakil rakyat menjadi geram, dan membuat pers tiarap sekian lama, dan kini telah tiada. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat ketika Dunia melepas salah seorang pembuat sejarah yang penuh kontroversi juga, Sukarno. Banyak orang menyayanginya, tapi banyak pula yang membencinya. seperti masalah Soeharto saat ini Namun semua sepakat, Soekarno adalah seorang manusia yang tidak biasa. Yang belum tentu dilahirkan kembali dalam waktu satu abad. Dan manusia itu kini telah tiada.&lt;br /&gt;Dan kesepakatan itu rasanya sulit untuk kita berikan kepada Pak Harto, kalau Pak Karno berita kontrovesinya masih dalam tanda tanya dan masih butuh penelitian, justru Soeharto dinyatakan sebagai tersangka penyalahgunaan uang dana yayasan sosial yang dipimpinnya pada tanggal 31 Maret 2000.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Dan sebagai konsekwensinya Anggota tim pengacara negara, Yoseph Suardi Sabda mengatakan, (30/1) semua anak Soeharto memiliki tanggung jawab dan beban yang sama untuk menggantikan posisi Soeharto sebagai tergugat I dalam kasus perdata Yayasan Supersemar, sebagian kasus Soeharto.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Bagaimanapun, kini Pak Harto benar-benar telah tiada dan kita juga tidak tahu persis, apakah beliau bersalah atau tidak. Namun, untuk hati-hatinya, terutama karena Pak Harto, Haji Muhammad Soeharto, adalah seorang muslim yang percaya akan hari akhir, alangkah baiknya kita semua bercermin pada adat orang jawa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Di daerah jawa, bila ada seorang muslim atau muslimah meninggal, pada waktu upacara pemberangkatan jenazah, biasanya wakil keluarga menyatakan kepada hadirin hadirat yang melayat: "Almarhum adalah manusia biasa, maka apabila semasa hidupnya almarhum dalam pergaulan dengan bapak-bapak dan ibu-ibu mempunyai kesalahan, kami keluarga mohon sudilah kiranya bapak-bapak dan ibu-ibu memaafkannya. Apabila di antara bapak-bapak dan ibu-ibu ada perkara yang menyangkut hak-hak Adami yang menjadi tanggungan almarhum, jika sekiranya tanggungan itu dapat diikhlaskan, keluarga sangat bersyukur dan berterima kasih. Namun, jika tidak, hendaknya yang bersangkutan segera menghubungi keluarga agar dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya dan tidak menjadi ganjalan kelak di Hari Pembalasan begitu komentar GusMus dalam salah satu situs di internet.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-3539277256282585886?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/3539277256282585886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=3539277256282585886' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/3539277256282585886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/3539277256282585886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2008/02/pak-harto-juga-orang-islam.html' title='Pak Harto Juga Orang Islam'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-7627905375516137198</id><published>2008-01-16T22:55:00.000-08:00</published><updated>2008-01-16T23:09:24.194-08:00</updated><title type='text'>Napak Tilas Sang Pejuang Sunnah</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Siapa &lt;em&gt;sih yang nggak&lt;/em&gt; kenal Imam Syafi’i, bagi yang bergelut di dunia agama tentu nama ini termasuk nama yang tidak asing lagi di benak mereka, ialah salah satu tokoh empat madzhab yang banyak di anut di muka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu saya sengaja berkunjung ke makam beliau, di daerah Sayyedah Aisyah kira-kira satu kilo naik bus dari terminal Sayyedah Aisyah, dan jalan sedikit melewati jalan setapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang istimewa saat saya melihat gerbang yang hanya bertempelkan reklame bertuliskan jadwal pengajian rutin di Masjid itu. Bangunan yang sudah lapuk dimakan usia itu sangat tua, seakan menggambarkan betapa lamanya seorang sosok yang di makamkan di dalamnya. Dialah sang Imam Muhammad bin Idris bin al-Abbas bin Utsman bin Syafi’i yang terkenal dengan sebutan Imam Syafi’i&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Wallahu huwa yudabbirul amr“&lt;/em&gt; suara itu terdengar dari salah seorang di makam itu. Saat saya sedang berdoa di samping makamnya. Makam itu tak ada bedanya dengan di Indonesia, di kelilingi dengan kayu yang mengitari dari padanya, lampu temaram hijau yang khas dengan suasana hening saat memanjatkan doa pada-Nya. Cuma di dalamnya banyak sekali uang yang tercecer, saya tak tahu yang di maksudkan dari penduduk sekitar dengan memasukkan uang didalamnya, apakah mereka menginginkan barakah dari Imam syafi’i, atau mungkin itu suatu adat, karena aku jumpai hal seperti itu tidak hanya sekali dua kali, tapi berkali-kali bahkan bukan hanya di makam para Imam saja, di Spink pun hal demikian. atau bahkan mereka malah mentaqdiskan sang Imam, aku pun tak tahu, tapi toh kalau Sang imam tahu kalau ia di taqdiskan seperti itu ia pasti akan marah dan sangat tidak meridhai perlakuan mereka itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai melakukan &lt;em&gt;tahlilan&lt;/em&gt; kalau dalam bahasa saya di Indonesia dulu, meski di sini tak dapat saya jumpai, tapi tak bisa saya tinggalkan identitas orang NU saya yang masih sangat kental, terlihat tulisan berfram yang rapi di luar pintu masuk makam, bertuliskan jelas sepak terjang beliau di dalam dunia ilmu agama dimasa hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah &lt;em&gt;nashirussunnah &lt;/em&gt;(pejuang As-Sunnah), salah satu penghargaan yang di berikan oleh para ahli hadist, karena saat beliau hidup, timbul bermacam-macam aliran keagamaan yang mayoritas selalu menyerang As-Sunnah. Mereka dapat dibagi menjadi tiga kelompok: Pertama, mengingkari As-Sunnah, secara keseluruhan. Kedua, tidak menerima As-Sunnah kecuali bila semakna dengan Al-Qur’an. Ketiga, menerima As-Sunnah yang mutawatir saja dan tidak menerima selain itu alias menolak hadits ahad.Beliau menyikapi ketiga kelompok tersebut dengan tegas. Terhadap kelompok pertama, beliau menyatakan bahwa tindakan mereka tersebut amat berbahaya karena dengan begitu rukun Islam, seperti shalat, zakat, haji dan kewajiban-kewajiban lainnya menjadi tidak dapat dipahami bila hanya berpijak kepada makna global dari Al-Qur'an kecuali dari makna secara etimologisnya saja. Demikian pula terhadap kelompok kedua, bahwa implikasinya sama saja dengan kelompok pertama.Sedangkan terhadap kelompok ke tiga, beliau membantah pendapat mereka dengan beberapa argumumen. Di antara argumen tersebut adalah :&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Di dalam mengajak kepada Islam, Rasulullah mengirim para utusan yang jumlahnya tidak mencapai angka mutawatir. Maka bila memang angka mutawatir tersebut urgen sekali, tentu Rasulullah tidak merasa cukup dengan jumlah tersebut sebab pihak yang dituju oleh utusan tersebut juga memiliki hak untuk menolak mereka dengan alasan tidak dapat mempercayai dan mengakui berita yang dibawa oleh mereka.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Bahwa di dalam peradilan perdata dan pidana yang terkait dengan harta, darah dan nyawa harus diperkuat oleh dua orang saksi padahal yang menjadi landasannya adalah khabar (hadits) yang diriwayatkan oleh jumlah yang tidak mencapai angka mutawatir alias Hadits Ahad, tetapi meskipun demi-kian, Asy-Syari’ tetap mewajibkan hal itu.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Nabi membolehkan orang yang mendengar darinya untuk menyampai-kan apa yang mereka dengar tersebut, meskipun hanya oleh satu orang saja. Beliau Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda: &lt;em&gt;“Semoga Allah Menyalakan (hati) seorang hamba yang mendengarkan sabdaku lalu membawanya, dan menjaganya kemudian mengamalkannya”&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Inilah salah satu bagian kecil dari beberapa kisah sang Imam yang madzhabnya kita anut, dan kita menisbatkan diri kita sebagai pengikutnya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-7627905375516137198?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/7627905375516137198/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=7627905375516137198' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/7627905375516137198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/7627905375516137198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2008/01/napak-tilas-sang-pejuang-sunnah.html' title='Napak Tilas Sang Pejuang Sunnah'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-6635349879438069503</id><published>2007-12-23T03:41:00.000-08:00</published><updated>2007-12-23T03:44:00.746-08:00</updated><title type='text'>Saat Cinta Mulai Menyapa</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Saat di tanya tentang cinta dia akan menjawab, Cinta adalah pengorbanan, cinta adalah perasaan yang suci dan tulus, namun ketika di tanya apakah kamu tulus dan ikhlas mencintai aku? Ia pun akan menjawabnya dengan kata &lt;em&gt;iya,&lt;/em&gt; aku tulus ikhlas &lt;em&gt;kok! &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas makna tulus dan ikhlas membuat saya untuk berfikir,  seperti apa yang di namai cinta yang tulus dan ikhlas, apakah cinta antar jenis yang berbeda kaum adam dan hawa sebelum menikah adalah cinta yang tulus dan ikhlas? Ketika itu aku pun mencoba mencari titik temu antaranya dengan cinta ibu pada anak. Dari sini aku tahu ternyata banyak titik perbedaan antara keduanya cinta ibu itulah cinta yang paling murni di antara manusia  tidak dikotori oleh nafsu menyenangkan diri sendiri, yakni tulus dan ikhlas yang berlandaskan pengorbanan demi untuk kesenangan dan kebaikan dia yang dicinta yakni anaknya. Seorang ibu tak berharap anaknya akan membalas cintanya, ia hanya ingin agar anaknya senang dalam hidupnya, asal anaknya senang ia rela berkorban, rela bersusah payah tanpa mengharapkan upah sedikitpun. Berbeda dengan cinta yang selalu meng&amp;shy;hendaki agar orang yang dicinta itu hidup berbahagia BERSAMA DIA SENDIRI. Menghendaki agar orang yang dicinta itu menjadi miliknya yang mutlak, selama hidup berada di sampingnya untuk di&amp;shy;puja, untuk dicinta, untuk pelepas da&amp;shy;haga, cinta ini penuh dengan harapan, penuh dengan pamrih dan karenanya penuh dengan duka nestapa dan sengsara mendatangi. Dan inilah cinta yang berlandaskan nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu juga membuatku bernostalgia dengan zaman di saat islam mulai berjaya dengan mercusuarnya. Saat-saat indah saat &lt;em&gt;Imam Ghazali&lt;/em&gt; ketika menulis &lt;em&gt;Ihya’ Ulumuddin,&lt;/em&gt; berbeda dengan zaman modern sekarang ini, zaman yang kata &lt;em&gt;Yusuf Qardhawi,&lt;/em&gt; zaman yang penuh dengan kebobrokan moral., zaman yang bukan seperti zaman &lt;em&gt;Siti Nurbaya.&lt;/em&gt; Dan zaman disaat para pemuda tak lagi peduli lagi akan nilai-nilai akhlak, seakan batas-batas antar kebatilan dan kebenaran menjadi sama, tak dapat dipisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat musik-musik band menjadi suatu idola dan kebanggan di mata anak muda, disaat televisi-televisi menawarkan suguhan acara-acara bernuansa cinta, saat itu juga anak-anak muda berlomba-lomba seperti idola mereka, dengan mnengkonsumsi musik-musik. Bahkan ada yang bilang nggak gaul kalau tidak tahu perkembangan musik. Mereka berlomba-lomba membuat kisah cinta layaknya selebriti-selebriti, dengan semakin mengaplikasikan dalam bentuk pecaran, sampai lupa akan tugasnya sebagai generasi bangsa, belajar-dan terus belajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar, memang susah kita ingin menjauhi dari rasa cinta dan saya rasa itu memang hasrat manusia yang alami dari sananya, sebagai fithrah ilahi yang digarisakan pada manusia. &lt;em&gt;Jalaluddin Rumi&lt;/em&gt; pun telah menggambarkan dari jauh-jauh abad yang lalu, tentang cinta ia menggambarkan bahwa cinta merubah yang pahit menjadi manis, tanah menjadi biji emas, suatu yang keruh menjadi terasa bening, rasa sakit menjadi seperti obat, penjara laksana sebuah taman, dan sakit adalah sebuah kenikmatan,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh dan sangat indah begitu kira-kira satu kata yang dapat aku simpulkan, karena aku sendiri juga pernah mengalaminya, dan bagi kita yang tidak mempunyai rasa ketaqwaan pada Tuhan, kita akan menghalalkan segala cara untuk dapat menyalurkan hasrat biologis kita, bisa dengan berpacaran, bisa dengan bersepi-sepi berduaan dengan si kekasih, bahkan hari-hari kita diisi dengan kesibukan memikirkan sang kekasih. Menunggu dan terus menunggu itu konsekuensi yang di dapat darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta seakan membuat seseorang itu buta dengan hakikat cinta, &lt;em&gt;Jalaluddin Rumi&lt;/em&gt; saat di tanya kepada siapa kita harus mencinta? Dia menjawab dengan ucapannya, &lt;em&gt;“sesungguhnya cinta yang abadi hanyalah patut kita sandingkan pada dzat yang abadi. Dan inilah cinta para Nabi dan para ahli hikmah”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta beda jenis, buatku adalah anugerah yang patut kita syukuri atas diberinya kita hasrat untuk bisa mencintai, tapi kita juga tidak bisa mensikapinya dengan cara yang dapat membuat kita terlena, dapat membuat kita lupa akan hakikat diri kita, apa lagi melanggar larangan-larangan Tuhan, Naudzu billah. Cinta anak-anak muda sebelum menikah hanyalah cinta yang tidak tulus karena kita masih meminta banyak darinya. Buatku lebih baik di masa muda kita isi dengan hal-hal yang bermanfaat buat diri kita untuk masa depan diri kita, nusa dan bangsa kita. Dan mungkin lebih baik menunggu dari pada mengharap sesuati yang tidak pasti yang hanya dapat membuat kita resah dan gelisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-6635349879438069503?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/6635349879438069503/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=6635349879438069503' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/6635349879438069503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/6635349879438069503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/12/saat-cinta-mulai-menyapa.html' title='Saat Cinta Mulai Menyapa'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-8371443196484611370</id><published>2007-12-18T00:26:00.000-08:00</published><updated>2007-12-18T00:33:07.984-08:00</updated><title type='text'>Sina, Yang Cantik</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" align="right"&gt;&lt;em&gt;Dan Apa Bila kalian mau bersyukur maka akan Aku tambah nikmat untuk kalian, dan apa bila kalian ingkar maka adzab-Ku sangat pedih.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita naik bus &lt;em&gt;926&lt;/em&gt; jurusan tahrir kita akan melewati sebuah sungai dengan lebar kira-kira 200 meter, yang terkenal di dunia dengan sebutan sungai terpanjang, &lt;strong&gt;Nil,&lt;/strong&gt; itulah nama yang pernah tersebut dalam sejarah ketika Nabi Musa di hanyutkan dan di temukan oleh istri Fir’aun yang pada akhirnya ia diambil anak olehnya. Sungai ini adalah sungai yang banyak di jadikan sebagai tempat rekreasi, apalagi ketika malam hari libur, kalau kita berdiri dari jembatan yang membentang di atas Nil, &lt;strong&gt;Nile Hilton,&lt;/strong&gt; hotel yang dijadikan Fahri sebagai tempat malam pertamanya dengan Aisyah, akan kelihatan sangat megah, dengan hiasan lampu-lampu jalan menambah suasana romantis di malam hari. Musik-musik arab yang didendangkan di atas perahu menambah khas suasana di Bumi Kinanah, tarian-tarian yang dikenal sebagai tari perut pun tak mau kalah mewarnai suasana di malam itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Malam itu saya dan teman-teman pergi ke Nil, hanya untuk melihat seberapa ramai Nil dimalam hari, jika di bandingkan dengan siang hari, apakah ramai seperti yang pernah digambarkan di dalam Ayat-ayat cinta, Atau justru malah sebaliknya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ahmar, aswad, elbalah-elbalah,&lt;/em&gt; nyanyian yang sangat akrab dengan para penduduk pribumi itu terdengar dari sebuah kapal, ketika itupun aku tertarik untuk manaikinya bagaimana sih rasanya keliling nil di malam hari.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dari kejauhan terlihat lekuk wajahnya yang khas dengan pesona Cleopatra, kerudung hitam yang serasi dengan pakaiannya juga menguatkan bahwa ia memang berasal dari keturunan arab, wajahnya sangat cantik bak Dian Sastro, &lt;em&gt;"Subhanallah, cantik benar cewek ini, belum pernah aku jumpai cewek secantik ini, ini baru yang dinamakan Mesir sebagai negeri Cleopatra",&lt;/em&gt; gumamku dalam hati" &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ismak eh?&lt;/em&gt; tiba-tiba suara itu keluar dari mulutnya, ah, mimpi aku, &lt;em&gt;"masak cewek secantik ini bertanya pada saya"&lt;/em&gt; gumamku. Ternyata suara itu adalah benar, memang cewek itu yang bertanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Baha’ur Rijal"&lt;/em&gt; bilangku dengan ucapan bahasa amiyah yang agak kaku juga" &lt;em&gt;waanti?&lt;/em&gt; Tanyaku agak grogi, &lt;strong&gt;Sina,&lt;/strong&gt;&lt;em&gt; eh??&lt;/em&gt; Meyakinkan apa yang aku dengar karena setahuku Sina adalah nama sebuah bukit dimana Nabi Musa memohon pada Allah untuk bisa melihat-Nya. &lt;strong&gt;SINA!!&lt;/strong&gt; Ucapnya. Akhirnya kami pun sempet ngobrol dan bercanda di atas kapal, tapi masih banyak juga kosa kata yang belum dapat aku faham, karena amiyyah yang mereka gunakan pasaran banget, tak jarang banyak yang keluar dari kaidah. Susah juga memang, tapi aku paham juga tatkala ia minta di belikan makanan tatkala ada salah seorang pernjual makanan yang menawarinya, dan tatkala ia mulai menari di kapal itu. Waktu terus berjalah dan usai sudah cerita ketika kapal mulai melabuh. Dia memberi nomor HP nya padaku, katanya sih buat ngehubungi.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Minggu depan akupun datang untuk kedua kalinya, akupun ketemu sama Sina, karena sebelumnya kami juga sudah membuat janji. Tapi dihari ini aku tahu bahwa ia sebenarnya hanyalah seorang pemanis di kapal itu, ia hanya bertugas menarik para penumpang untuk naik di kapalnya, hari ini aku hanya bisa ngobrol sebentar dan hanya dapat melihat serta menikmati keindahan wajahnya, ia hanya korban dari konspirasi entah itu dari keluarganya atau dari siapa lah, aku sendiri pun tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;Wanita memang indah begitu yang dapat aku simpulkan saat itu, apa lagi di imbangi dengan akhlak yang indah, ia akan bak bidadari yang sangat cantik, mampu menjaga kehormatannya, memberi kesenangan bagi yang melihat kelakuannya akan tertarik untuk memiliki dirinya selamanya, tapi sayang &lt;strong&gt;Sina&lt;/strong&gt; sang cantik Cleopatra itu telah menjadi korban dari perlakuan yang biadab dari para lelaki yang memanfaatkannya. Andaikata aku mampu menolongnya pasti akan aku tolong dirinya, Ah, mungkin ia menikmati pekerjaannya itu, &lt;em&gt;hak!! &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-8371443196484611370?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/8371443196484611370/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=8371443196484611370' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/8371443196484611370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/8371443196484611370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/12/sina-yang-cantik.html' title='Sina, Yang Cantik'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-3223649472397344503</id><published>2007-11-27T09:56:00.000-08:00</published><updated>2007-11-27T09:59:26.924-08:00</updated><title type='text'>Bangga Dengan Negeri</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ketika anda berdiri di pintu dan mencoba memasuki sebuah aula dengan berderetan tempat duduk yang di perkhususkan untuk orang yang sedang mengisi stamina tubuhnya, anda akan merasakan hakikat keberagaman sebenarnya, mulai dari kasta yang paling buruk yang berkulit hitam sampai kasta berkulit putih bertemu dalam satu meja bercakap-cakapan sambil menikmati hidangan yang di sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu saya duduk di ruang makan anak-anak asrama, tiba-tiba saja hati ini merasa terenyuh dan bertanya pada diri saya sendiri: kenapa para 'ammu-'ammu (sebutan untuk orang tua yang pekerjaannya sebagai pekerja) itu diperlakukan layaknya anak kecil, ia harus antri berjam-jam menunggu antrian makanan, dan harus menunggu sampai anak-anak asrama selesai makan, bahkan bagiannya sangat sedikit bila di banding bagian anak-anak asrama, bahkan karena saking sedikitnya kadang ia menunggu kelebihan makanan dari anak-anak asrama, bahkan tak jarang ada yang cekcok hanya karena makanan yang di berikan padanya kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa tak ada saling-menghormati di antara mereke?" gumamku dalam hati. seraya menggelengkan kepala, sungguh aneh kenapa tak ada satupun sifat kedewasaan mereka, ia kayak anak kecil, masih suka serobot-menyerobot, suka pukul-pukulan, ah mungkin ini sifat dan watak mereka, gumamku ingin meyakinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu saya tersadar bahwa ternyata negeriku sungguh negeri yang hebat, meskipun negeri saya banyak hutang, meski negeri saya tingkat korupsinya masih dalam tingkat teratas, tapi saya tidak ingin membahas hal itu, saya bangga dengan negeri saya ketika di bilang negeri saya adalah negeri yang ramah, negeri yang di katakan orang mesir sebagai julukan ahsanunnas, dan ketika saya bertaya pada orang mesir kenapa mereka mengatakan ahsannas mereka menjawab orang nya baik-baik, murah senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat ketika ibu saya memasakkan buat para pekerja yang sedang merenovasi rumah saya, ketika itu saya tanya pada ibu" kok masak banyak dan enak sih buk? buat apa? seketika itu ibu menjawab, mau ada para pekerja yang merenovasi rumah kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak tahu apakah itu yang di sebut keadilan ala versi warga Mesir ataukah itu adalah pembedaan kasta yang pernah di perjuangkan Napoleon Boneparte? konon kata Aristoteles keadilan yang sebenarnya adalah pembagian yang proporsional, tidak harus sama rata. tapi kalau seandainya kalau lantas kita terapkan pada para 'ammu itu, sepertinya para 'ammu itulah yang mesti di beri penghormatan yang lebih banyak, karena dari pagi sampai siang atau bahkan sore ia sibuk sekali mengepel, memebersihkan asrama anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayang mungkin ketika fenomena seperti ini terjadi di negeri saya, Bang Iwan fals akan menciptakan lagu yang bertema seorang tua harus di hormati, tak ketinggalan pula Om Ebiet, kalau dulu ia hanya sibuk menyanyikan pengemis tua, sekarang ia musti mengganti judulnya sendiri dengan Pekerja Tua.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya bisa mengingat begitu indah pemandangan saling menghormat-menghormati nya di negeri saya yang masih sangat kental, merasa bahwa mereka adalah satu saudara, dari situ harus adanya saling memberi, menolong dan saling memperlakukan anatara kita sebaik-baiknya perlakuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun disini, rasanya kangen dengan desa, dengan kasih sayang bapak-ibu dan dengan senyuman para tetangga, saudara, sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin setelah kembali nanti akan saya kabarkan pada bapak-ibu dan semua teman-teman bahwa negeri kita adalah negeri yang ramah, negeri yang sangat hebat, kita harus bangga dengan kekayaan bangsa yang sangat berharga ini, kita tidak boleh berkecil hati menjadi bangsa indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kabar itu agaknya masih jauh dan panjang untuk di ceritakan, hanya menunggu waktunya saja. entah waktu itu kapan, entah besok, lusa, minggu depan, bulan depan, atau satu tahun atau bahkan sepuluh tahun lagi, aku sendiripun tak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-3223649472397344503?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/3223649472397344503/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=3223649472397344503' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/3223649472397344503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/3223649472397344503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/11/ketika-anda-berdiri-di-pintu-dan.html' title='Bangga Dengan Negeri'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-3314962353409842297</id><published>2007-11-13T02:34:00.000-08:00</published><updated>2007-11-29T01:50:32.495-08:00</updated><title type='text'>"Aneh"</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/R06LD7xSN8I/AAAAAAAAADg/-X35vzwVNOo/s1600-h/kartun.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138197124576589762" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/R06LD7xSN8I/AAAAAAAAADg/-X35vzwVNOo/s400/kartun.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lagi-lagi harus mendengarkan keluhan orang yang tanpa memikirkan segala hal dari sudutnya sendiri, alias egois. Jilbab yang sering saya ketahui sampai saat ini yang menjadi bahan perdebatan, ada yang menganggap itu adalah termasuk budaya arab yang tidak layak untuk diikuti, dan ada yang menganggap jilbab itu adalah sebagian dari yang membedakan antara Muslim dan Kristen maka wajib di lakukan oleh seluruh umat muslimah di dunia ini, belum kunjung usai perdebatan itu Seorang milyuner penganut Kristen Koptik di Mesir &lt;em&gt;Naguib Sawiris&lt;/em&gt; menyatakan kekhawatirannya atas semakin banyaknya wanita muslim yang memakai jilbab, saya Saya merasa khawatir ketika melihat makin banyak perempuan-perempuan berhijab di jalan. " Saya merasa seperti di negara Iran. Saya merasa seperti orang asing. ". begitu komentarnya, dalam salah satu situs di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi bayangan di fikiran saya adalah terasa aneh, kenapa beberapa orang yang hanya berpendapat dari sisi sisi luarnya saja, mereka tidak mau melihat hakikat dari sesuatu itu dari sisi baiknya, salah satunya seperti yang telah di lontarkan oleh &lt;em&gt;Naguib sawiris&lt;/em&gt; tersebut, coba mereka mau berfikir sejenak merenungkan apa yang ada dibalik sesuatu itu, dalam hal ini jilbab misalnya, justru yang mereka lakukan itu adalah bukti bahwa adanya porsi yang sangat mulia kepada para wanita supaya mereka lebih kelihatan anggun, lebih menjaga diri mereka dari gangguan lelaki. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Secara pribadi saya pernah menanyakan pada orang wanita, apakah mereka enjoy memakai jilbab atau apakah dia lebih enjoy tidak memakai jilbab, justru jawabannya dia lebih merasa dirinya lebih tenang dari pada tidak memakai jilbab. Di daerah Ghiza, Mesir Sejumlah siswi beragama Kristen di sebuah sekolah menengah membantah tuduhan yang mengatakan bahwa mereka dipaksa memakai jilbab oleh kepala sekolah mereka. Para siswi itu menyatakan, mereka mengenakan jilbab atas kemauan sendiri, bukan karena paksaan. Inilah yang menjadi titik tolak mengapa jilbab termasuk penghormatan terhadap wanita. Secara umum memang kita tidak bisa mengatakan orang yang berjilbab merasa dirinya merasa tenang seluruhnya, tetapi tak seorangpun yang berani menjamin kalau orang yang tek berjilbab akan terselamatkan dari lirikan orang laki-laki hidung belang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lagi-lagi hati nurani saya menuntut untuk mengatakan iya, ketika kewajiban berjilbab memang berasal dari arab, tapi produk itu bukanlah produk yang tanpa makna, yang hanya merupakan produk harga murah yang tidak layak di pasaran, inilah produk luar biasa yang pernah terjadi sepanjang perjalanan manusia, yang akhirnya terjual habis oleh para penjaja kehormatan. ia bukanlah cuma model luar seperti yang pernah di katakan Menteri Kebudayaan Mesir Farouq Hosni, seorang menteri yang dituntut mengundurkan diri atas perkataannya itu, Tetapi ia adalah sebuah perangai yang menutupi sisi dalam wanita agar lebih berakhlak dan berhati nurani yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kaki di kepala, kepala dikaki" memang capek meyakinkan berjilbab adalah termasuk refleksi dari kehormatan pada wanita, biarlah saya sendiri yang mendukung pengaduan &lt;em&gt;Hala El Malki&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;Ghada El Tawil&lt;/em&gt; dua presenter televisi di Mesir ke mahkamah internasional agar mereka bisa memperjuangkan hak-hak mereka atas tuntutan haknya untuk berjilbab, karena pihak manajemen TV memberhentikannya atas ketidakmauan mereka melepas jilbab, selamat berjuang saudariku, semoga sukses!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-3314962353409842297?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/3314962353409842297/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=3314962353409842297' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/3314962353409842297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/3314962353409842297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/11/aneh.html' title='&quot;Aneh&quot;'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/R06LD7xSN8I/AAAAAAAAADg/-X35vzwVNOo/s72-c/kartun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-7274984676028077233</id><published>2007-11-11T12:50:00.000-08:00</published><updated>2010-03-24T15:42:38.904-07:00</updated><title type='text'>Visitor</title><content type='html'>&lt;script type="text/javascript" src="http://feedjit.com/serve/?bc=FFFFFF&amp;amp;tc=494949&amp;amp;brd1=336699&amp;amp;lnk=494949&amp;amp;hc=336699&amp;amp;ww=400&amp;amp;ww=160"&gt;&lt;/script&gt;&lt;noscript&gt;&lt;a href="http://feedjit.com/"&gt;Feedjit Live Blog Stats&lt;/a&gt;&lt;/noscript&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-7274984676028077233?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/7274984676028077233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=7274984676028077233' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/7274984676028077233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/7274984676028077233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/11/dialog-memang-perlu-dalam-kaitannya.html' title='Visitor'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-5708091751276655773</id><published>2007-10-02T03:47:00.000-07:00</published><updated>2007-11-11T12:54:39.155-08:00</updated><title type='text'>.:Membaca::.</title><content type='html'>Kita adalah kehidupan masa mendatang, kira-kira begitu ungkapan yang sering kita pelajari di pelajaran PPKn saat masih duduk di bangku SD, yang sampai saat ini pun akal sehat kita akan mengiyakan ungkapan tersebut. Cerah tidaknya kehidupan yang akan datang tentu kita yang menentukan, kita yang akan membawa kemajuan negara kita, agama kita, dan segala aspek kehidupan ini. Akan kita bawa kemana laju kehidupan ini, akan kita kubur mati-matikah, atau akan kita songsong dengan penuh senyuman, Kemapan yang di peroleh oleh para generasi tua kita kalau kita mau meruntut sejarahnya itu semua adalah berkat hasil kerja keringat mereka, mereka berjuang sekuat tenaga agar kehidupan yang saat ini kita nikmati lebih baik dari apa yang mereka rasakan dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih khusus lagi kita sebagai insan yang mengaku sebagai hamba Tuhan, tentu kita juga tidak bisa terlepas dari apa yang telah diwajibkan-Nya pada kita semua, sedangkan kewajiban itu tidak langsung di bisikkan-Nya pada diri kita, akan tetapi Tuhan memberikan pada kita petunjuk yang mengantarkan kita menuju  hamba yang taat pada aturan yang ditetapkan oleh-Nya, tentu satu hal yang harus kita kerjakan adalah mengetahui apa itu kewajiban kita, apa telah di tetapkan Tuhan pada kita, sedangkan untuk mengetahui kewajiban itu, kita tidak cukup hanya memandang langit, mengaduhkan telapak tangan, dan usai sudah semua. Semua butuh usaha, butuh kegigihan kita, kita dituntut untuk menelaah, memahami, aturan-aturan yang telah ditetapkan-Nya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iqro'! yang artinya bacalah! begitulah perintah pertama yang Allah perintahkan pada Nabi yang ummi, ketika itu Nabi pun menjawab Ma ana bi qori' saya tidak bisa membaca, Dalam satu riwayat di sebutkan pula Ma aqro'? apa yang saya baca? setelah beliau kepayahan dirangkul dan diperintah membaca oleh malaikat Jibril a.s. pertanyaan itu tidak di jawab karena Allah menghendaki umatnya untuk membaca apa saja yang bismi Robbik selama itu bermanfaat pada dirinya dan bagi kemanusiaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kata iqro' yang mempunyai arti membaca, terambil dari akar kata menghimpun, dari makna menghimpun kemudian timbul makna meneliti, memahami, ini tidak menyempitkan pemahaman yang terbatas pada teks saja, lebih dari itu, bacalah diri kamu, bacalah keadaan alam, bacalah apa yang menjadi kewajiban kamu, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca sejak terbitnya fajar sejarah peradaban manusia termasuk salah satu unsur terpenting dalam membentuk maju tidaknya sebuah peradaban itu. kita tentu masih ingat Peradaban Yunani, di mulai dengan Iliad karya Homer Ia berakhir  dengan  hadirnya kitab Perjanjian Baru. Peradaban Eropa dimulai dengan karya Newton dan  berakhir  dengan  filsafat   Hegel.  Peradaban   Islam   lahir   dengan  kehadiran Al-Quran, dan kita yakin Al Qur'an tidak akan lekang di telan waktu dan zaman. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi agak disayangkan generasi muda islam saat ini, banyak generasi-generasi islam yang kalau boleh di bilang mereka enggan sekali membaca, ketika mereka mendengar kata membaca pasti mereka akan mengacuhkan itu, mereka lebih suka menghabiskan hari-harinya hanya buat hal yang tidak ada manfaatnya bagi masa depan mereka. Padahal sesungguhnya mereka itu akan menginginkan masa depan yang cerah, kalau dalam realita mahasiswa Cairo yaitu semakin sepi forum-forum  kajian, diskusi, dan semakin ramainya tempat-tempat rihlah, konser nasyid, yang seakan sudah menjadi hal yang lumprah dikalangan mahasiswa Cairo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang membaca tidak bisa paksakan pada diri kita, membaca butuh kebiasaan, butuh motivasi, terkadang memang faktor dari keluarga juga mempengaruhi, tapi itu tidak sepenuhnya benar, membaca itu mudah jika kita mampu memotivasi diri kita, menumbuhkan jiwa keingintahuan kita, dan menjadikan membaca tidak hanya sebagai kewajiban, tetapi menjadikan membaca sebagai kebutuhan, sebagaimana tubuh kita yang tiap hari musti kita beri suplay makanan padanya. penulis teringat nasehat seorang ustadz "bacalah buku yang ada di depanmu, apa lagi jikalau engkau pergi ke perpustakaan, bacalah meskipun hanya judul atau daftar isi saja, sebab minimal kalian bisa tahu siapa penulisnya, apa isi bukunya." Nasehat ini memberikan inspirasi buat kita bahwa memang kebiasaan membaca membutuhkan proses, proses itulah yang nantinya akan menjadikan kita sebagai insan yang senang akan ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir kalinya, ketika kita punya pengetahuan akan suatu hal, disinilah kita dapat menjalani kehidupan kita dengan penuh senyuman, karena kita mempunyai bekal, justru sebaliknya jika kita tidak mempunyai pengetahuan apa yang akan kita bawa di masa mendatang? Dan apa kata dunia? bahkan jikalau kita mampu menjadikan diri kita sebagai hamba yang benar-benar hamba maka Tuhan pun akan tersenyum pada kita, karena apa yang Dia inginkan pada kita telah kita penuhi. semoga kita termasuk hamba-hamba yang senang akan ilmu pengetahuan, amiiin!! Wallahu A’lam &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-5708091751276655773?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/5708091751276655773/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=5708091751276655773' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5708091751276655773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5708091751276655773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/10/bacalah-kau-akan-merasa-dirimu-ada.html' title='.:Membaca::.'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-5608381583050973889</id><published>2007-09-15T02:22:00.000-07:00</published><updated>2007-11-11T12:55:12.470-08:00</updated><title type='text'>Di balik rahasia Masjid</title><content type='html'>Ketika kita melihat masjid Al azhar Cairo, tentu akan terbesit ketakjuban di benak kita, betapa Al azhar sangat memperhatikan nilai-nilai pendidikan, betapa Al azhar sangat memperhatikan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat shalat saja. Masjid yang di bangun oleh Jauhar Atssaqily itu, mendapatkan ruang tersendiri di hati masyakat Cairo pada umumnya dan para wafidin (pendatang) seperti kita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita berbicara tentang masjid, tak jarang di hati kita hanya terbayang seorang yang menghadap kiblat seraya melaksanakan ritual yang kita sebut dengan shalat, benar masjid memang tempat kita shalat, menghadap, berdiri bersujud pada Allah yang Maha Kuasa, tapi masjid lebih dari itu masjid terdapat beberapa dimensi yang sangat menjujung tinggi nilai-nilai kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid media perkumpulan berbagai golongan, tak ada satu media pun selain masjid yang membiarkan masuk meski itu waktu malam, waktu siang, musim panas ataupun musim dingin, tidak pernah menolak orang yang sudah renta, tidak pernah juga menolak oirang yang masih kecil. Lebih dari itu tidak ada satupun kecuali masjid suatu tempat yang disana di ajarkan berbagai ilmu, mulai dari ilmu agama sampai ilmu perang sekalipun diriwayatkan “Sesungguhnya seorang habasyah bermain dengan alat perangnya di masjid di masjid Nabi, dan Nabi pun melihat, dan itu pun juga disaksikan oleh Aisyah dan seakan-akan itu tidak membuat Umar kagum karena mungkin karena saking kerasnya Umar, maka Umarpun ingin melempar mereka dengan kerikil tapi Nabi melarang” tinggalkan mereka wahai Umar!”.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Dari hadis ini para ulama mengambil hukum bolehnya bermain dengan alat perang di mesjid, mereka berpendapat bahwa sesuatu yang berkaitan dengan maslahat kaum muslimin di perbolehkannya dilakukan didalam masjid. Dalam sejarah perjalanan Islam masjid sering di jadikan sebagai perkumpuan antar golongan, tempat parlemen bermusyawarah, saling memberi kefahaman, tempat saling berkenalan, dan tempat tempat pendidikan perpolitikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika ketika menjadi khalifah abu bakar pernah menyampaikan khutbah perpolitikannya, saat itu ia pertama kalinya diangkat sebagai Khalifah, “wahai manusia, sesungguhnya aku pemimpin kalian, dan aku bukanlah sebagus-bagusnya dari kalian, ketika kalian melihatku dalam kebaikan maka tentukanlah itu kepadaku, tapi jika kalian melihatku dalam kesalahan maka luruskanlah aku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam sangat menganjurkan shalat berjamaah di masjid, di bandingkan shalat sendiri di rumahnya, sebagaimana Islam menjanjikan bagi yang berjamaah dilipatkan pahalanya 27 kali dari shalat biasa, Islam sangat mengajarkan saling mengenal tidak saling mengingkari, saling berdekatan bukan untuk saling berjauhan, saling mencintai bukan saling membenci, saling bersalam-salaman bukan saling berceai berai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikat agama ini bukanlah hanya apa yang kita bayangkan didalam otak saja, apa yang kita ucapkan dalam lidah saja, lebih dari itu agama adalah realita yang dapat menghubungkan antara manusia yang satu dengan manusia yang lain  dengan hubungan yang sinergis, bagaimana agama memberi ruang bagi manusia untuk menjadi insan yang ideal dimata manusia dan di mata Tuhan. Sebagian dari itu adalah kebebasan, persamaan,  persaudaraan. Realita inilah yang dapat kita temui di masjid &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita melakukan ruku’ lalu kita bersujud, kita merendahkan diri kita semua hanya kepada Dzat yang Satu, inilah yang kita sebut sebagai kebebasan hati, adapun kebebasan yang kita temui ketika kita melihat imam kita salah dalam gerakan, dalam bacaan kita di tuntut untuk membenarkan apa yang salah itu, dan membenarkan pada yang benar. Khatib bukanlah seorang yang diktator yang bebas berekspresi di atas mimbar,  tapi ia di tuntut pertanggung jawaban, ketika ia salah maka umatlah yang harus mengingatkannya, dan meluruskannya ketika ia menyimpang ke jalan yang salah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua ialah persaudaraan, umat islam shalat di pimpin oleh seorang islam, menyembah satu orang Tuhan, membaca satu surat, menghadap satu kiblat dan mengerjakan amal yang satu, ruku’ yang satu, begitu juga sujud, kita bersama-sama satu pekerjaan, satu perkataan, oleh karena itu ini sesuai dengan ayat Alhujurat: 10 yang artinya “Sesungguhnya Orang-orang mukmin itu bersaudara”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga adalah persamaan, inilah yang dapat kita ketahui secara kasat mata, saat kita melihat orang kaya berjajar dengan dengan orang fakir, seorang pemimpin berjajar dengan rakyat jelata, seorang yang pintar berjajar dengan orang yang bodoh. Di masjid tidak kita jumpai seorang presiden khusus di barisan yang pertama, seorang yang fakir di barisan yang paling belakang, semua seperti satu sisir, semua sama. Berdiri dari disamping pundak yang satu kepundak yang lain, tak ada pembedaan diantara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang indah, oleh karena itu keindahan yang telah diberi oleh islam, jangan sampai hilang hanya karena kita sebagai umatnya tidak mau melaksanakan keindahan itu. Wallahu a’lam &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-5608381583050973889?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/5608381583050973889/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=5608381583050973889' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5608381583050973889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/5608381583050973889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/09/ketika-kita-melihat-masjid-al-azhar.html' title='Di balik rahasia Masjid'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-3954517934847901553</id><published>2007-09-05T07:09:00.000-07:00</published><updated>2007-11-11T12:55:42.272-08:00</updated><title type='text'>Beribadah,,,,</title><content type='html'>Ketika kita mencoba membuka dialog dengan Tuhan Ya Rob, buat apa Engkau ciptakan aku, apa hanya buat makan dari apa yang telah Engkau sediakan di bumi-Mu ini, atau hanya berjalan di atas debu yang juga telah Engkau cipta ini? Lalu kami akan kembali menjadi tanah, dan usai sudah lembaran cerita yang Engkau buat? Tuhan pun akan menjawab dengan firman-Nya dalam ayat suci Alqur’an “Ingatlah ketika Tuhan-Mu berfirman pada para malaikat : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata : “Mengapa Engkau Hendak menjadikan (khalifah) di muka bumi ini orang yang hendak membuat kerusakan padanya dan meumpahkan darah, pada hal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” tuhan berfirman: “Sungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”(QS: AlBaqoroh:30) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali yang perlu di ketahui oleh seorang khalifah adalah mengetahui Tuhannya, dan beribadah pada-Nya dengan sungguh-sungguh, sebagaimana dalam firman-Nya “Allah lah yang menciptakan langit yang tujuh, dan begitu juga bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahawasannya Allah maha kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmuNya  benar-benar meliputi segala sesuatu, dari ayat ini jelas bahwa penciptaan langit dan bumi adaalah dalam kaitanna mengetahui Tuhannya.(QS: atholaq:12)&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; Dalam ayat lain Allah juga menjawab dengan firman-Nya “Dan kami tidak menciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk menyembah kepada-Ku, Aku tidak menghendaki rizki sedikitpun dari mereka dan Aku tidakmenghendaki supaya mereka memberi Aku makan (QS: Adzzurriyyat:56-57)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita mengetahui bahwa tugas kita di dunia ini hanya untuk beribadah kepada Tuhan, tentu kita bertanya gimana cara  kita beribadah kepada Tuhan, apa kita beribadah cukup dengan mempercantik hati kita, lalu kita tidak perlu lagi melakukan wasilah yang menghubungkan antara kita dan Tuhan, (shalat dan ibadah ritual lainnya-red) atau kita menyembah Tuhan hanya dengan washilah tanpa memperhatikan sikap kita? Atau kita menyembah Tuhan tetapi dengan tanpa melakukan apa yang di perintahkan-Nya pada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Ibnu Taimiyyah pernah di tanyai tentang firman Allah Surat Albaqarah : 21 yang berbunyi “Wahai manusia beribadahlah kalian pada tuhan kalian”  apa makna ibadah yang terdapat dalam ayat ini, dan apa cabang-cabang yang terkandung di dalamnya, maka beliau memulai jawabannya dengan ucapan : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ibadah adalah sebuah nama kumpulan dari sesuatu yang Allah sukai dan Allah ridlai dari ucapan, perbuatan, dzahir, batin, mencakup shalat, zakat, haji, berkata jujur, mengerjakan amanat, berbakti pada orng tua, mempererat silaturrahmi, menepati janji, amar ma’ruf nahi munkar, jihad melawan orang kafir dan orang munafik, berbaik hati pada tetangga, anak yatim, dan ibnu sabil, pada binatang, berdoa, berdzikir, dan lain-lain yang termasuk kategori ibadah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari apa yang telah di paparkan oleh Ibnu Taimiyyah dapat kita garisbawahi bahwa ibadah itu sangat luas cakupannya, sehingga dapat kita globalkan menjadi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah mencakup kewajiban yang telah di gariskan kewajibannya oleh Allah dalam kitab-Nya seperti shalat, puasa, zakat, haji, dan kesemuanya ini adalah termasuk rukun Islam yang harus kita kerjakan sesuai apa yang di syariatkan oleh Allah pada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk juga sesuatu yang dapat menambahi kewajiban kita, misalnya dzikir, membaca alqur’an, berdoa dan beristighfar, bertasbih. &lt;br /&gt;Termasuk juga apa yang berkaitan dengan pergaulan yang baik, dan menjaga hak-hak manusia, misalnya berbakti pada orang tua, mempererat silaturrahmi, menyantuni anak yatim, mengasihi orang yang lemah, sayang terhadap binatang.&lt;br /&gt;Termasuk juga adalah semua yang ada hubungannya dengan akhlak, dan keutamaan yang di sukai oleh manusia, misalnya jujur, tidak suka menyakiti hati orang lain, suka menolong, selalu senyum ketika berpapasan dengan orang lain dan banyak lagi yang lainnya yang termasuk dalam kategori akhlak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mencakup akhlak antar sesama manusia, juga termasuk akhlah robbani, yakni akhlak dengan Tuhan, misalnya cinta pada Allah, syukur nikmat, ridha pada apa yang telah ditetapkan Allah pada kita, tawakkal pada-Nya dan lain-lain.&lt;br /&gt;Dalam ulasan yang lain Ibnu Taimiyah menambahkan bahwa, ibadah itu menyokong kehidupan manusia di dunia ini, yaitu dengan kita selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan yang dapat menjadikan hidup ini lebih baik, lebih jauh lagi beliau menuturkan ibadah itu adalah sesuatu yang di perintahkan Allah pada hambanya itulah ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu dapat menjadi nilai ibadah ketika kita mampu menata hati kita, niat kita baik, maka hasilnya pun akan baik, tetapi justru sebaliknya kalau kita niat buruk justru sesuatu itu akan menjadi sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan di jadikannya manusia sebagai khalifah di muka bumi ini, kita di tuntut untuk menjalankan apa yang di perintahkan syari’ah, tidak melanggar batas-batasannya sehingga apa yang kita lakukan setiap detik, setiap saat, setiap gerakan adalah ibadah, sehingga ini sejalan dengan firman-Nya “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepada-Ku” bagaimana cara kita beribadah, jika kita hanya membatasi makna ibadah hanya pada pada ritual yang di kerjakan pada waktu-waktu tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir kali penulis hadirkan pendapat salah satu tokoh Muhammad Ghazali dalam salah satu tulisannya berbunyi “sesungguhnya islam itu bukanlah dihitung berdasarkan jari, tanpa suatu penambahan dan pengurangan apapun. Bukan begitu, tapi islam adalah kebaikan manusia untuk menjalani perjalanan hidup dan dia membawa risalah yang telah di tetapkan” Wallahu a’lam &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-3954517934847901553?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/3954517934847901553/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=3954517934847901553' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/3954517934847901553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/3954517934847901553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/09/ketika-kita-mencoba-membuka-dialog.html' title='Beribadah,,,,'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-471103048101342711</id><published>2007-09-02T03:55:00.000-07:00</published><updated>2007-09-02T03:58:46.819-07:00</updated><title type='text'>Imam Malik Dan Al Muwatho’</title><content type='html'>Tentu kita bukanlah orang yang asing untuk mendengar nama salah satu tokoh ini, beliau adalah sederetan nama ulama besar yang mana ajaran dan ilmu yang beliau wariskan masih di pakai sampai zaman sekarang, utamanya di negeri Arab, karena beliau asli darah Arab tepatnya terlahir di kota Hijaz, dengan nama yang di berikan oleh ibu kandungnya Abu Abdullah bin Malik bin Anas bin Malik bin Abi amir Al Ashbahi. Ada sebuah kisah menarik tentang imam Malik ini, sejak kecil ia suka sekali dengan musik, ini mungkin di karenakan beliau memang di karuniai suara yang indah, dan merdu. tapi suatu ketika ibunya mempunyai persangkaan bahwa itu orang madinah tentu tidak suka dengan musik dan konsekwensinya pasti anaknya akan di benci oleh warga madinah, akhirnya ibunya menasehatin untuk belajar fiqih, berangkat dari sinilah beliau mulai berguru pada imam-imam yang masyhur fiqih di waktu itu, beliau tidak hanya belajar ilmu fiqh saja, tapi beliau belajar ilmu hadist, dan lainnya, di antara guru-guru beliau adalah syekh Nafi’ bin Abu Na’im, Syekh Zuhri dan Nafi’ maula Abdullah bin Umar.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Setelah berkelana menatapi lembah-lembah ilmu selama beberapa tahun beliau membuahkan karya besar yang selama ini masih tetap eksis dalam deretan rak-rak buku di maktabah-maktabah di dunia, tidak lain dan tidak bukan adalah sebuah kitab yang mempunyai nama Al Muwatho’,  Al muwatho’ inilah yang menjadikan harum nama beliau, bukan hanya Al Muwatho’ tapi yang paling penting karena ketaqwaan beliau kepada Alloh dan karena ilmu yang beliau miliki. Ada sejarah menarik dalam kaitannya penulisan kitab ini,  kitab ini bukannya kitab yang ditulis tanpa suatu motif apapun tapi kitab ini adalah hasil pertemuan antara Raja Daulat Bani Abbasia, yang saat itu di pimpin oleh Abu Ja’far Al Manshur yang pada waktu itu mereka berdua berjanji untuk bertemu di Mina pada musim haji, dan terjadilah percakapan antara beliau dengan Raja Abu Ja’far Al Manshur &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai Abu Abdullah, kumpulkanlah ilmu dan bukukanlah” kata Imam Mansyur&lt;br /&gt;“Bukukanlah ilmu-ilmu itu dalam satu buku, jauhkanlah yang sulit-sulit sebagaimana pendapat Abdullah bin Umar, dan jauhkanlah mempermudah sebagaimana pendapat Abdullah bin Abbas, buatlah sesuatu yang tengah-tengah, dan kumpulkanlah sesuatu yang telah dikumpulkan oleh para imam dan para sahabat.supaya umat dapat mengambil faedah dari apa yang kamu tulis dan yang kamu bukukan insya Allah!  dan akan kami sebarkan keseluruh pelosok negeri, dan kami akan menetapkan supaya umat tidak memutuskan selain apa yang kau tulis”, tambah Raja Mansyur&lt;br /&gt;“Baiklah wahai amir” kata Imam Malik menyetujui, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu riwayat terjadi percakapan begini&lt;br /&gt;“Jadikanlah kitab satu, maksudnya kitab yang menyatukan semu umat muslimin” kata Raja Mansyur&lt;br /&gt;“Tapi sahabat-sahabat Rasul berpisah-pisah, mereka berpisah kenegara-negara, dan mereka memberi fatwa pada setiap negara sesuai dengan pandapat masing-masing, di Makkah, ada suatu fatwa tersendiri, begitu juga di madinah, Irak, lalu imam Mansyur berkata” kalau Warga Irak saya dapat terima kebebasannya, tapi saya tidak yakin keadilan di negeri mereka, pokoknya ilmu harus di pusatkan di madinah, maka letakkanlah ilmu pada manusia” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah sangat percayanya Abi Ja’far Almanshur dengan ilmu ahli madinah secara umum dan imam Malik secara khusus, imam Malik juga mengungkapkan ketidak setujuannya dengan penduduk Irak, seperti apa yang pernah di ucapkanya ”sesungguhnya penduduk Irak tidak Ridla ilmu kami, dan mereka juga tidak menganggap ilmu mereka adalah ilmu kami” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditunaikanlah tugas yang di berikan oleh Raja Abu ja’far Almanshur, dengan penuh ulet dan sabar.  proses ini menelan waktu sebanyak 11 tahun, dari tahun 147 sampai 159 H,  setelah proses yang lama itu kemudian imam Malik memberi nama kitab itu dengan sebuah sebutan seperti yang kita kenal saat ini, Al-Muwatho’ nama ini mengandung sebuah makna yang  dimana nama itu di ambil dari tujuan semula, yaitu untuk memudahkan para muslimin dalam memahami agama mereka, yang mana mempunyai makna yang sama dengan al mumahhad, almuyassar, al mu’abbad yang artinya mudah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya jadilah seperti apa yang kita lihat sekarang ini, yang bentuknya dapat kita lihat di maktabah-maktabah depan universitas Al Azhar, bagaimanapun itu adalah hasil jerih payah seorang pejuang islam yang sangat gigih dalam menghidupkan syari’at islam di kala itu, kita yang juga adalah seorang generasi islam mendatang patut kita bertanya pada diri kita, apa yang dapat kita beri untuk islam begitu juga penulis Wallahu a’lam &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-471103048101342711?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/471103048101342711/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=471103048101342711' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/471103048101342711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/471103048101342711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/09/tentu-kita-bukanlah-orang-yang-asing.html' title='Imam Malik Dan Al Muwatho’'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-6744291466950637297</id><published>2007-08-23T12:19:00.000-07:00</published><updated>2007-11-11T12:56:14.602-08:00</updated><title type='text'>Shalat...????</title><content type='html'>Segala hukum dalam alqur'an itu tidak dapat terlepas dari suatu hikmah. pasti ada suatu yang terkandung di dalamnya, meskipun penetapannya itu telah terjadi satu abad yang lalu, misalnya alqur'an melarang kita untuk memakan daging babi hutan dan anjing ternyata hasil percobaan yang dilakukan akhir-akhir ini di ketemukan bahwa itu mengandung virus yang berbahaya, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga sholat, mengapa kita musti melakukan sholat sehari bisa mencapai lima kali, apakah itu hanya sebagai beban buat kita atau justru itu merupakan suatu kebaikan yang di berikan Alloh pada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita telusuri lebih jauh ternyata kewajiban sholat yang kita jumpai sekarang ini aslinya adalah lima puluh kali dalam sehari semalam, yang dengan upaya lobi yang di lakukan oleh Nabi hingga akhirnya jumlahnya seperti yang kita jumpai ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alloh menjadikan sholat itu adalah ibadah yang di tentukan waktunya". Alloh memerintahkan untuk mendirikannya ketika waktu siang dan sore, ketika petang dan ketika pagi. supaya hati kita tetap terjaga dari lupa terhadap Alloh, pertanyaannya mengapa sholat itu di tentukan waktu khusus bukankah kalau di kerjakan sekali itu malah akan mengefektifkan waktu kita.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt; Alloh menjadikan sholat bagi kita sebagai kitaban mauquta yakni kewajiaban yang berwaktu. Tulisan yang sederhana dalam lembaran ini hanya bermaksud memberikan jawaban sederhana akan pertanyaan yang sering kali kita pikirkan, kenapa Tuhan membebankan ritual sholat kepada kita,  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini Nabi memberikan perumpamaan kepada kita “tahukah kalian ketika ada sebuah sungai di depan pintu kalian, dan ketika lkalian mandi dalam sehari lima kali, apakah ada yang tersisa dalam diri kalian suatu kotoran? Maka sahabt pun menjawab tidak. Nabi melanjutkan begitulah perumpamaan sholat lima waktu Alloh menghapus dosa kalian dengan sholat itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia dalam penciptaannya terdapat dimensi yang menyusunnya menjadi manusia itu sendiri, di dalamnya terdapat dimensi ruhaniyyah malaikat ada dimensi syahwatul bahimah yang membuat dirinya mempunyai syahwat, dan ada juga dimensi siba’ atau binatang buas yang membuat dirinya bisa menjaga dirinya sendiri, dari kesemua ini  yang banyak sekali dilakukan yang  banyak di lakukan manusia adalah dimensi yang kedua, yakni dimensi syahwat, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sholat yang di dirikan lima waktu ini Alloh memberikan kesempatan kita untuk kita lakukan sebagai pengingat kita akan kewajiban kita sebagai seorang hamba, untuk tidak berduhaka pada-Nya dan sholat ini juga membuat kita kembali mengingat akan kehidupan akhirat, kehidupan yang sebenarnya setelah berapa jam kita lalai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sholat adalah makanan bagi ruh kita, sama halnya dengan badan kita yang tiap hari musti di beri stamina agar kita kuat, jadi kalau seandainya kita tidak mendirikan sholat berarti kita sama halnya menjadikan ruh kita sakit, bukankah manusia tidak mengingin kan sakit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh yang di hasilkan dari sholat bukan dari sisi pembersihan kotoran, penghapusan dosa, dan hilangnya kejelekan saja tetapi ada hal positif yang lain yang di hasilkan dari padanya, dalam waktu yang lima kali itu manusia meninggalkan dunia yang hanya tanah dan dunia yang fana’ untuk berdiri di hadapan tuhan-Nya dengan khusyu’ berbicara dengan Tuhan-Nya tanpa suatu terjemahan bahasa, dan tanpa adanya hijab yang  menghalanginya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-6744291466950637297?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/6744291466950637297/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=6744291466950637297' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/6744291466950637297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/6744291466950637297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/08/segala-hukum-dalam-alquran-itu-tidak.html' title='Shalat...????'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-3722575948235125740</id><published>2007-08-19T13:06:00.000-07:00</published><updated>2007-08-23T12:22:58.371-07:00</updated><title type='text'>Wanita Shalihah</title><content type='html'>"Dunia adalah  perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita yang shalihah" (HR Muslim dan Ibnu Majah) &lt;br /&gt;Begitulah sabda Nabi Muhammad dalam menggambarkan begitu besarnya martabat wanita di dalam dunia ini. Islam sangat menghormati hak-hak wanita dalam setiap langkah hidupnya, ia tidak membedakan antara laki-laki dan wanita, semua sama di hadapan-Nya, semua akan mempertanggungjawabkan amal perbuatannya kelak di hari pembalasan. Bahkan dengan begitu indahnya salah seorang penyair Hafid Ibrahim menggambarkan seorang ibu adalah sebuah madrasah (tempat belajar) ketika ia mampu mempersiapkan perannya di madrasah itu maka sesungguhnya dia sebenarnya telah mempersiapkan bangsa yang benar-benar istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah idaman setiap laki-laki, ketika ia dapat memiliki istri yang sholihah, karena istri yang sholihah adalah seperti yang di sabdakan Nabi "barang siapa di beri istri yang sholihah sesungguhnya ia telah di beri pertolongan (untuk) meraiah agamanya, kemudian hendaklah ia bertakwa pada Alloh dalam memelihara separoh lainnya (HR. tobroni dan Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seperti apakah istri yang sholihah itu apakah ia seorang wanita yang cantik, mempesona ataukah cuman sekedar itu, jawabannya adalah tidak, ternyata lebih dari itu, istri yang sholihah adalah istri yang bisa menolong dalam perkara agama suaminya, menyanangkan ketika di di lihat, menurut ketika di perintah, selalu menashati ketika suaminya lalai,  serta menjaga kesucian diri ketika suami pergi, kesemua itu dapat kita contohkan dari pada uraian yang di sampaikan Alloh dalam kitab Alqur'an dan Rosululloh dalam hadistnya&lt;div class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama adalah melegakan hati sebagaimana sabda Rosululloh " bagi seorang mukmin laki-laki sesudah bertakwa kepada Alloh, maka takada sesuatu yang paling berguna bagi dirinya selain istri yang shalihah, yaitu taat apa bila di perintah ia melegakan bila di lihat, ridlo bila dibri sedikit dan menjaga kehormatan diri dari suaminya ketika suaminya pergi (HR. ibnu majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ciri yang kedua adalah amanat "ada tiga keberuntungan (bagi seorang lelaki) yaitu pertama ia mempunyai istri yang shalilah kalau kamu lihat merlgakan dan kalaui kamu tinggal pergi ia amanat serta menjaga dirinya (HR. Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ciri yang ketiga adalah istri yang shalilah memberi suasana yang teduh dan ketenangan berfikir bagi suaminya. "diantara tanda kekuasaannya yaitu Dia menciptakan pasangan untuk diri kamu agar kamu dapat memperoleh ketenangn bersamanya sungguh di dalam hati yang demikianitu merupakan tanda-tanda (kekuasaan) Alloh bagi kamu berfikir (ArRum : 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;istri yang shalihah adalah wanita yang shalihah, dimana ia adalah wanita-wanita yang berakhlak mulia dalam setiap ibadah dan pergaulan kesehariannya, dalam kaitan nya dengan Tuhan ia tidak pernah mendurhakai Nya, dengan orang lain ia tidak pernah menyakiti orang lain, ketika ia melakukan hal yang bisa membuat orang lain sakit hati orang lain ia pasti selalu meminta maaf. dan banyak lagi yang lainnya yang kesemua itu adalah bagian dari akhlak yang mulia.  dan pada akhirnya wanita-wanita yang shalihah hanya buat laki-laki yang shalih juga, so bagaimana kita berinstropeksi diri kita, apa kita termasuk golongan yang shalih, itu pertanyaan yang musti kita jawab.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-3722575948235125740?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/3722575948235125740/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=3722575948235125740' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/3722575948235125740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/3722575948235125740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/08/wanita-shalihah.html' title='Wanita Shalihah'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-6759960341616662773</id><published>2007-08-07T12:56:00.000-07:00</published><updated>2007-11-11T12:57:01.924-08:00</updated><title type='text'>Renungan</title><content type='html'>Sekilas memng judul ini mengdapsi dari sebuah judul nyanyian Ebiet G Ade, buat saya ini adalah hal yang membuat saya untuk berubah dari jalan yang dulu belum pernah ada dan sekarang telah membuat saya berjalan diatas rel ini.&lt;br /&gt;Senyum wajah selalu menghiasi wajah-wajah para penduduk asrama di madinatul bu’uts cairo, sapaan salam selalu keluar dari mulut-mulut mungil mereka, peringatan ketika aku lupa pun selalu mengisi kekosongan aku. Subhanalloh!! betapa indahnya nilai islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu ketika aku masih di Indonesia, tiada aku jumpai hal yang seindah ini, dulu yang aku jumpai adalah dunia yang tanpa batas, dunia yang mengidamkan suatu kebanggaan belaka, senyum manis ketika aku berjumpa dengan sesama muslim sulit untuk aku dapatkan, kasih sayang yang murni dari seorang sahabat tidak pernah aku dapatkan, bahkan nilai agama sudah menjadi hal yang terabaikan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan baru empat bulan ketika aku di sini, aku mendengar kabar yang tidak mengenakkan dari negeri tercinta, dan seakan itu sudah menjadi makanan sehari-hari, yang sudah biasa untuk kita santap, para wanita sudah menjadi barang dagangan, mereka di suruh untuk berlengkak-lengkok di atas panggung dengan melantunkan suara merdu mereka, sedangkan si laki-laki hanya menonton dengan menikmati setiap jengkal goyangan mereka. Para wakil rakyat yang duduk di atas bangku empuk, seharusnya merealisasikan apa yang di aspirasikan rakyat tapi malah sibuk memikirkan dirinya sendiri dari pada memikirkan nasib rakyat, yang lebih ngeri kemarin ditemukan 336 Kg (kilogram) bahan baku sabu-sabu dan ekstasi dari sebuah kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kesemua itu yang membedakan adalah akhlak, akhlaklah yang membuat suasana menjadi tentram, menjadi indah, menjadikan seseorang lebih bernilai di hadapan manusia lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh dalam mensifati hamba-Nya yang di cinta-Nya selalu di kaitkan dengan “kemuliaan akhlak” seperti Alloh menyukai orang-orang yang shabar, Alloh menukai orang-orang yang bertaubat dan menyucikan diri. &lt;br /&gt;Bahkan karena pentingnya akhlak, kita jumpainya sebagai asa di terapkannya susuatu hukum ibadah, “dan dirikanlah sholat karena itu dapat mencegah kamu dari berbuat keji dan mungkar” dan ayat “ambillah sedekah dari harta-harta mereka untuk menyucikan dan membersihkan diri mereka” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat-ayat alQur’an kita jumpai kisah-kisah para Nabi yang selalu mengutamakan suatu kebaikan dan  memerangi suatu yang hina dalam  masyarakatnya. Kita jumpai Nabi Suaib mengajak keadilan ekonomi, mempercantik suatu cara muamalah, Nabi dawud yang di perintah oleh Alloh untuk menghukumi antara manusia dengan haq, dan tidak menuruti hawa nafsu. Dan banyak lagi yang lainnya. Dan pada akhirnya Nabi kita Nabi Muhammad yang mendapat sanjungan dari alqur’an Dan kamu (Muhammad) termasuk yang memiliki akhlak yang agung, dan setelah menyebut delapan belas Rosul Alqur’an menyebut ”dan mereka itulah orang-orang yang mendapagt petunjuk, dan dengan petunjuknya ikutlah kalian semua”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati aku merenung “coba kalau kita berakhlak seperti para utusa-utusan kita ya? mungkin masamnya senyuman tak akan kita temukan lagi, para wanita yang suka membuka aurat mereka tentu takkan ada lagi tangan-tangan jahil yang akan menjamah mereka, mungkin juga kebohongan sudah menjadi hal yang tidak patut untuk di lakukan, dan akhirnya ketenangan yang akan kita dapati., dan bukankah itu yang kita semua harapkan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-6759960341616662773?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/6759960341616662773/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=6759960341616662773' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/6759960341616662773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/6759960341616662773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/08/umtuk-kita-renungkan.html' title='Renungan'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-2375857193388466441</id><published>2007-07-25T22:15:00.001-07:00</published><updated>2007-11-11T12:57:32.948-08:00</updated><title type='text'>Oh Ibu!!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/Rqg2c3TtKLI/AAAAAAAAAAw/XBsB9t6A_hk/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/Rqg2c3TtKLI/AAAAAAAAAAw/XBsB9t6A_hk/s400/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091379248253184178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ribuan kilo jalan yang kau tempuh lewati rintang untuk aku anakmu, ibuku sayang masih terus berjalan walau tapak kaki penuh tanah penuh nanah.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda pasti tahu lanjutan syair di atas atau anda setidaknya pernah mendengar lanjutan dari syair di atas, Iwan Fals dengan bahasa yang puitis sekali menggambarkan perjuangan sang ibu untuk buah hatinya, kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita hadirkan wajah ibu kita dalam fikiran kita, keriput wajahnya menggambarkan begitu lama beliau menjaga kita sejak kecil hingga kita dewasa, dalam hembusan nafasnya tersirat tenaganya yang sudah mulai hampir habis,  Dalam bola matanya terukir jelas guratan berat yang telah dia pikul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih anak sepanjang gala kasih ibu sepanjang masa itu lah pribahasa yang sering kita dengar dalam menggambarkan kasih sayangnya kepada kita, beliau tak pernah merasa lelah dalam menjaga kita, mendidik kita. Ketika kita masih kecil sering kali kita merepotkan ibu kita, tapi semua itu  jalani dengan penuh kesabaran tanpa ada rasa jengkel sekalipun pada anaknya, bahkan ketika kita masih dewasa kita sering kali merepotkan ibu kita, bahkan tak jarang kita membentak ibu kita, hanya karena masakan yang kurang selera kita. Hanya karena beliau tidak bisa seperti yang kita inginkan, Tahukah saudaraku, berapa banyak tetesan yang keluar dari kedua matanya ketika sepertiga malam beliau hanya memohon supaya anaknya di beri kebahagiaan di beri kemudahan dalam menjalani hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika ada salah seorang sahabat yang bernama Huwaish al Qorni, sahabat Rasulullah, rasa ingin membalas cinta sang ibu membuatnya rela ingin menggendong ibunya pulang pergi ibadah haji. Bahkan sahabat lain, dilarang pergi berperang bersama Rasul, lantaran tidak ada yang mengurus ibunya yang sudah renta. “rawat dan layani ibumu,” perintah Rasul kepada pemuda itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh memerintahkan kita untuk berbuat baik kepada orang  tua kita, "Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula)." (QS. Al AhQaaf 46:15)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bahkan Rosululloh menggambarkan kasih sayang ibu kepada kita perbandingan cintanya, kepada Ibu dibanding Bapak adalah 3:1. Berbakti sebaik-baiknya pada orangtua juga merupakan jihad yang Allah janjikan sangat besar pahalanya. Dari Abdullah bin Amru bin Ash r.a. katanya: Seorang laki-laki datang menghadap Rasulullah Saw. Lalu dia berkata: "Aku bai’at (berjanji setia) dengan Anda akan ikut hijrah dan jihad, karena aku mengingini pahala dari Allah. Tanya Nabi Saw, "Apakah orangtuamu masih hidup? Jawab orang itu, "Bahkan keduanya masih hidup". Tanya Nabi Saw, "Apakah kamu mengharapkan pahala dari Allah?" Jawabnya, " Ya!" Sabda Nabi Saw, "Pulanglah kamu kepada kedua orangtuamu, lalu berbaktilah pada keduanya sebaik-baiknya!". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu sahabatku, janganlah kecintaan kita terhadap seseorang melebihi cinta kita terhadap ibu kita, peran ibu kita sungguh sangat besar sekali dalam kehidupan ini, pernahkah anda memikirkan bagaimana kita dapat membalas kasih sayang yang telah beliau berikan pada kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, lelaki yang baik adalah lelaki yang mampu menghargai seorang wanita, dan wanita yang mulia adalah yang bisa menghargai dirinya, Dan jika rasa cintamu pada ibu lebih besar, Insya Allah... Para laki-laki shalih akan merasa bahwa kelak pendampingnya adalah anugerah terindah yang diberikan Allah Swt pada dirinya, dan tidak akan mampu mencari penggantinya. Wallohu a’lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-2375857193388466441?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/2375857193388466441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=2375857193388466441' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/2375857193388466441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/2375857193388466441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/07/kasih-sayang-ibu.html' title='Oh Ibu!!!'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/Rqg2c3TtKLI/AAAAAAAAAAw/XBsB9t6A_hk/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-504081289561007883.post-1589699572689078324</id><published>2007-07-22T04:16:00.001-07:00</published><updated>2007-07-25T23:13:38.617-07:00</updated><title type='text'>Indahnya HidayahMu</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/Rqg7dXTtKNI/AAAAAAAAABA/a4d4yBspjDc/s1600-h/jhbjkb.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/Rqg7dXTtKNI/AAAAAAAAABA/a4d4yBspjDc/s400/jhbjkb.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091384754401257682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Eh El, aku masih penasaran dengan yang kemaren!" kata Rina menegaskan&lt;br /&gt;Ahhh, mungkin kamu salah liat" yang kamu lihat itu orang yang sama kayak dia kali" kata Ela meyakinkan&lt;br /&gt;Ya ampun Ela mataku ini masih normal belum rabun, kamu tahu kan kalo kemaren aja kita ke optik justru malah kamu yang minus&lt;br /&gt;Iya…iya… Ela tahu tapi masak sih, kemaren itu Rizal?" dia tuh kuliah di cairo, nggak mungkin lah dia di sini? Tegas Ela&lt;br /&gt;Yeee. Siapa tahu kuliahnya sudah selesai dan dia pulang kesini lagi.&lt;br /&gt;"ah ngaco kamu! sergah Ela sambil menjitak kepala Rina&lt;br /&gt;Eh El, Rizal tuh udah berubah ya, tiba-tiba dia nyeloteh lagi. Tapi topiknya kali ini cukup membuatnya penasaran tapi Ela gak mau Rina tau itu&lt;br /&gt;Tapi apakah Rizal dalam waktu lima tahun dapat berubah secepat itu" gumam Ela dalam hati"Tapi kan lima tahun itu kan bukan waktu yang sangat singkat" hati Ela membantah"&lt;br /&gt;hey.. kok bengong di ajak ngomong kok malah bengong jangan jangan malah mikirin dia" celoteh Rina&lt;br /&gt;"enak aja""Udah ah, kita lanjutin cari bukunya yuk ntar terlarut dosa lagi soale ntar kalo terlanjur ghibah"&lt;br /&gt;"Ok deh" seru Rina sambil lari-lari emang usianya udah 22 tapi sikap nya masih kekanak-kanakan ketika itu.&lt;br /&gt;Sebenarnya mereka sudah mendapatkan buku yang mereka cari, tapi karena Rina yang suka sekali dengan hobi shoping, so beberapa toko bukupun akhirnya mereka kunjungi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ugh lelah sekali hari ini akhirnya direbahkannya tubuh yang langsing itu di atas kasur,Hampir satu jam Ela berbaring di atas kasur tapi belum juga bisa tidur. dicoba memejamkan mata Karena badannya terasa sangat capek tapi tetap saja tak mau tidur. Entah kenapa Ela tidak bisa melupakan percakapan dengan Rina tadi siang dan tiba-tiba Ela teringat kembali kejadian beberapa tahun lalu saat Ela masih duduk di kelas tiga SMU. Kejadian yang memaksa Ela mengingat kembali hari-harinya dulu bersama Rizal.&lt;br /&gt;Saat itu Ela masih SMU, Ela kelas tiga dan Rizal baru lulus sekolah. Hubungan mereka waktu itu cukup akrab dan bisa dibilang mereka pacaran. Semua itu bermula ketika Rizal kenal lewat sms dan dia mendapat nomor dari temen Ela&lt;br /&gt;Keesokan harinya saat Rizal yang sudah diterima di test beasiswa alAzhar cairo sedang mengurus berkas-berkas buat keberangkatannya, tiba-tiba saja Ela lagi ada masalah dan tak ada teman yang di ajak lagi untuk memecahkan masalahnya. Dari sinilah mereka saling menjalin keakraban. Karena keakraban itulah mereka jadi sering jalan bareng apalagi setelah mereka jadian untuk jadi seorang kekasih layaknya romeo dan juliet. Semuanya berjalan begitu saja sampai empat bulan kemudian ceritanya jadi agak berubah Karena Ela yang terlanjur sayang sama toh, Rizal akhirnya pergi meninggalkan Ela untuk belajar demi merajut mimpinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang aneh sosok Rizal terkadang dia menjadi seorang pendiem, tapi terkadang ia menjadi sosok yang berwibawa seperti Rendra, Gusmus yang pandai memainkan kata-kata sampai-sampai orang lain termakan oleh kata-kata itu, barang kali inilah kelebihan dia, sebenarnya ia mencintai sosok diri seorang Ela hanyalah ingin ingin mengajarkan arti agama bagi kehidupan seseorang karena dia tahu bahwa sosok Ela adalah seorang yang kurang tahu agama. Sungguh mulia memang maksud Rizal, dia berprinsip apapun bisa kita lakuin asal ada kemauan dan kesabaran. Namun sayang dia akhirnya terjatuh dalam cinta semu yang mengedepankan syahwat belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di suatu malam yang sunyi Rizal bermunajat padaNya, tanpa dia sadari ia mengingat dosa yang dia lakukan terlalu banyak, dan dia ingin bertaubat untuk tidak mengulangi lagi."Ya Robb, ampunilah hamba-Mu ini, hamba yang terlanjur larut dalam cinta semu. sesal Rizal suatu ketika, dan dia bertekad untuk tidak mengulangi apa yang dia lakukan bersama Ela."tapi gimana cara meyakinkan Ela bahwa aku udah gak ingin pacaran?" gumam Rizal sambil berfikir melayangkan fikiran menuju alam imajinasi, akhirnya dia berinisiatif untuk menulis surat.&lt;br /&gt;Satu malam sebelum keberangkatan Rizal.&lt;br /&gt;"El, sekedar ingin tahu besok aku mau berangkat!" bilang Rizal dalam SMS&lt;br /&gt;"aduh zal, secepat inikah kita jalan bersama? Apa nggak ada waktu buat kita untuk terakhir kalinya" jawab Ela&lt;br /&gt;Rizal semakin binggung janji pada dirinya sendiri untuk tidak pacaran bertolak belakang dengan apa yang akan dia hadapi. Dia tak bisa menolak untuk bertemu dengan Ela, karena ini adalah pertemuan yang terakhir, dan ini adalah terakhir kali permintaan Ela. Namun ketika seorang hamba sudah bertekad untuk berjalan lurus di jalanNya, Tuhan pun tak membiarkan semua itu terjadi. Akhirnya fakta berkata lain Terdengar kabar Ela masuk rumah sakit, dan saat seperti itu tiada pilihan lain selain menjenguk Ela ke rumah sakit.&lt;br /&gt;"El, gimana keadaannya" ucap Rizal memulai percakapan.&lt;br /&gt;Ela tidak menjawab karena tubuhnya yang lemas memaksa dia untuk tidak mengeluarkan kata-kata..&lt;br /&gt;"Zal, trima kasih ya udah menemani perjalananku selama ini" ucap Ela dengan ucapan terbata-bata, selang tabung yang melilit di hidungnya sebagai alat Bantu bernafas menambah kesedihan mereka berdua.&lt;br /&gt;"Nih ada sesuatu buat kamu" di keluarkannya sebuah kertas yang berbungkus rapi oleh sampul kuning dan tertera sebuah tulisan " Buat temen aku LAILA AFIFAH"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kepada&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Laila Afifah&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;sebuah malam yang di penuhi dengan kasih sayang Alloh&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Di pembaringan Nista&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Assalamu alaikum waaroh matullohi wabarokatuhSaat menulis surat ini hatiku gerimis tiada henti kuberdoa semoga Alloh menyejukkan hatimu, menerangkan fikiranmu, membersihkan jiwamu dan mengangkat dirimu dari segala penderitaan dan kepiluan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Laila,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Terima kasih atas segalanya aku sudah terlanjur kenal sama dirimu dan seperti yang kita ketahui bersama sudah seperti Romeo dan Juliet, dan tanpa kita sadari, kita selalu melakukan hal yang tidak di perkenankanoleh syareat kita. Di suatu malam ketika aku sendirian aku berfikir benarkah apa yang aku lakukan ini adalah suatu hal yang benar, aku takut ketika itu, dan dalam surat ini aku mencoba untuk menjelaskan kepada kamu, semoga saja kamu mau menerima ini dengan tanpa menjadi benih kebencian pada diriku.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Laila,&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dalam hidup ini, cinta bukan segalanya. Masih ada yang lebih penting dari cinta. Sebenarnya jikalau kita bercinta maka seharusnya itu menjadi salah satu pintu menjalankan ibadah. Jangan terlalu kau turutkan perasaanmu. Gunakanlah akal sehatmu, karena akal sehat adalah termasuk sebagian dari wahyu. Kau masih memiliki masa depan yang luar biasa cerahnya, kau di tunggu oleh seorang di sekeliling yang menyayangimu, termasuk bapak yang ada di alam sana,jadilah kau seorang Laila seperti setelah mengenalku sebuah malam yang di penuhi dengan kasih sayang Alloh, seperti nama Laila Afifah.Laila,Cinta sejati dua insan berbeda jenis adalah cinta yang terjalin setelah akad nikah. Yaitu cinta kita pada pasangan hidup kita yang sah, cinta sebelum menikah adalah cinta semu yang tidak perlu di sakralkan dan di agung-agungkan. Laila, &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;dunia ini tak selebar daun beringin, masih banyak orang-orang sholeh yang belum menikah, rubahlah diri kamu untuk menjadi seorang wanita yang sholihah, karena Alloh berjanji bahwa Wanita sholehah adalah bagian bagi laki-laki yang sholeh.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Terkadang, tanpa sengaja kita sering menyengsarakan orang lain, dan mungkin itulah yang aku lakukan padamu, maafkan jika aku meninggalkan kamu. Semoga Alloh masih memberikan rahmat dan hidayahNya kepada kamu dan juga kita untuk bisa arif dan bijaksana dalam mengarungi hidup ini. AmiinWasalam, &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Rizal Elkholili &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;---------&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;"Tok. Tok Tok" suara ketukan pintu membuat Ela kembali ke alam nyata.&lt;br /&gt;"udah tidur belum? Tanya ibunya&lt;br /&gt;"belom buk!!" Jawab Ela&lt;br /&gt;"Ibuk Cuma dapat pesan dari temen sekampus kamu untuk mengingatkan besok ada kajian di kampus"&lt;br /&gt;"Makasih buk!"&lt;br /&gt;''Ya Allah ampuni aku yang telah terlena dengan indahnya dunia dan membiarkan hati ini kotor kembali, ampuni aku ya Robb…'' desah Ela dalam hati&lt;br /&gt;Tak ada yang mustahil di dunia ini ketika Alloh memberi hidayah kepada hamba Nya yang di kehendaki pasti semuanya terjadi. Ela yang dulunya seorang yang tidak tahu hakikat agama bahkan boleh di bilang nol dalam hal agama. Sekarang dia berubah menjadi seorang muslimah yang ta’at terlebih sekarang ia aktif di dalam kajian-kajian keagamaan di kampusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------&lt;br /&gt;Ditempat yang lain seorang pemuda duduk termangu di beranda rumahnya, ia biarkan angin menyentuh lembut kulitnya, seraya memandangi awan yang tanpa berhias bulan dan bintang&lt;br /&gt;"oh andai aku di suruh gambarin betapa sepinya hati ini pasti seperti malam ini, yang sepi tanpa bulan dan bintang"&lt;br /&gt;"aku rindu seorang kekasih, aku ingin pendamping desah Rizal suatu malam.&lt;br /&gt;Ingatannya kembali kepada sesosok gadis berjilbab yang dilihat sekilas, manis, terlihat santun dan dewasa. Gadis yang menarik pesona itulah yang akhir-akhir ini membuat rizal bertanya-tanya siapa sebenarnya gadis itu.&lt;br /&gt;Keesokan harinya rizal mencari tahu kegelisahannya dia akhirnya bertanya pada temannya.&lt;br /&gt;"eh kamu tahu nggak gadis yang sering pulang sore itu, katanya sih aktifis di kampus. Tanya rizal dengan nada agak sedikit penasaran&lt;br /&gt;"memang ada apa zal kok tumben nanya soal akhwat? Ada apa hayoo?" Tanya Toha temen sekerja dia.&lt;br /&gt;"Nggak Cuma nanya doank kok&lt;br /&gt;"Loh itu kan Laela yang dulu kamu pernah pacaran ama dia" Jawab Toha, sahabat yang pernah tahu tentang seluk beluk rizal ketika rizal belum kuliah di Cairo.&lt;br /&gt;"astagfirullohal ‘adzim, sehebat itu kah Ela sekarang? Bagai tersiram air hujan Rizal kaget setengah mati kalau wanita yang akhir-akhir ini membuat rizal penasaran ternyata seorang yang pernah masuk dalam kamus hidupnya, tapi kapan Ela berubah, kapan ia mulai kenal agama. Kapan ia dan kenapa ia, dan seribu pertanyaan yang tidak bisa di jawab rizal, cinta lamapun tumbuh kembali, rizal pun mulai ada sedikit rasa ketertarikan pada wanita tersebut dia pun juga mengungkapkan kegelisahan yang dia alami pada ibunya&lt;br /&gt;"bu, ibu kenal nggak dengan yang namanya Laila?"Tanya rizal pada ibunya.&lt;br /&gt;"Laila tetangga kita itu?" jawab ibu&lt;br /&gt;"Iya, bu""Kenapa, kok nanya gitu tumben nanya akhwat."&lt;br /&gt;"Nggak kok bu, dia itu menurut ibu gimana?" Gaya Rizal sambil senyum-senyum&lt;br /&gt;"gimana ya, kalau menurut ibu sih orangnya udah dewasa, manis, terlebih orangnya sholihah lagi, yaa… kalau seandainya jadi menantu ibu, ibu pasti seneng banget, lagian kapan sih kamu nikah Zal, usia udah gedhe, kerja udah dapet, apa lagi zal yang kurang, ibu kan juga pengen cepet-cepet punya cucu.&lt;br /&gt;"Iya bu, rizal tau kok, ntar deh rizal istikhoroh dulu, nikah kan juga butuh pemantapan hati juga kan bu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------&lt;br /&gt;"El, ibu, boleh masuk? Tanya ibunya&lt;br /&gt;"iya bu, sahut Ela malas&lt;br /&gt;"El, ibu sama paman malam ini ibu pengen ngomong.&lt;br /&gt;"Ngomong apa?" sahut Ela sambil merapikan bajunya&lt;br /&gt;"Bangun dulu donk sayang, paman sudah nunggu di kamar tamu."&lt;br /&gt;"Ya bu," Jawab Ela"Nah gitu kan anak ibu"&lt;br /&gt;"ada apa paman?" Tanya Ela sambil tersenyum&lt;br /&gt;"tadi ibu kamu kedatangan tamu," ucap paman sambil memulai nada percakapan.&lt;br /&gt;Ela diam sebentar sambil menunggu apa yang akan di ucapkan paman&lt;br /&gt;Beliau datang ke rumah kamu dan bermaksud melamar kamu untuk putra yang bungsunya" kata paman lagi&lt;br /&gt;"gimana menurutmu?" Tanya pamanEla kaget mendengar kabar itu, kenapa kok secepat ini ada orang yang melamar aku?Paman dan ibu kamu tidak memaksa tapi setidaknya umur kamu sudah mencukupi untuk menikah,&lt;br /&gt;Ya, terserah ibu dan paman aja deh, tapi di lihat dulu orangnya, tentunya paman dan ibu juga tahu suami seperti apa yang cocok buat Ela kan? Tanpa berfikit terlalu lamaBaiklah nanti sore kamu jangan kemana-mana, keluarganya mau kesini." Kata paman mengakhiri pembicaraan.&lt;br /&gt;Rasa kantuk berubah manjadi penasaran Apakah benar aku sudah siap menjadi seorang istri? Apakah aku bisa menjadi istri yang sholihah seperti istri-istri nabi? Dan seperti apakah calon suamiku? Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar-putar di benak Ela sampai akhirnya Ela tertidur dengan kegelisahan yang masih tersisa.&lt;br /&gt;Tiiiiit, suara klakson membangunkan tidurku, akupun berusaha melihat dari jendela, yang seusia paman itu pasti calon mertuaku gumam Ela, yang berbaju koko, sepertinya aku kenal dia, Ha… itukan Rizal!! benarkah Rizal calon suamiku, akhirnya kututup jendela dan kudengarkan obrolan mereka yang terkadang di selingi canda tawa&lt;br /&gt;Ela..!! ibu memenggilkuTerdengar suara langkah kaki ibu menuju kamarku&lt;br /&gt;"El, sepertinya ibu tak dapat menolak lamaran mereka, karena sepertinya kamu juga setuju dengan mereka.&lt;br /&gt;Aku hanya bisa menurut ketika ibu mengajakku menemui calon mertua, dalam hati aku berdoa agar ini adalah pilihan yang terbaik buatku. Dan semoga ini bukan pilihan yang salah.&lt;br /&gt;Ku salami calon mertua dengan penuh ta’dzim kemudian aku duduk disamping ibu dan paman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"El, ini ada sedikit oleh-oleh buat kamu, semoga saja Ela suka"Kuterima dengan penuh deg-degan ketika itu, karena belum bisa mengatasi hatiku yang gemetar, ternyata yang melamar diriku adalah Rizal, akhirnya cepat-cepat ku buka setelah mereka pulang, dan ternyata didalamnya ada sehelai surat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;AssalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuhSebelumnya maaf kalau kehadiranku mengganggumu tapi aku sangat berterima kasih karena kamu mau menerima lamaranku dan kerena kamu mau berubah juga untukku. Aku tak tahu kamu berubah karena siapa, yang jelas aku bersyukur pada Ilahi telah memilih memberikan kamu pintu hidayahSemula aku berfikir kalau kita tak akan bertemu lagi, tapi kewibawaanmu, kesholihanmu membuat aku semakin percaya dan mantap padamu,Terima kasih Ya Alloh, telah Engkau pilihkan jodoh yang tepat sekali buatku. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Dua bulan kemudianAlhamdulillah Rizal sudah menjadi suami Ela, teringat ketika Rizal mambacakan surat Annisa’ dengan suara merdunya, sebagai mahar untuk mempersunting sang bidaadarinya. Subhanalloh betapa suci pernikahan mereka, BAROKALLOHU WAIYYAHA. AMIIIIN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/504081289561007883-1589699572689078324?l=pojokkairo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pojokkairo.blogspot.com/feeds/1589699572689078324/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=504081289561007883&amp;postID=1589699572689078324' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/1589699572689078324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/504081289561007883/posts/default/1589699572689078324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pojokkairo.blogspot.com/2007/07/indahnya-hidayahmu.html' title='Indahnya HidayahMu'/><author><name>masbahak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17450312102578991118</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/TEVtPsYCSQI/AAAAAAAAAKQ/JLuLUwmE_vU/S220/Picture+020.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_iN4I2_RhDFI/Rqg7dXTtKNI/AAAAAAAAABA/a4d4yBspjDc/s72-c/jhbjkb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
